Advertisements
Menu
Life is about sharing

5 Masalah Mobil Hybrid yang Sering Terjadi

  • Share
5 Masalah Mobil Hybrid

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang 5 Masalah Mobil Hybrid yang Sering Terjadi. Berikut bahasan selengkapnya.

Sebelum Anda mengetahui masalah pada mobil hybrid, akan lebih bijak untuk memahami cara kerja mobil hybrid seperti tampak pada video berikut ini;

5 Masalah Mobil Hybrid yang Sering Terjadi

Apakah Anda pemilik mobil hybrid yang bangga? Jika ya, memang perlu Anda bangga karena selain punya mobil teknologi canggih, juga membantu menyelamatkan lingkungan karena limpahan karbon dioksida dan bahan kimia beracun lain dari knalpot.

Tetapim, apa pun jenis kendaraan hybrid yang Anda kendarai, Anda pasti ingin bersiap untuk kebutuhan pemeliharaan atau servis kendaraan tersebut. Seperti kendaraan standar atau mobil dengan mesin ICE, kendaraan hybrid memerlukan servis rutin untuk mempertahankan performa puncaknya. Selain layanan pemeliharaan umum, bagaimanapun, pengemudi hybrid menghadapi beberapa masalah umum lainnya.

Berikut ini adalah beberapa masalah pada mobil hybrid yang sering dijumpai pada bengkel-bengkel yang telah menangani mobil hybrid selama ini. Ada lima yang paling umum, tetapi tentu kerusakan selain itu juga dapat terjadi pada sebuah mobil hybrid.

Aki Mobil Hybrid Lemah

Aki mobil hybrid umumnya lebih lemah dalam arti mudah rusak daripada aki mobil bermesin ICE. Ini berarti aki tersebut perlu kita lakukan penggantian lebih cepat dari mobil biasa.

Dalam jangka panjang, biaya penggantian aki mungkin tidak terlalu besar mengingat pengemudi kendaraan hybrid biasanya menghabiskan lebih sedikit bahan bakar. Akan tetapi lagi lagi tergantung pada kebiasaan pengguna hybrid saat mengemudi sehari-hari. Mengganti aki mobil hybrid terkadang lebih mahal daripada mengganti aki mobil standar juga.

Oleh karena itu, persiapan uang untuk penggantian baterai perlu kita siapkan jika sewaktu-waktu baterai mobil hybrid Anda mengalami masalah.

Sensor Oksigen

Baik mobil standar yakni mobil mesin ICE dan hybrid, keduanya menggunakan sensor oksigen. Sensor oksigen bertujuan untuk memantau jumlah oksigen yang tidak terbakar yang dilepaskan melalui knalpot. Tingkat oksigen yang tinggi di knalpot menandakan masalah besar dengan jarak tempuh bahan bakar.

Tentu saja ini dapat menjadi mahal seiring waktu dengan perjalanan yang lebih sering ke pompa bensin. Mengganti sensor oksigen bisa menjadi perbaikan yang mahal. Tetapi akan menghemat dompet pengemudi dalam jangka panjang dari ketidakefisienan bahan bakar yang mahal.

Ciri sensor Oksigen mengalami kerusakan:

Konventer Katalitik

Jika Anda pernah harus mengganti catalytic converter di mobil Anda, apakah itu mobil hybrid atau bukan, Anda tahu bahwa ini bukanlah layanan kecil. Penggantian konverter katalitik bisa mahal tergantung pada kendaraan tertentu dan sayangnya, penggantian kendaraan hybrid adalah salah satu perbaikan yang lebih mahal.

Sistem Emisi Penguapan atau Evaporative Emissions System

Pengemudi mobil hybrid juga biasanya mengalami masalah dengan kebocoran atau kegagalan sistem emisi evaporatif atau Evaporative Emissions System (EVAP). Sistem ini bertanggung jawab untuk mengontrol emisi dan sering kali memerlukan suku cadang pengganti jika katup atau saluran rusak.

Boros Bahan Bakar

Kendaraan hybrid secara unik menangkap energi melalui pengereman regeneratif. Saat Anda menginjak rem, energi dilepaskan melalui panas. Tidak seperti mobil standar, mobil hybrid menggunakan energi ini untuk mengisi ulang baterainya untuk digunakan kembali. Saat pengemudi hybrid menghabiskan banyak waktu untuk berkendara dengan kecepatan jalan raya tanpa sering berhenti, baterainya tidak dapat diisi ulang. Ini tidak mengganggu efisiensi bahan bakar, tapi juga tidak membantu. Pada dasarnya, mobil hybrid memiliki performa yang mirip dengan mobil kompak di jalan raya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *