8 Tanda Gasket Kepala Silinder Rusak, Apa Saja?

Teknisimobil.com – Halo apa kabar semua sahabat teknisi mobil, salam sehat selalu dalam setiap aktivitas yang Anda jalankan hari ini. Semoga semua lancar dan selalu lebih baik dari hari sebelumnya. Kali ini saya akan berbagi pengetahuan dari bengkel tempat saya bekerja yakni tentang 8 tanda gasket kepala silinder rusak yang paling sering terjadi pada mobil. Ini tentu saja menambah pengetahuan kita sebagai pemilik kendaraan roda empat untuk lebih waspada agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Mencegah lebih baik dari pada memperbaiki kerusakan bukan?

Tanda Gasket Kepala Silinder Rusak

Terdapat 8 tanda gasket atau perpak antara kepala silinder dengan blok silinder mesin saat mengalami kerusakan yang paling sering ditemudi di bengkel mobil. Berikut adalah kedelapan tanda tersebut.

  1. Terjadi overheat engine.
  2. Air radiator mendidih saat mesin hidup.
  3. Oli terkontaminasi atau berwarna keputihan seperti susu.
  4. Mesin kehilangan daya.
  5. Asap putih dari knalpot.
  6. Kebocoran eksternal oli.
  7. Deposi busi berwarna putih.
  8. Air radiator tercampur oli.

Tidak menutup kemungkinan ada tanda yang lain yang dapat teramati oleh Anda apalagi praktisi bidang otomotif. Tetapi, kedelapan tanda di atas adalah yang paling sering dialami. Silahkan share pada kolom komentar berikut jika Anda mendapati tanda lain saat gasket kepala silinder Anda rusak.

Jika sampai gasket kepala silinder rusak yang harus Anda lakukan adalah mengganti gasket tersebut agar tidak menyebarkan kerusakan pada mesin. Untuk melakukannya agak sulit bagi yang tidak biasa bekerja di bengkel atau suka otak-atik mesin. Apalagi terkait dengan pengencangan baut kepala silinder baik itu caranya atau tingkat kekencangannya.

Oleh karena itu, penggantian gasket kepala silinder sebaiknya kita bawa ke bengkel agar kesalahan yang terjadi seminimal mungkin.

Untuk lebih jelasnya Anda dapat menonton video penjelasan saya berikut ini.

https://www.youtube.com/watch?v=Jga2ZnFofM8

(1) Comment

  1. Pingback: Menggunakan Carbon Cleaner Harus Hati-hati-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *