3 Langkah Mengecek Radiator dan Tips Perawatan

Teknisimobil.com – Radiator adalah salah satu bagian dari sistem pendingin mobil yang sangat penting untuk diperhatikan. Memiliki peran yang sangat besar dalam mengatasi misalnya overheat engine yang benar-benar menghancurkan mesin Anda. Terlihat sangat sepele memang. Tetapi, jika kita perhatikan kembali secara seksama komponen radiator sangatlah rapuh terutama sirip-siripnya. Meski demikian hampir semua bagian dari radiator tidak ada yang dapat disepelekan bahkan siripnya. Bahkan sirip radiator rusak akan dapat mengganggu kerja radiator mobil untuk dapat beroperasi dengan baik. Oleh karena itu, langkah mengecek radiator sangatlah penting untuk memastikan apakah radiator dalam keadaan siap untuk bekerja atau tidak. Berikut adalah uraian lengkapnya.

(Credit: CarTreatments)

Langkah Mengecek Radiator

Radiator rusak dapat mengakibatkan berbagai macam masalah. Mesin panas hingga mengakibatkan keausan pada bagian-bagian mesin yang bergesekan. Meskipun sistem pelumasan sudah maksimal bekerja tetapi sistem pendinginan radiator tetap saja wajib untuk bekerja optimal. Untuk dapat bekerja optimal, radiator perlu dilakukan pengecekan. Berikut adalah langkah mengecek radiator.

Pertama – Cek kondisi fisik raditor. Cara paling sederhana untuk mengecek radiator dalam keadaan baik atau tidak adalah dengan melakukan pengecekan secara fisik. Dari mulai kisi-kisi, sparator, dan bagian-bagian utama radiator dapat kita lihat apakah dia penyok, tampak tertindih, dan lain sebagainya. Jika Anda mendapati komponen-komponen utama radiator rusak, ada baiknya jika Anda segera membawa radiator ke tempat service radiator untuk mendapatkan perawatan dan perbaikan.

Kedua – Cek rembesan air raditor. Pengecekan kedua dapat Anda lakukan dengan melihat apakah terdapat rembesan air yang berasal dari radiator. Misalnya pada leher tutup radiator, sekitar plug pembungan air bagian bawah, leher pada selang atas dan bawah radiator, atau pada kisi-kisi. Jika Anda melihat adanya rembesan air pada bagian-bagian tersebut dan pada bagian lain tentu saja, Anda wajib membawanya ke bengkel radiator. Mintalah untuk menambal bagian-bagian tersebut hingga tidak lagi terdapat rembesan air yang tampak.

KetigaCek menggunakan radiator pressure tester. Untuk yang ketiga ini diperlukan alat radiator pressure tester. Dengan alat ini Anda dapat mendeteksi kebocoran sistem pendingin dengan mudah. Dalam kerjanya, alat ini akan memberikan tekanan lebih pada sistem pendingin. Oleh karena itu, jika terdapat kebocoran pada sistem, meski sedikit, maka akan mudah kita temukan.

Tips Perawatan Radiator

Untuk mendapati radiator Anda awet yang berarti bahwa mesin mobil tejaga dengan baik harus dilakukan perawatan. Terdapat beberapa hal penting untuk merawat radiator akan dapat bekerja dengan baik. Berikut adalah tips perawatan radiator dari kami.

  • Selalu periksa level atau jumlah air radiator. Jika mobil Anda relatif baru maka Anda dapat memeriksa jumlah air radiator dari level reservoir tank. Pastikan pada posisi FULL atau setidaknya antara FULL dan LOW.
  • Perksa selalu kipas pendingin. Kipas pendigin penting untuk sistem pendinginan. Kipas ini membantu mempercepat pendinginan air radiator setelah keluar dari mesin yang sangat panas.
  • Selalu cek air radiator. Harus selalu dilakukan pengecekan tidak hanya jumlahnya tetapi juga kebersihannya. Jika sudah tampak kotor silahkan untuk segera menguras air radiator mobil Anda.

Jika Anda rutin minimal seminggu sekali melakukan perawatan dan pengecekan atas kerusakan, kami pikir mobil Anda akan selalu dalam kondisi baik. Atau setidaknya akan terhindar dari masalah yang berasal dari sistem pendinginan.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *