Aerio 120 km/jam Check Engine Menyala, Kenapa?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabarnya pagi Senin ini? Semoga semua dalam keadaan sehat dan tidak ada halangan yang cukup berarti untuk melakukan aktivitas sebagaimana mestinya pada bengkel masing-masing. Kali ini saya akan mencoba membahas materi yang sedikit lebih serius yakni Aerio 120 km/jam Check Engine Menyala. Kira-kira kenapa dan mengapa bisa terjadi seperti itu? Berikut uraiannya.

Aerio 120 km/jam Check Engine Menyala

"<yoastmark

Masalah

Dalam kasus ini masalahnya adalah pada saat mobil berjalan dengan kecepatan sekitar 100-120 km per jam, check engine menyala. Tetapi kemudian, ketika rpm turun pada kecepatan 60-80 km per jam, check engine mati kembali. Tidak cukup sampai seperti itu, saat rpm tinggi meski mobil tidak berjalan, check engine juga menyala dan akan mati saat rpm rendah.

Pemecahan Masalah

Kondisi semacam itu, untuk dugaan awal pastilah berkisar antara sensor CMP atau sensor TPS. Karena sensor-sensor tersebut memang berkaitan dengan ciri yang semacam itu.

Tetapi setelah kita melakukan scan engine, yang kita peroleh adalah kode DTC P0115 – ECT dengan keterangan Crt Half Low Volt. Tentu saja kita kemudian menyasar langsung ke sensor ECT atau engine coolant temperatur. Setelah kita cek ternyata sensor ECT tidak mengalami masalah sama sekali. Bahkan kita telah melakukan penggantian sementara untuk ECT yang lain.

Dalam proses pengerjaan, kita menghidupkan mesin tetapi ternyata kita lihat kipas radiator tidak hidup. Meski sudah kita tunggu cukup lama radiator tetap tidak hidup. Kemudian kita cabut soket sensor ECT tetapi kipas tidak mau hidup. Malah kita temui kipas A/C menyala pada saat mesin mulai panas atau melebihi temperatur kerja mesin (95-an derajat celcius).

Pengecekan kipas radiator kemudian kita lakukan dan motor tidak ada masalah dan dapat bekerja dengan baik.

Setelah itu, kita lakukan pengecekan pada sekring yang ada pada ruang mesin. Kita dapati bahwa ada sekring nomer 9 pada kotak sekring tersebut dengan nilai 30A. Keterangan dari sekring ini adalah Radiator fan control. Kemudian kita lakukan pengecekan dan ternyata benar sekring ini putus. Kita kemudian ganti dan mesin kembali normal.

Tetapi kenapa bisa demikian? Lihat penjelasan pada SUZUKI AERIO CHECK ENGINE MENYALA SAAT KECEPATAN 120 KM/JAM.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *