Penelitian Bersama Layanan Mobilitas Otonom oleh Nissan dan NASA

Teknisimobil.com – NASA sepertinya tidak mau ketinggalan dalam masalah layanan mobilitas otonom, hal ini tampak dari kesepakatan penelitian bersama oleh Nissan dan NASA. Seperti yang kita ketahui bahwa NASA merupakan lembaga antariksa yang tentu hal-hal terkait dengan luar angkasa lah yang menjadi tema pekerjaan utama mereka. Seperti apa upaya penelitian ini? Mari kita simak bersama.

NASA photo

Photo by MatHampson

CES 2018 rupanya memberikan banyak kesepakatan kerja. Setelah sebelumnya ada kesepakatan antara Renault-Nissan-Mitsubishi yang membuat kerjasama investasi bidang otomotif, kini giliran Nissan dan NASA yang bekerjasama. Pada CES 2018, Nissan North America, Inc., anak perusahaan Nissan Motor Co. Ltd. yang berbasis di AS, mengumumkan sebuah kesepakatan dengan NASA Ames Research Center di Silicon Valley California untuk berkolaborasi dalam pengembangan penelitian dan teknologi untuk layanan mobilitas otonom masa depan, termasuk demonstrasi kerja di Silicon Valley.

Tips dan Trik:

Tips Mengendarai Mobil Saat Hujan Lebat

5 Tips Merawat Mobil Agar Tetap Awet dan Tahan Lama

Tips Menghemat Bahan Bakar Mobil Anda

Berdasarkan persyaratan kerjasama penelitian dan pengembangan lima tahun, para periset dari Nissan Research Center di Silicon Valley dan NASA Ames telah bekerja sama untuk memajukan sistem kendaraan otonom.

Pada bulan Januari 2017, di CES di Las Vegas, Nissan memperkenalkan Nissan Seamless Autonomous Mobility (SAM), sebuah platform baru untuk mengelola armada kendaraan otonom, yang dikembangkan dari teknologi NASA. Fase baru dalam kolaborasi bersama ini akan terus mengembangkan teknologi dan menguji penggunaan SAM untuk mengelola layanan transportasi otonom, di depan implementasi publik.

“Kami membangun SAM dari teknologi yang dikembangkan NASA untuk mengelola pelarian antarplanet saat mereka bergerak di sekitar pemandangan yang tidak dapat diprediksi,” kata Maarten Sierhuis, Direktur Pusat Penelitian Nissan di Silicon Valley, seperti dilansir dari autonomousvehicletech.

“Tujuan kami adalah untuk menerapkan SAM untuk membantu organisasi pihak ketiga dengan aman mengintegrasikan armada kendaraan otonom ke lingkungan perkotaan yang tidak dapat diprediksi, misalnya layanan pembawa acara, transportasi umum, atau logistik dan layanan pengiriman. Tahap akhir dari kesepakatan penelitian kami yang ada dengan NASA akan membawa kita lebih dekat ke tujuan itu dan menguji SAM dalam demonstrasi kerja di jalan-jalan umum, ” imbuhya.

[Baca juga: Mobil Porsche Mission E Siap Tampil 2019]

“Salah satu tujuan strategis NASA adalah untuk mentransfer teknologi yang dikembangkan untuk memajukan tujuan misi dan program NASA ke aplikasi komersial dan sosial yang lebih luas,” kata Eugene Tu, Center Director, NASA Ames. “Menggunakan karya NASA dalam robotika untuk mempercepat penyebaran layanan mobilitas otonom adalah contoh sempurna bagaimana kerja besar yang dibutuhkan untuk memajukan eksplorasi luar angkasa juga dapat menjadi kemajuan perintis di Bumi,” pungkas Eugene Tu.[]

(2) Comments

  1. Pingback: Volkswagen Group dan Aurora Innovation; Melakukan Kerjasama Strategis - Teknisimobil.com

  2. Pingback: Pengujian Layanan Mobilitas Robo-vehicle dari Nissan dan DeNA - Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *