12 Masalah Paling Sering Dialami Mesin Injeksi

Advertisements

Teknisimobil – Salam teknisi mobil di mana pun kalian berada. Apa kabar sore ini? Semoga aktivitas sehari ini lancar dan tidak ada satu pun yang terhambat ya. Kali ini saya akan membahas masalah paling sering dialami mesin injeksi termasuk di dalamnya tentu saja mobil seperti Avanza, Xenia, Yaris, Honda, dan lain sebagainya.

Masalah Paling Sering Dialami Mesin Injeksi

Mesin injeksi saat ini merajai hampir di setiap segmen kendaraan roda empat. Meski mesin diesel nyatanya lebih baik dalam banyak hal, tetapi mesin bensin injeksi merupakan yang menjadi primadona. Tetapi, terdapat masalah yang paling sering dialami oleh mesin injeksi. Sejauh ini, saya secara pribadi menemui 12 masalah tersebut dalam berbagai kendaraan baik baru maupun lama. Berikut adalah kedua belas masalah tersebut.

Sensor Oksigen Rusak

Masalah yang pertama adalah kerusakan pada sensor oksigen. Sensor oksigen yang terletak di saluan buang mesin injeksi perannya sangat vital. Bukan hanya untuk mesin tetapi juga untuk kehidupan manusia. Melalui sensor inilah kandungan oksigen yang ada di dalam gas buang dideteksi. Jika jumlah oksigen yang disyaratkan terpenuhi maka mesin dalam kondisi sehat dan sebaliknya.

Advertisements

Sensor Oksigen seringkali mengalami masalah. Memang kadang hanya kotor. Tetapi, masalah kerusakan hingga fatal juga dialami oleh sensor satu ini. Tetapi juga Anda tidak perlu khawatir karena ada ciri jika sensor ini rusak. Pada video berikut, ciri sensor oksigen mengalami kerusakan dijelaskan secara baik sehingga Anda dapat mengenalinya dengan mudah.

Sensor CKP Rusak

Masalah berikutnya yang sering terjadi adalah masalah sensor CKP rusak. Sensor CKP bekerja dalam menentukan posisi dari poros engkol. Ini berarti bahwa sensor menentukan kapan sebuah piston berada di titik mati bawah dan titik mati atas. Selain itu juga berarti sensor juga menentukan piston mana yang harus disemprotkan bahan bakar dan dipercikan bunga api.

Ini mengapa ketika sensor CKP rusak, mesin sama sekali kehilangan api busi. Dan jelas mesin tidak lagi bisa hidup. Terdapat 7 tanda sensor CKP mengalami kerusakan seperti dijelaskan pada video di bawah ini.

Sensor CMP Rusak

Kerusakan yang sering terjadi berikutnya ada pada sensor CMP. Sensor cmp atau camshaft position sensor bekerja berdasarkan putaran camshaft. Pembukaan katup masuk dan buang ditentukan oleh sensor ini. Jika mengalami kerusakan maka penyemprotan bahan bakar ke dalam ruang bakar tidak tepat. Oleh karena itu, sensor ini merupakan sensor yang sangat penting.

Jika mengalami kerusakan atau hanya sekedar kotor, akan ada tanda-tanda yang mengarah pada masalah sensor CMP. Pada video berikut, dijelaskan 7 tanda kerusakan sensor CMP saat mengalami kerusakan.

Sensor Knock Rusak

Kerusakan pada mobil injeksi juga sering dialami oleh sensor knock atau sensor ketukan. Sensor ini mendeteksi getaran mesin yang abnormal. Hasil data yang diperoleh dikirim ke ECU dalam rangka memerintahkan kerja sistem bahan bakar untuk menyesuaikan kondisi yang dialami oleh mesin.

Sensor ini sebenarnya sangat vital bagi performa mesin. Memang tidak sevital sensor CMP yang mesin dapat benar-benar mati saat sensor ini rusak. Tetapi, performa mesin akan hilang jika pada saat bersamaan mesin mengalami detonasi sementara sensor knock mengalami kerusakan. Meski demikian, kerusakan sensor knock dapat dideteksi melalui tanda-tanda berikut seperti pada video.

Sensor TPS Rusak

Sensor TPS adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi sudut dari katup throttle body. Menggunakan sebuah potensiometer, sensor ini akan mengirimkan data ke ECU. ECU selanjutnya akan mengolah data dan akan digunakan untuk menentukan jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor bersama data lain dari sensor-sensor terkait.

Sensor ini akan berarti ikut menentukan seberapa bagus performa mesin berdasarkan jumlah bahan bakar yang dibutuhkan mesin. Jika rusak sensor ini akan memberikan respon yang bermacam-macam. Beberapa di antaranya adalah tanda umum yang dijelaskan pada video berikut ini.

Sensor Tekanan Oli Rusak

Sensor tekanan oli adalah sensor yang penting pada mobil injeksi. Sensor ini akan menginformasikan ke ECU keadaan tekanan oli pada mesin. Seperti kita ketahui bahwa oli merupakan bagian vital dalam sistem pelumasan. Tekanan oli yang tidak cukup akan membuat komponen-komponen mesin mudah rusak. Dan tentu saja ini mengakibatkan mesin dapat mengalami overheat engine.

Tekanan ini akan memberikan informasi langsung ke ECU. Apabila rusak, ECU akan mengolah data yang salah juga. Ini berakibat tekanan yang terbaca tidak sesuai kenyataan. Inilah yang kemudian berbahaya bagi mesin. Tetapi, sebenarnya kita tahu apakah tekanan oli dalam mesin baik atau tidak. Seperti dijelaskan pada video berikut ini.

Sensor Temperatur Oli Rusak

Kerusakan sensor yang sering terjadi pada mesin injeksi lain adalah sensor temperatur oli. Tidak hanya sensor tekanan oli yang penting, tetapi juga sensor temperatur oli. Sensor temperatur oli akan mendeteksi tinggi rendahnya temperatur oli dalam mesin. Saat mesin beroperasi oli akan mengalir ke seluruh bagian mesin untuk melapisi bagian-bagian yang bergerak dan bergesekan sehingga dapat menjadi panas.

Jika sensor mengalami kerusakan bisa jadi panas yang terbaca salah dan mengakibatkan oli overheat. Jika terjadi overheat pada oli, lapisan oli akan sangat tipis dan mengakibatkan komponen-komponen mesin akan mudah rusak.

Berikut adalah tanda dari sebuah sensor temperatur oli yang mengalami kerusakan.

Ciri Sensor MAF Rusak

Sensor MAF adalah sensor pada mesin injeksi yang bertugas mendeteksi massa udara yang mengalir ke dalam ruang bakar. Sensor ini penting karena rasio udara dan bahan bakar ditentukan berdasarkan massa udara dan massa bahan bakar. Oleh karena itu, jika sensor ini rusak yang akan terjadi adalah campuran terlalu kaya atau terlalu ramping.

Berikut adalah ciri apabila sensor MAF mengalami kerusakan.

Ciri Senor IAT Rusak

Sensor IAT adalah sensor yang medeteksi temperatur udara. Udara panas berarti jumlah oksigen sedikit dan sebaliknya. Oleh karena itu, dengan sensor IAT, ECU juga akan menjadikan data ini untuk menentukan jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor. Sehingga campuran bahan bakar dan udara tidak terlalu kaya dan terlalu ramping.

Ciri sensor IAT rusak dapat dipahami pada video berikut ini.

Ciri Sensor ECT Rusak

Sensor ECT mendeteksi temperatur air radiator. Sebagai sistem pendingin, keberadaan sensor ECT sangat vital. Sensor ini menjadi tempat bergantungnya mesin agar tidak mengalami overheat. Sehingga mengetahui ciri sensor ECT rusak sangat penting sekali.

Ciri Sensor MAP Rusak

Manifold absolute pressure sensor akan mendeteksi tekanan udara di dalam saluaran masuk udara. Sensor ini memberikan peran terhadap jumlah bahan bakar yang harus disemprotkan ke dalam mesin oleh injektor. Sensor MAP akan menentukan jumlah bahan bakar sehigga juga menentukan apakah rasio bahan bakar dan udara di dalam mesin ramping atau kaya.

Banyak masalah yang dapat dialami oleh mesin jika sensor ini rusak. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *