Menu
Life is about sharing

Ada Bunyi Pada Roda Saat Belok, Mengapa?

  • Share
Ada Bunyi Pada Roda Saat Belok

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja hari ini dan sudah bersiap untuk berangkat dan beraktivitas pada bengkel masing-masing. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Ada Bunyi Pada Roda Saat Belok. Berikut bahasan selengkapnya.

Daftar Isi

Penyebab Ada Bunyi Pada Roda Saat Belok

Ada Bunyi Pada Roda Saat Belok

Advertisements

Salah satu masalah yang sering terjadi pada suspensi depan mobil adalah terdapat bunyi saat kita hendak berbelok. Ini tidak hanya terjadi saat mobil bergerak maju, bunyi juga akan terderngar saat mobil bergerak mundur.

Penyebab bunyi pada bagian sekitar roda depan sebenarnya banyak penyebabnya. Kita ambil contoh untuk sistem suspensi tipe McPherson. Terdapat beberapa kemungkinan sumber bunyi yakni kerusakan pada ball joint, tie-rod end, long tie-rod, cv joint, joint stabilizer, support shock absorber, bushing lower dan upper arm. Semua bagian-bagian tersebut dapat menyebabkan bunyi pada saat roda kendaraan kita arahkan berbelok baik saat maju atau pun mundur.

Terdapat juga kemungkinan penyebab lain sebagai sumber bunyi pada sekitar roda depan saat belok. Kampas rem yang sudah aus, discbrake tidak rata, dan mungkin antara discbrake dan kampas rem kotor karena pasir atau kerikil.

Bunyi Tek-tek Saat Belok

Yang sering atau pernah membawa mobil pastinya sesekali menemui atau mendengar bunyi tek-tek saat mobil sedang berbelok. Bunyi ini seperti kita memukul besi dengan palu. Kondisi ini dapat terjadi saat mobil belok kanan atau kiri, baik maju atau mobil sedang mundur. Jika bunyi tersebut Anda temui maka kemungkinan besar kerusakan ada pada as roda depan mobil.

Bunyi tek-tek tersebut paling banyak kita temui pada mobil dengan tipe sistem penggerak roda depan. Penyebabnya adalah kerusakan drive shaft atau as roda atau lebih tepat kita katakan sebagai CV joint (constant velocity joint). Untuk kita ketahui nama dari CV joint pun berbeda satu daerah dengan daerah lain. Beberapa nama CV joint adalah as kopel, as kokel, ada juga yang menyebut outershaft.

Selain saat belok, terkadang pada saat mendaki atau menurun akan ada bunyi pada bagian roda depan. Ini menandakan adanya tingkat kerusakan yang berbeda satu sama lain.

Tanda CV Joint Rusak

Ada Bunyi Pada Roda Saat Belok

Selain akan berbunyi ketika berbelok, CV joint rusak juga memiliki tanda-tanda yang lain. Beberapa di antaranya adalah saat kondisi kecepatan cukup tinggi, setir mobil seolah akan terbuang ke arah luar setir atau seolah hendak berbelok sendiri. Selain itu ada ciri lainnya yakni saat kita melepas kopling rpm mesin terasa tersendat seperti mesin mengalami masalah. Kondisi ini terjadi karena putaran mesin akan sedikit banyak terganggu oleh beban yang diakibatkan kerusakan pada CV Joint.

Kerusakan CV join pun sebabnya banyak. Tetapi yang paling sering adalah karena kerusakan boot atau pelindung CV joint. Kerusakan boot dapat mengakibatkan pelumar atau grease keluar dari CV joint. Biasanya akan lebih cepat habis saat kendaraan melaju. Grease akan habis dan CV joint akan kering. CV joint yang kehilangan pelumasan akan mudah sekali mengalami kerusakan karena gesekan antar besi secara langsung. Yang terjadi selanjutnya adalah CV joint cacat dan menimbulkan bunyi pada bagian ini.

Penyebab lainnya adalah waktu atau umur pakai as roda ini. Ada beberapa yang mengeluhkan bahwa as roda baru dan bunyi. Ini bergantung pada kualitas CV joint yang mereka pakai.

Sebenarnya, kita dapat menghindari kerusakan as roda depan ini lebih dini. Kerusakan boot tampak sekali dari luar. Biasanya boot akan terlihat kering dan sedikit retak. Ini berarti boot sudah mulai kerak dan dapat robek setiap waktu.

Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan pada CV joint atau as roda depan, silahkan sering memeriksa boot dan ganti jika terlihat mengerak dan apalagi sobek.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *