Menu
Life is about sharing

6 Penyabab Air Radiator Selalu Berkurang, Apa Saja?

  • Share
6 Penyabab Air Radiator Selalu Berkurang

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang 6 Penyabab Air Radiator Selalu Berkurang. Berikut bahasan selengkapanya.

6 Penyabab Air Radiator Selalu Berkurang
6 Penyabab Air Radiator Selalu Berkurang

Meskipun banyak tanda yang lain, tetapi keenam tanda ini adalah yang paling sering menjadi sebab mengapa jumlah cairan sistem pendingin (air radiator) seringkali berkurang.

Pertama – Tutup Radiator

Kerusakan tutup radiator terutama pada kekuatan pegas katup yang menahan tekanan air radiator. Akibatnya, sebelum tekanan yang air radiator miliki tercapai sesuai kapasitas mesin (akibat kenaikan temperatur mesin), air radiator sudah keluar menuju ke reservoir tank. Akibatnya air radiator akan memenuhi reservoir tank dan tumpah dari tangki tersebut.

Meskipun ini tidak terjadi secara langsung satu kali kejadian, tetapi jika berulang kali terjadi, sedikit demi sedikit akan habis/berkurang jumlah air radiator dalam sistem pendingin.

Kedua – Terdapat Rembesan Air Radiator

Mungkin sangat kecil rembesan air radiator yang terjadi pada saluran sistem pendingin tetapi tetap berpengaruh. Pada kondisi mesin dingin rembesan bahkan bisa tidak tampak. Namun pada saat mesin panas atau mencapai temperatur kerja mesin maka tekanan tinggi terjadi dan ini berpeluang memperbesar rembesan air radiator. Dengan demikian, air radiator akan mudah sekali berkurang terlebih lagi saat perjalanan jauh yang menuntut mesin kerja ekstra.

Ketiga – Kerusakan Gasket Kepala Silinder

Gasket kepala silinder membatasi blok silinder dengan kepala silinder yang pada keduanya terdapat galeri air radiator. Ketika gasket (seal galeri) rusak yang terjadi adalah akan ada air radiator yang lolos dari galeri. Ini akan menyebabkan air radiator masuk dan tercampur dengan oli atau akan merembes ke samping sisi antara kepala silinder dan blok silinder.

Kondisi ini akan lebih parah jika diikuti dengan kebengkokan kepala silinder.

Akibatnya, air radiator akan mudah sekali berkurang bahkan hanya dengan hitungan hari air radiator dapat habis.

Keempat – Thermostat Macet

Tugas thermostat adalah untuk menutup dan membuka saluran ke radiator dan membuka dan menutup saluran ke bypass. Saat mesin bekerja, seharusnya thermostat menutup saluran ke bypass sekaligus membuka saluran ke radiator. Saat ini tidak terjadi berarti thermostat rusak dan air radiator tidak dapat bersikulasi.

Akibatnya air radiator terjebak terus menerus di dalam mesin dengan temperatur yang sangat tinggi. Selain mengakibatkan temperatur mesin tinggi, kondisi ini juga menyebabkan air radiator mudah habis karena proses penguapan.

Kelima – Radiator Buntu

Radiator buntu biasanya karena kerak dan korosi akibat kesalahan penggunaan cairan radiator yang menggunakan air biasa atau bahkan air AC. Ini mengakibatkan air radiator memiliki tekanan dan temperatur lebih tinggi. Air kemudian akan tertahan pada bagian atas radiator dan mengakibatkan air keluar ke reservoir tank lebih cepat dan lebih banyak. Kemudian air radiator akan keluar ke lingkungan bebas dan air menjadi berkurang pada sistem pendingin mobil tersebut.

Keenam – Kipas Radiator tidak Bekerja dengan Baik

Kerusakan kipas radiator tidak hanya mengurangi kinerja sistem pendingin tetapi juga berkurangnya air radiator. Ini karena temperatur tinggi air radiator membuat air radiator akan keluar menuju reservoir tank lebih cepat dan lebih banyak juga. Akibatnya air radiator akan tumpah dan berkurang dari sistem pendingin mesin.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *