3 Penyebab Extra Fan Mobil Mati, Apa Saja?

3 Penyebab Extra Fan Mobil Mati

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang 3 Penyebab Extra Fan Mobil Mati, Apa Saja? Berikut bahasan selengkapnya.

3 Penyebab Extra Fan Mobil Mati, Apa Saja?

Meskipun coolant radiator yang membawa panas dalam mesin telah terserap oleh pipa-pipa kecil dan kisi-kisi radiator, tetapi untuk mempercepat pembuangan panas dari radiator perlu tambahan komponen. Komponen ini yang sering kita sebut extra fan atau kipas radiator.

Kipas radiator saat ini lebih modern daripada yang lama yang menggunakan V-belt untuk menggerakkannya. Extra fan atau kipas radiator telah menggunakan motor listrik. Tetapi, motor listrik memiliki kelemahan salah satunya dalam jangka waktu tertentu akan mengalami kerusakan. Ini lebih cepat dari model yang lama.

Baik model lama maupun model extra fan dengan motor listrik, jika rusak maka akan berdampak pada mesin. Mesin akan mengalami overheat engine dan dapat fatal jika memang terjadi. Lalu apa saja yang dapat menyebabkan extra fan listrik mati?

Pertama – Sekring Putus

Masalah kelistrikan adalah masalah krusial yang harus kita perhatikan secara serius. Karena extra fan menggunakan motor listrik maka biasanya akan ada sekring untuk mengamankan rangkaian kelistrikan dari hubungan pendek.

Jika motor extra fan mati, maka salah satu penyebabnya adalah puturnya sekring extra fan. Cek saja sekring extra fan pada fuse box mobil Anda. Apabila putus maka segera ganti dengan sekring yang baru. Tetapi ingat, penggantian sekring sebaiknya dengan ukuran yang sama besar nilai Ampere-nya.

Sebagai contoh misalkan ukuran sekring lama adalah 20A (20 ampere) maka sebaiknya atau bahkan wajib menggantinya dengan ukuran yang 20A juga.

Kedua – Motor Extra Fan Rusak

Rasanya belum ada yang komponen kelistrikan tidak pernah rusak, apalagi lestari. Setiap komponen kelistrikan apapun dapat mengalami kerusakan cepat atau pun lambat. Ini bergantung pada kualitas bahan penyusunnya. Begitu juga berarti motor listrik untuk extra fan mobil dapat mengalami kerusakan.

Bagian yang paling sering mengalami kerusakan pada motor extra fan adalah bagian sikat (brush). Brush motor listrik extra fan biasanya terbuat dari karbon. Jika brush mengalami keausan, maka putaran motor akan melemah dan tentu juga putaran fan juga melemah.

Lebih lagi jika sudah sangat parah, maka extra fan mati karena motor mati. Ini kadang jarang disadari oleh para pemilik mobil dan masih meyakini bahwa mobil mereka masih aman-aman saja saat extra fan ternyata sudah mulai melemah.

Ketiga – Short Circuit

Masalah ketiga yang paling umum adalah terjadi short circuit atau mudahnya korsleting rangkaian kelistrikan. Apabila ini terjadi, sudah tidak perlu kita ragukan lagi bahwa pastilah motor extra fan akan mati. Daya dari baterai atau ECU tidak dapat sampai ke extra fan sehingga motor tidak bisa hidup sama sekali.

Salah satu yang menyebabkan terjadinya short circuit adalah masalah nge-grounding kabel api. Kabel mungkin saja terkelupas mungkin karena dimakan tikus dan lain sebagainya. Kabel kemudian menyentuh bagian bodi mobil dan akibatnya terjadi short circuit.

Kondisi tersebut tidak dapat terselamatkan oleh keberadaan sekring sebagai pengaman. Ini karena api yang cukup besar terjadi dan mengakibatkan kerusakan pada wiring untuk extra fan motor.

MASALAH KIPAS RADIATOR LISTRIK MATI

Share