3 Tanda Sensor Temperatur Oli Mesin Rusak

Teknisimobil.com – Halo sahabat teknisi mobil, gimana kabarnya hari ini? Semoga baik-baik saja dalam kondisi wabah corona yang ntah kapan akan bisa berakhir. Dari pada gabut, yuk nambah pengetahuan. Kali ini saya akan menyampaikan tanda sensor temperatur oli mesin rusak. Terdapat tiga tanda jika sensor ini rusak dan kesemuanya itu berkaitan satu dengan lainnya. Meski tidak sepenting sensor CKP dan sensor CMP sebagai contoh, sensor ini juga ternyata dapat berdampak fatal jika rusak. Yuk lanjut membacanya.

Tanda Sensor Temperatur Oli Mesin Rusak

3 tanda kerusakan sensor ini adalah sebagai berikut:

  1. Check engine lamp menyala.
  2. Mesin mobil terasa kasar.
  3. Mobil mengalami overheat engine.

Sensor mobil terhubung dengan ECU dan oleh karena itu, termasuk juga sensor temperatur oli, maka ketika sensor ini rusak ECU akan memerintahkan check engine lamp menyala. Ini memperingatkan pengemudi untuk melakukan pengecekan dan bahkan perbaikan serta penggantian sensor jika diperlukan.

Sensor bisa jadi membaca salah untuk temperatur oli mesin. Sebagai contoh temperatur oli misal 130 derajat Celcius tetapi yang terbaca hanya 80 derajat Celcius. Data akan yang diolah di ECU berdasarkan kiriman sensor yakni 80 derajat dan mengaktifkan indikator ke posisi normal. Padahal yang terjadi adalah hampir dua kali lipat temperaturnya dan akhirnya mesin terasa kasar meski indikator temperatur oli normal. Nah ini jelas kerusakan ada di sensor temperatur oli.

Untuk kasus lebih parah dapat saja rentang keterbacaan oli oleh sensor terhadap temperatur sesungguhnya itu sangat besar. Sehingga meski indikator menyatakan aman untuk temperatur oli tetapi mesin mengalami overheat engine. Akibat dari overheat sangatlah fatal karena mesin komponen utamanya benar-benar akan mengalami kerusakan parah dan dalam kasus tertentu overhaul atau turun mesin adalah jalan akhir penyelesaian.

Untuk itu, jika dialami tanda tersebut silahkan cek sensor temperatur oli untuk memastikan tidak lagi akan mengalami hal demikian. Tentu saja yang paling penting jangan sampai mobil Anda mengalami overheat engine. Selanjutnya, silahkan tonton penjelasan saya berikut ini.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *