2 Cara Mudah Menguji Relay Pada Mobil

Teknisimobil.com – Relay yang dipakai pada kelistrikan otomotif roda empat adalah relay dengan sering dihubungkan dengan lampu kepala atau klakson misalnya. Ini berguna sekali untuk membantu kestabilan daya pada kelistrikan bodi. Dengan adanya relay, baterai atau alternator tidak terbebani secara langsung dengan keberadaan komponen-komponen listrik dengan daya besar semacam itu. Padahal pada kelistrikan, selain klakson dan lampu kepala banyak komponen lain yang menggunakan daya besar. Misalnya saja ada sekitar 13 Jenis lampu yang ada di setiap mobil. Begitu pentingnya sebuah relay sehingga penting untuk mengetahui apakah relaytersebut dalam kondisi baik atau buruk. Oleh karenanya, kita sampaikan cara mudah menguji relay yang dipakai pada mobil. Berikut uraiannya.

Cara mudah menguji relay

Cara Mudah Menguji Relay pada Mobil

Sebelum Anda melakukan pengujian sebuah relay, ada baiknya Anda memahami cara kerja relay terlebih dahulu. Silahkan baca: Cara kerja relay yang dipakai pada mobil.

Ada beberapa terminal yang ada di relay. Ada yang 4 terminal dan ada yang 5 terminal. Terminal-terminal itu adalah terminal 85, 86, 30, 87,dan terminal 87a. Berikut adalah skema cara mudah menguji relay.

Cara mudah menguji relay
Skema pengujian relay yang sering dipakai pada mobil.

Pertama – Dengan mendengarkan kontak platina relay.

Cara pertama adalah dengan mendengarkan bunyi kontak platina. Ambillah relay yang akan Anda uji kemudian tambahkan kabel extended. Kabel extended cukup dua buah yakni satu buah dari terminal 85 untuk ke terminal (+) baterai dan yang satu dari terminal 86 relay ke terminal (-) baterai. Hubungkan terminal 85 ke baterai terlebih dahulu secara permanen. Setelah itu hubungkan terminal 86 ke (-) baterai sembari mendengarkan adanya kontak platina di dalam relay. (Jangan memasang permanen terminal 86 ke (-) baterai supaya mudah untuk mengulangi pengujian.) Lakukan pengujian beberapa kali dan pastikan bunyi platinya terdengar dengan baik.

Jika ini platina terdengar kontak “tek” setiap kali Anda menghubungkan terminal 86 ke (-) baterai, itu berarti relay bekerja dengan baik. Tetapi jika tidak ada dua kemungkinan yakni putusnya koil pada relay atau platina penghubung terminal 30 ke 87/87a rusak.

Kedua – Menggunakan beban.

Cara kedua dengan menggunakan beban. Perhatikan gambar diatas. Anda dapat menggunakan beban apa saja, misalnya lampu yang telah diberi extended kabel massa dan arus. Dan rangkai seperti pada gambar tersebut.

Apabila relay bekerja dengan baik maka lampu akan hidup dan apabila tidak maka lampu akan tetap mati.

Catatan:

Anda dapat melakukan pengujian sedernaha lain yakni dengan mengetahui apakah gulungan pada relay putus atau tidak dengan menggunakan multimeter. Apabila tidak tahu cara menggunakan multimeter, baca: Cara mudah menggunakan multimeter.

Jika Anda masih ragu apa saja yang menjadi penyebab kerusakan pada sebuah relay, Ada dapat membacanya di; Penyebab relay pada mobil rusak. Serta beberapa alasan di dalamnya.[]