Mobil Otonom dan Artificial Intelligence (AI)

Teknisimobil.com – Upaya untuk membangun teknologi roda empat tak mungkin lepas dari artificial intelligence (AI) dan berbagai alasan yang dapat kita peroleh dengan mudah. Salah satu yang barangkali paling sederhana adalah efesiensi waktu dan ‘mungkin’ biaya operasional yang dibutuhkan untuk pengelolaan sebuah mobil. Bagaimana artificial intelligence berpengaruh dalam kemajuan teknologi roda empat? Mari kita simak penjelasan berikut.

Artificial Intelligence

Banyak kemudahan yang akan diperoleh ketika AI bergabung dengan perusahaan otomotif.

[Baca juga: Hal-hal menarik tentang perbengkelan]

Setiap hari, orang di seluruh dunia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Bukankah kita menghendaki lebih mudah dan lebih aman bepergian kemana pun kita mau pergi? Dalam dekade terakhir ini, periset, ilmuwan, dan perusahaan teknologi telah berupaya keras mengembangkan teknologi penggerak mandiri (self-driving) sepenuhnya. Teknologi ini juga telah diuji coba di jalanan nyata di kota-kota di dunia.

Mobil yang mampu bergerak sendiri (tanpa pengemudi ‘manusia’) bukan suatu cerita fiksi ilmiah lagi. Perusahaan Toyota dan Ford telah mendedikasikan dana miliaran dolar dalam Penelitian dan Pengembangan untuk teknologi ini. Layanan seperti Uber dan Lyft, yang saat ini membayar manusia untuk mengemudi (driver), akan segera mengerahkan seluruh armada menjadi mobil yang mampu bergerak sendiri. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat mobil yang mampu bergerak sendiri – tanpa pengemudi – di jual secara bebas di pasaran. Tetapi masih ada ketakutan yang mengelilinginya. Mungkin itu karena kebanyakan orang tidak tahu bagaimana cara kerjanya. Lalu bagaimana cara kerjanya?

Bagaimana Mereka Bekerja?

Bayangkan kita sedang mengendarai sebuah mobil. Saat kita duduk di kursi pengemidi, kita mengamati lingkungan sekitar kita dengan secara bersamaan menerima masukan dari lingkungan sekitar kita dan mengolahnya untuk membuat keputusan cara mengarahkan roda kemudi dan kapan menginjak gas dan rem. Mobil dengan teknologi self-driving – artinya mampu bergerak sendiri tanpa ada pengemudi di dalamnya – biasanya dilengkapi dengan Unit GPS, sistem navigasi inersia, dan berbagai sensor yang dibutuhkan. Mobil ini menggunkaan informasi posisi dari GPS dan sistem navigasi untuk melokalisasi dirinya dan data sensor untuk membangun peta internal lingkungannya. Begitu memiliki posisinya di peta internal dunia, maka peta tersebut dapat digunakan untuk menemukan jalur optimal, yang akan menghindari segala macam rintangan, ke tujuan yang dikehendaki.

Mengapa Mobil Mampu Mengemudi Sendiri secara Total?

Ada beberapa alasan untuk keberadaan mereka, mari kita lihat masing-masing alasannya:

Ekonomis

Pertama dari sisi ekonomis. Mobil kurang dimanfaatkan secara serius. Dalam kebanyakan kasus, mobil hanya digunakan 4% dari waktu, sedangkan sisanya dari 96%, parkir di tempat parkir. Mobil adalah salah satu investasi terbesar yang dibuat orang tapi tetap saja, itu kurang dimanfaatkan. Jadi, kita memiliki peralatan yang sangat mahal yang tersedia bagi kita yang kurang dimanfaatkan hampir sepanjang waktu

Jika kita melihat layanan yang menawarkan mobilitas sesuai permintaan, seperti Uber, Lyft, dll., Dan menganalisis biaya per kilometer, pengemudi menghasilkan 50% biaya. Jika Anda melepaskan pengemudi dari lingkaran dan jika Anda beralih ke bahan bakar listrik juga, biaya per kilometer berkurang secara signifikan.

Tambahkan Pada Layanan

Terdapat juga dimensi lain yang menarik perusahaan teknologi ke dalamnya. Karena kebanyakan mobil memiliki penumpang di dalamnya yang tidak terlibat dalam mengemudi, Anda bisa mulai memikirkan pengiriman isinya. Anda memiliki sensor di dalam mobil, yang bisa melacak apa yang Anda bicarakan dan dapat berbicara kembali pada Anda. Teknologi ini mampu memberikan saran saran seperti di mana Anda bisa mendapatkan kopi yang sesuai selera atau makanan yang enak di sepanjang rute perjalanan Anda, atau dapat juga menunjukkan kepada Anda penawaran diskon pada barang-barang yang dijual di toko-toko di sepanjang perjalan tersebut. Perusahaan teknologi dapat memberikan beberapa layanan serupa dan memperoleh keuntungan ekonomis darinya sembari mengumpulkan data tentang semua penumpang yang ada.

Artificial Intelligence (AI)

Terdapat konsensus di antara sebagian besar pemain teknologi di dunia bahwa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan memiliki dampak yang sangat besar pada ekonomi dalam waktu dekat. Tidak lama, kira-kira sekitar 5 sampai 10 tahun mendatang. Terdapat sebuah kesepakatan bahwa ada kebutuhan bagi perusahaan untuk berinvestasi lebih banyak dalam mengembangkan AI, namun pertanyaan utamanya adalah; bagaimana model bisnis untuk AI? Robotika adalah salah satu dari banyak hal yang terlintas dalam pikiran, namun pasarnya tidak cukup besar untuk membenarkan besarnya investasi yang telah dikelauarkan tesebut. Perlu diketahui investasi tersebut mencapai miliaran dolar hanya untuk pengembangan saja.

Tetapi ketika kita memilikirkan sebuah kendaraan roda empat, mobil ini memiliki pasar yang sangat besar hampir di seluruh dunia dan melayani hampir setiap manusia. Ini adalah platform yang ideal untuk AI karena jika kita ingin memiliki mobil yang mampu bergerak sendiri, maka kita memerlukan sensoryang memahami dunia pada tingkat persepsi yang sangat dekat dengna manusia dan memahami negosiasi mengemudi mengenai bagaimana kita bergabung menjadi bagian dari lalulintas. Sederhanya kita membutuhkan sebuah mobil yang bisa dianggap pesaing bagi kecerdasan manusia.

Karena itulah mobil yang mampu bergerak sendiri menjadi industri yang sangat besar. Hal ini membuat mobilitas permintaan sangat atraktif. Setiap organisasi yang menjadi pengembang perangkat lunak, perusahaan seperti Uber, Google, Tesla, Apple, atau perusahaan manapun di industri otomotif, telah mulai bekerja untuk memposisikan diri sebagai pemain disegmen mobil dengan konsep self-driving.

Artificial Intelligence pada Mobil dengan Konsep Self-Driving

Mari kita coba pahami apa jenis AI yang kita butuhkan ketika hendak menilai atau memiliki mobil dengan konsep self-driving dan mengapa hal itu menarik dari sudut pandang teknologi. Agar mobil bisa melaju dengan sendirinya, kita perlu memiliki tiga pilar teknologi berikut.

Sensing

Kita mulai dengan manusia. Kita semua memiliki indera seperti mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, dan menyentuh, yang semuanya mengumpulkan sinyal, yang kemudian dikirim ke otak dan mengarahkan tubuh kita untuk melakukan tindakan tertentu. Dengan cara yang sama, kita perlu mengaktifkan mobil self-driving untuk memiliki sensor yang mencakup 360 derajat menggunakan kamera dan sensor untuk redundansi seperti pemindai radar. Pemindai laser kemudian mengambil data dari semua sensor ini dan melalui perangkat komputasi berperforma tinggi yang sangat kuat untuk membangun model lingkungan yang dapat:

  • Mengatakan di mana semua entitas di sekitar mobil berada, seperti pejalan kaki, pengendara sepeda, tikungan jalan, sinyal, simbol, rintangan, dll.
  • Mengatakan apa yang dilakukan entitas ini atau status mereka,
  • Menceritakan tentang jalannya, seperti jika jalan ini adalah jalan raya.

Sensing adalah area yang rumit namun tetap yang termudah dari ketiganya.

Artificial Intelligence

Sumber: https://www.3dincites.com/wp-content/uploads/16442169022_1e370379d0_b.jpg

Mapping

Mapping atau pemetaan tidak boleh disalahartikan dengan peta navigasi (peta Google). Sebaliknya, mereka adalah peta yang terdefinisi dengan sangat ‘tinggi’ dan sangat rinci. Begitu Anda memposisikan kendaraan Anda di dalam peta ini dengan akurasi yang sangat tinggi (dalam jarak 10 cm), Anda tahu segalanya tentang jalan raya, jalan yang bisa dilalui, pembatas, dan lain-lain, satu-satunya hal yang tidak Anda ketahui adalah dimana pengguna jalan. Data itu disediakan dengan sensing. Jadi, bagaimana Anda membuat dan memperbarui peta ini dengan cara yang efisien dan hemat biaya?

Peta ini harus mencerminkan kenyataan dalam waktu yang sangat singkat, yang berarti, saat lingkungan ini berubah, peta harus segera diperbarui – peta hari ini tidak diperbarui sedemikian cepatnya. Ini memunculkan topik penggunaan crowdsourcing untuk membangun peta. Ini adalah hal yang sangat sulit dilakukan, tapi ini sangat penting. Tanpa peta terperinci ini, Anda tidak dapat dengan andal mengemudikan mobil penggerak diri.

Kebijakan Mengemudi

Di sini letak kecerdasan yang serius perlu dimasukkan ke dalam platform penggerak. Mobil harus bisa mengetahui seperti apa pejalan kaki dan kendaraan lian dan apa yang sedang mereka lakukan.

Tidak hanya itu saja tentunya, mobil dengan konsep self-driving harus mengerti kebijakan mengemudi, yang sebagian besar mengnai negosiasi. Ini semua tantangan membangun strategi kapan kita bisa bergabung ke jalur lalu lintas. Pikirkan Anda, keterampilan ini tidak datang secara alami kepada kita tetapi kita akan mengambil pelajaran dari setiap kita mengemudi dan menjadikannya sebuah metode baru dalam kita mengemudikan kendaraan. Ini adalah negosiasi yang canggih dan karena ini sudah sulit bagi manusia, akan lebih sulit lagi bagi komputer tentunya. Karena kita berbicara tentang kecerdasan luas yang melibatkan pemahaman kendaraan mana yang bisa memberi jalan, kendaraan mana yang harus di dahului, jalan apa yang sering digunakan untuk berlalu lintas. Tentu juga, perubahan kebijakan mengemudi sesuai lokasi karena negosiasi lalu lintas berbeda dari satu kota ke kota lainnya. Ini harus dipertimbangkan saat kebijakan penggerak diumpankan ke sistem.

[Baca juga: Hal-hal penting mengenai kendaraan listrik]

Meskipun tampak sangat rumit nyatanya beberapa kendaraan sudah digunakan untuk melakukan ujicoba meskipun sangat terbatas jarak dan kompleksitasnya. Tetapi, terdapat kemungkinan yang sangat besar mana kala kita mengingat kembali sejarah awal-awal adanya teknologi di dunia ini. Seperti mimpi bukan? Ya, tetapi realita menjawab semuanya. Oleh karena itu, mari kita simak episode tidap hari pekan bahkan tahun-tahun ke depan.[] 0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *