6 Penyebab RPM Mesin Avanza Naik Turun

Teknisimobil.com – Beberapa hari lalu ada yang bertanya di dalam sebuah grup media sosial bahwa mengapa RPM mesin mobil Avanza atau Xenia naik turun saat kondisi idle? Ini merupakan pertanyaan yang sangat sering dan berulang kali ditanyakan oleh banyak orang sebagai pemilik mobil dengan sistem EFI. Memang ini masalah umum terjadi baik itu mesin EFI maupun bahkan mesin dengan sistem karburator. Ada beberapa orang yang menjawab berdasarkan pengalaman mereka tentang masalah semacam itu. Oleh karena itu, saya akan mencoba membahasnya dari pengalaman beberapa teman tersebut dan juga beberapa tambahan dari saya. Berikut adalah penyebab RPM mesin Avanza naik turun selam idle mesin terjadi.

Penyebab RPM Mesin Avanza Naik Turun

Sangat mungkin terjadi RPM mesin naik turun selama idle mesin terjadi. Bahkan bukan untuk mobil Avanza saja tetapi juga untuk mobil Xenia atau mobil-mobil lain. Dari sekian banyak yang menjadi penyebab terjadinya masalah ini, saya mendaftar penyebab yang paling sering terjadi. Berikut adalah penyebab-penyebab tersebut.

Sumber: wanavanza (flickr)

ISC Kotor

Salah satu penyebab utama dari RPM naik turun pada mobil Avanza Xenia adalah ISC kotor. ISC merupakan salah satu aktuator yang mengatur RPM pada kedua jenis mobil ini. ISC merupakan sebuah katup solenoid yang membuka dan menutup saluran idle.

Dalam jangka waktu yang lama, tentu saja ISC dapat kotor karena berbagai penyebab terutama debu. Apabila ini terjadi, maka udara yang menuju intake manifold terhambat. Ini mengakibatkan ketidakstabilan jumlah udara yang masuk sehingga RPM menjadi naik turun selama idle.

Cara mengatasinya cukup mudah. Jika ISC hanya kotor maka cukup dibersikan dan bersihkan juga lubang saluran idle. Gunakan carburator cleaner untuk membersihkan ISC dan bagian saluran idle.

Throttle Body Kotor

Penyebab kedua RPM mobil Avanza naik turun saat idle adalah throttle body kotor. Lagi-lagi kotoran yang menyebabkannya. Anda dapat menyelesaikan masalah RPM naik turun dengan membersihkan throttle body tersebut dengan menggunakan karburator cleaner atau pembersih jenis lain yang serupa.

Injektor Kotor

Penyebab berikutnya adalah injektor yang kotor. Injektor bertugas menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang bakar. Jumlah bahan bakar tersebut disesuaikan dengan permintaan mesin. Jika injektor rusak maka jumlah bahan bakar yang diminta mesin tidak dapat dipenuhi. Akibatnya, mesin akan mengalami pembakaran bahan bakar dan udara secara tidak normal atau RPM naik turun.

Jika terjadi demikian, maka Anda harus membersihkan injektor mobil Anda. Perlu penanganan khusus, sehingga jika Anda tidak mampu mengerjakannya sebaiknya bawa ke bengkel untuk penanganan yang lebih baik.

MAF Kotor

MAF atau mass air flow berada di tabung saringan udara. MAF memiliki fungsi mendeteksi jumlah atau massa udara yang masuk ke ruang pembakaran. Karena bersatu dengan rangkaian saringan udara, MAF sangat mudah sekali kotor. Jika MAF kotor maka informasi ke ECU juga tidak benar dan mengakibatkan kerja injektor tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.

Untuk itu, selalu rawat dan bersihkan MAF secara berkala sekaligus dengan saringan udara mobil Anda.

Sistem Pengisian Baterai Tidak Normal

Ingat bahwa sistem bahan bakar mobil Avanza saat ini menggunakan elektrik. Ini berarti kebutuhan daya listrik menjadi sangat penting. Daya listrik yang terlalu rendah berarti sistem aliran bahan bakar tidak normal. Tetapi masalahnya apa yang menyebabkan ini terjadi? Tidak lain adalah sistem pengisian baterai. Baterai akan terus menerus dipakai setiap saat dan akan berkurang dayanya. Apabila sistem pengisian tidak normal maka daya baterai tidak normal dan berarti sistem bahan bakar dan pengapian pun tidak normal. Sehingga kemungkinan untuk RPM naik turun juga sangat beralasan.

Saringan Udara sangat Kotor

Saringan udara kotor memang tidak terlalu berpengaruh secara langsung. Tetapi, saringan udara yang terlalu kotor mengakibatkan udara yang masuk ke dalam ruang bakar juga menjadi kotor. Inilah yang mengakibatkan bagian-bagian lain seperti throttle body menjadi kotor dan mengakibatkan RPM mesin menjadi naik turun.

Oleh karena itu, silahkan ganti saringan udara secara berkala dan periksa secara rutin untuk dibersihkan.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *