4 Tanda Sensor CKP Rusak Berdasar Pengalaman

Teknisimobil.com – Beberapa hari lalu dan sebelum-sebelumnya ada yang bertanya melalui web ini atau secara langsung “mengapa tidak ada api busi saat distarter?” padahal dari mulai koil, busi, dan kabel busi diganti dengan yang baru dan melalui pengecekan. Ini menarik sekali. Jika pada mobil-mobil bensin jenis lama yang tidak menggunakan sistem injeksi bahan bakar atau paling dikenal sebagai mesin EFI, orang bisa menerka bahwa ini karena distributor rusak. Dan itu benar adanya. Tetapi tidak ada distributor pada mesin EFI. Pada mesin jenis ini pabrikan akan menggunakan crankshaft position sensor atau camshaft position sensor. Nah, untuk itu kali ini kita akan membahas apasaja tanda sensor CKP rusak berdasar pengalaman beberapa orang yang pernah mengalaminya.

Tanda Sensor CKP Rusak Berdasar Pengalaman

Berdasarkan pengalaman, terdapat empat tanda berikut. Tetapi, bisa jadi ada beberapa tanda lain yang ‘jarang’ diketahui. Dan pada artikel lain, secara teori terdapat 7 tanda sensor CKP mengalami kerusakan. So, silahkan membaca artikel tersebut apabila pada artikel ini Anda tidak mengaliminya.

1. Mesin Mati Mendadak

Tanda pertama yang paling sering dialami oleh para pemilik kendaraan adalah mesin mati secara mendadak. Dalam kondisi ini, pada dashboard biasanya akan dibarengi menyalanya “check engine“. Tidak hanya itu, sebelum mesin mati akan terdengar suara meledak-ledak pada knalpot.

2. Terdengar Suara Ledakan saat Start Awal

Tanda kedua sensor CKP rusak adalah terdengarnya suara ledakan yang berasal dari knalpot saat pertama kali mesin distarter. Ini sering juga disebut sebagai misfiring. Tetapi ini terjadi hanya kadang-kadang saja. Kerusakan yang dialami oleh sensor bisa jadi baru kecil sehingga tanda ini muncul hanya pada saat start awal mesin.

3. Mesin tidak dapat Hidup

Tanda berikutnya adalah terjadi pada pengalaman saat hujan. Pada saat hujan datang beberapa yang dialami oleh pengemudi mesin tiba-tiba saja mati. Dan setelah hendak dihidupkan kembali mesin sulit sekali dihidupkan dan bahkan tidak bisa.

4. Tidak Ada Api Busi

Untuk kasus yang sangat parah sensor CKP rusak adalah tidak adanya api busi pada saat distarter. Ini tentu saja bisa muncul akibat yang lain. Tetapi, ada beberapa penanya pada kami yang menyatakan bahwa mereka sudah mengganti koil, kabel busi, hingga busi dengan yang semua baru. Dalam kondisi parah semacam ini, api busi tidak dapat muncul atau muncul hanya untuk beberapa saja.

Fungsi Sensor CKP

Pada artikel yang telah lalu, saya menuliskan dan menjelaskan tentang “SENSOR-SENSOR PADA MOBIL TOYOTA AVANZA“. Setelah mengetahui tanda kerusakan sensor CKP, kita akan melihat fungsi sensor CKP sehingga kita mengetahui alasan dibalik munculnya tanda-tanda tersebut ketika sensor CKP mengalami kerusakan.

CKP Sensor atau CrankShaft Posision Sensor adalah perangkat elektronik yang digunakan pada mesin pembakaran internal untuk memantau posisi atau kecepatan rotasi poros engkol.

Jadi sensor CKP berfungsi untuk membri signal ke ECU tentang kondisi piston ada di titim mati bawah (TMB) atau sedang di titik mati atas (TMA). Dengan tugas semacam itu, maka sensor CKP sesungguhnya adalah pengganti distributor pada mesin jenis lama. Secara sederhana dapat kita katakan bahwa, sensor CKP = distributor.

ECU akan memerintahkan injector untuk membagi atau menyemprotkan bahan bakar dan juga memerintahkan kepada koil waktunya pengapian di busi. Kegagalan dari CKP dapat membuat engine tidak hidup karena tidak ada pengapian dibusi sama sekali. Hal ini karena tidak ada sinyal yang dikirim ke ECU oleh sensor dan ECU tidak akan memberikan perintah untuk koil membangkitkan api pada busi mobil. Selain itu, engine mberebet karena fuel delivery tidak sesuai dengan yg dibutuhkan oleh mesin.

(1) Comment

  1. Pingback: 3 Langkah Memeriksa Sensor CKP dengan Benar-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *