4 Penyebab Lampu Electronic Throttle Control Menyala

Penyebab Lampu Electronic Throttle Control Menyala

Teknisimobil.com – Teknologi efesiensi penggunaan bahan bakar terus berkembang dari tahun ketahu. Mobil-mobil tahun 1990 atau lebih tua akan memiliki throttle body mekanik atau bahkan karburator. Tetapi untuk mobil-mobil lebih baru dari tahun itu, meski tidak semua, menggunakan kontrol throttle elektronik atau ETC (electronic throttle control). Mobil-mobil modern dipenuhi dengan lusinan sistem elektronik yang dikendalikan oleh komputer semisal PCM atau ECU begitu pun di dalamnya adalah ETC. Berbeda dengan mobil-mobil lama, sistem ETC memungkinkan tidak adanya hubungan ‘langsung’ antara pedal akselerator dengan throttle. Jika pada sistem masalah akan terasa langsung, bisa jadi pedal akselerasi terasa berat atau terlalu ringan, maka pada sistem ETC hanya lampu indikator yang akan menyala jika terdapat masalah di antara keduanya. Berikut adalah penyebab lampu electronic throttle control menyala.

Ketika Anda menekan pedal throttle atau pedal akselerasi, ETC menerima sinyal listrik. Sinyal listrik ini membawa pesan dan mengirimkan tindakan perintah untuk mengontrol pembukaan dan penutupan throttle. Ketika proses pengiriman pesan pengontrolan ini terganggu dengan berbagai alasan, lampu indikator ETC di dasbor mulai berkedip.

Penyebab Lampu Electronic Throttle Control Menyala

Credit: carfromjapan

Setiap kerusakan pada sistem ETC memicu munculnya kode kesalahan pada OBD-II yang disimpan dalam modul kontrol mesin (ECM). Seorang teknisi mobil akan menggunakan pemindai digital untuk mengeluarkan kode dan menentukan sumber masalahnya. Setelah proses itu dilakukan, pada gilirannya adalah cara mengambil tindakan untuk dilakukan perbaikan dengan cara yang benar. Namun, mengetahui tentang penyebab lampu kontrol throttle elektronik yang berkedip akan memberi kita panduan untuk memulai tindakan pekerjaan yang akan dilakukan.

1. Operasi Kontrol Throttle Tidak Teratur
Salah satu masalah kontrol throttle elektronik yang paling umum adalah respons intermiten dari pengontrol throttle.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, ETC mengontrol throttle melalui sinyal listrik. Sistem ETC tersebut tidak dapat berfungsi ketika ada sesuatu yang mengganggu sinyal. Seperti masalah dengan kontrol relay, kabel listrik longgar, atau sensor yang rusak adalah alasan-alasannya.

Pada saat kontrol throttle kehilangan sinyal maka ia akan berfungsi dengan baik dan sebaliknya ETC akan kehilangan fungsi kerjanya jika kehilangan sinyal. Masalah ini akan mempengaruhi akselerasi pada mobil. Jika masalah semakin parah, dapat menyebabkan mobil total kehilangan kendali pada pedal gas atau membuat mobil mati.

2. Kontrol Throttle Rusak
Kontrol throttle rusak adalah penyebab lain lampu peringatan kontrol throttle elektronik menyala. Kerusaka ini menyebabkan operasi sistem yang tidak menentu yang menyebabkan adanya sendatan saat mobil melakukan akselerasi.

Masalah akselerasi dapat menyebabkan risiko keselamatan pengemudi. Skenario kasus terburuk adalah throttle macet yang dapat menyebabkan kecelakaan di jalan.

3. Penurunan Jarak Tempuh yang Parah
Lampu kontrol throttle elektronik yang berkedip dapat dihubungkan ke perubahan mendadak jarak tempuh kendaraan. Anda mungkin perlu mengisi tangki lebih dari biasanya. Ini terjadi karena pengontrol throttle yang rusak. Sistem mengontrol campuran udara-bahan bakar yang masuk ke mesin. Sinyal yang salah dapat mengacaukan sistem, membuat mesin membakar lebih banyak bahan bakar daripada yang diperlukan.

4. Akselerasi Terbatas
Kegagalan serius dalam sistem ETC juga akan menyebabkan lampu kontrol throttle elektronik menyala. Masalahnya dapat menyebabkan mesin tidak mau berakselerasi sama sekali. Bahkan ketika itu terjadi, mobil tidak dapat berakselerasi melebihi putaran mesin idle. ECM membatasi kecepatan untuk menyelamatkan engine dari kerusakan lebih lanjut.

Share