2 Alasan Check Engine Lamp Futura Menyala

2 Alasan Check Engine Lamp Futura Menyala

Teknisimobil.com – Suzuki Futura baik yang van maupun pickup adalah dua mobil keluaran Suzuki yang sangat terkenal. Keduanya terkenal karena kehandalannya untuk berniaga, irit, dan tentu tenaga tidak kalah saing. Keberadaan Futura menjadi nilai tambah tersendiri bagi para banyak pebisnis di tanah air tercinta ini. Carry Futura hampir ada di setiap penjuru lapak bisnis, pasar, toko kelontong, toko bangunan, dan masih banyak lagi di tempat lainnya. Tetapi, sebaik-baik pabrikan ada masa berlakunya. Kerusakan pasti tidak dapat dihindari, begitu juga dengan Futura. Salah satunya ditandai dengan check engine lamp mobil menyala. Karena itu, kali ini kita akan melihat alasan check engine lamp futura menyala sebagai bagian dari mengenal masalah yang dihadapi oleh mobil Suzuki ini. Yuk teruskan membacanya!!!

2 Alasan Check Engine Lamp Futura Menyala, Apa Saja?

Credit: Carbuyer

Kasus menyalanya check engine lamp sebenarnya tidak hanya dihadapi oleh Suzuki Futura saja tetapi hampir semua jenis mobil dengan desain yang serupa. Pada mobil-mobil Suzuki check engine lamp dikenal juga dengan Lampu injeksi atau MIL (Malfunction Idicator Lamp). Nah, lalu apa alasan check engine lamp futura menyala secara terus menerus? Berikut adalah dua alasan utamanya.

Pertama – Kabel Speedometer. Apa maksudnya? Maksudnya dalah kabel speedometer putus.

Kejadian yang sering dialami di lapangan adalah kabel speedometer putus dan menyebabkan lampu check engine menyala. Penyabab putusnya kabel ini paling banyak karena faktor usia. Jika jarum speedometer tidak bergerak, maka ini tanda nyata bahwa kabel sepeedometer putus. Solusinya, ganti kebel tersebut.

Setelah mengganti kabel speedometer, ada hal lain yang harus Anda lakukan. Yakni lepaskan kabel pada terminal negatif baterai selama kurang lebih 30 detik. Boleh lebih lama, tetapi tidak lebih cepat ya! Untuk apa ini dilakukan? Gunanya adalah untuk me-reset ECU mobil sedemikian rupa sehingga lampu check engine lamp mobil Anda tidak menyala terus menerus.

Kedua – Sensor MAP. Alasan kedua adalah sensor MAP patah. Kok bisa ya?

Tentu saja bisa. Sensor MAP patah karena sering mendapatkan beban yang berlebihan. Untuk diketahui secara singkat, sensor MAP adalah sensor tekanan udara pada mobil injeksi. Apabila sensor ini rusak maka campuran bahan bakar dan udara menjadi tidak normal alias kacau. Nah tandanya adalah RPM mesin yang tidak stabil (naik turun sendiri).

Solusinya tentu harus mengganti sensor MAP dengan yang baru. Jika sudah selesai penggantian sensor tersebut, reset ECU seperti pada bagian sebelumnya ya…!

Itu saja yang kali ini dapat kami sampaikan, terima kasih telah berkunjung ke website kami. Semoga beruntung hari ini….!!!!!

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *