2 Penyebab Utama Relay Rusak pada Mobil

Teknisimobil.com – Kerusakan pada rangkaian kelistrikan pada mobil sering kali menjadi masalah besar bagi sebagai pemula (mekanik) bahkan senior mekanik. Pernah suatu kali saya menangani masalah kelistrikan sebuah mobil Honda Accord dan ujung-ujungnya adalah penggantian sistem wiring secara keseluruhan karena kerusakan yang terjadi sudah sangat parah. Pada titik itu adalah titik puncak ketika semua halyang berkaitan dengan sistem kelistrikan sudah kita periksa, misalnya pemeriksaan kerusakan pada sebuah relay. Tetapi sebenarnya apakah ini cukup? Sepertinya tidak karena kita sebagai mekanik harus tahu alasan dibalik rusaknya sebuah komponen pada sebuah mobil. Jadi, saya pandang perlu untuk membahas penyebab utama relay rusak pada sebuah mobil dan beberapa hal penting lainnya.

Penyebab utama relay rusak
Kerusakan relay bisa jadi dari gulungan, platina, atau sekedar pada terminal yang kendor. Sumber: FixMyOldRide

Penyebab utama relay rusak

Terdapat dua penyebab utama yang paling sering ditemui ketika sebuah relay tidak berkerja alias rusak. Tetapi penyebab-penyebab lain yang remeh seperti kaki-kaki terminal yang patah, terjadi keretakan pada bagian badan relay sehingga air bisa masuk atau beberapa hal fisis lain. Dan semua penyebab-penyebab tersebut dapat secara fisis kita ketahui langsung.

Selain itu, ada hal lain yang ini tidak tampak dari luar melainkan di dalam relay itu sendiri. Dan melalui pengujian lah kita dapat mengetahui masalah ini sehingga kita akan mencoba mencapai kesimpulan atas penyebabnya. Berikut adalah hal utama penyebab relai mobil rusak.

Sebelum Anda meneruskan memahami penyebab relay mobil rusak,ada baiknya Anda terlebih dahulu membaca: Prinsip dasar kerja sebuah relay pada mobil.

Pertama – Gulungan (coil) relay hangus.

Sebuah relay rusak biasanya ketika diberikan tegangan padanya tidak ada bunyi kontak platina. Atau ketika diberi beban pada relay, beban tidak hidup. Ini berarti ada masalah dengan gulungan (coil) yang ada di dalam relay.

Kerusakan terjadi bisa karena gulungan putus atau hanya short circuit. Short circuit terjadi karena lapisan selubung relay terkelupas sehingga ada arus yang keluar dari gulungan. Ini menyebabkan kemagnetan yang ditimbulkan pada relay menjadi kecil sehingga platina yang menghubungkan terminal 87/87a dengan terminal 30 tidak dapat terjadi.

Solusinya, jelas mengganti gulungan relay. Tetapi karena relay harganya tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan kerumitan yang akan didapatkan saat mengganti gulungan relay maka banyak orang memilih untuk membeli yang baru. Kecuali terpaksa maka Anda harus memperbaiki gulungan relay tersebut.

Kedua – Platina relay rusak.

Ketika dilakukan pengujian relay langsung ke baterai dan Anda mendengar ada suara platina yang berbunyi, maka berarti gulungan (coil) relay bagus. Tetapi, mengapa terap tidak mau hidup ketika dipasang pada beban? Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ini terjadi, berikut penyebabnya.

  • Platina atau kontak pada relay yang menghubungkan terminal 30 ke terminal 87 dan 87a hangus atau berkerak . Yang tentu saja disebabkan oleh seringnya mengalai aliran arus listrik yang putusdan menyambung setiap saat.
  • Tetapi bisa juga platina atau kontak pada relay putus karena kualitas produk.
  • Atau yang terakhir adalah pelat platina sudah lemah sehingga tidak mampu tertarik atas magnet yang dibuat oleh gulungan relay.

Penyelesainnya adalah mengganti kontak platina atau kabelnya. Tetapi ini tentu saja rumit seperti memperbaiki gulungan pada kasus pertama. Sering kali – lagi-lagi – orang memilih untuk mengganti dengan yang baru karena harganya yang terjangkau. Kecuali Anda adalah orang yang benar-benar antusias akan hal modifikasi di otomotif.

Relay ini penting karena menyangkut beberapa hal yangmelibatkan kelistrikan pada mobil. Silahkan Anda membaca bagaimana relay berfungsi pada; Rangkaian lampu kepala pada mobil atau rangkaian kelistrikan klakson atau horn pada mobil. Terima kasih atas kunjungannya, senang bisa berbagi dengan Anda para penikmat dunia otomotif![]

(1) Comment

  1. Pingback: Jenis dan Fungsi Relay pada Kelistrikan Mobil-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *