Petani Jagung Khawatir Atas Dorongan EV di California

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tidak ada sesuatu yang cukup berarti yang terjadi pada bengkel masing-masing. Berita singkat kali ini adalah tentang Petani Jagung Khawatir Atas Dorongan EV California yang berkaitan dengan penjualan ethanol.

Petani Jagung Khawatir Atas Dorongan EV

Petani Jagung Khawatir

Para petani ternyata merasa khawatir tentang efek transisi yang pemerintah California percepat ke kendaraan listrik. Salah satunya adalah larangan California atas penjualan kendaraan berbahan bakar gas pada tahun 2035. Yang tentu saja akan berdampak pada pasar etanol jagung AS yang nyatanya sudah rapuh.

Industri etanol, yang pernah menjadi salah satu sudut paling menguntungkan pada sektor pertanian, telah mengalami penurunan sejak tahun lalu. Kekhawatiran meningkat dalam pandemi, dengan gas murah dan minyak yang melimpah. Sekarang peralihan yang lebih agresif ke EV menunjukkan kemungkinan penurunan terus-menerus dalam permintaan etanol jagung. Untuk kita ketahui etanol adalah bahan baku untuk campuran bahan bakar kendaraan pembakaran internal.

Tentu menjadi masalah jika kita melihat upaya luar biasa dari berbagai perusahan pembuat mobil listrik. Mereka berlomba-lomba untuk mencapai target penjualan tertentu pada satu dua dekade ke depan. Mungkin kondisi ini agak sedikit terbantu dengan beberapa perusahaan yang melakukan transisi kendaraan ke arah tenaga listrik menjadi kendaraan hybrid. Kendaraan hybrid akan membuat mesin pembakaran dalam tetap terpakai setidaknya untuk jangka beberapa tahun ke depan.

Meski demikian, penurunan tidak mungkin juga dapat terhindarkan. Kendaraan hybrid jelas memiliki kapasitas mesin pembakaran internal lebih kecil dari desain yang standar seperti sebelumnya. Bukan hanya itu saja, untuk beberapa kondisi mobil hybrid menggunakan hampir tinggal separuh tenaga yang dibutuhkan pada mobil tipe ini.

Sementara itu, perusahaan-perusahaan baik itu startup maupun senior telah dengan serius membangun riset untuk mendapatkan baterai lithium ion yang lebih baik. Kepadatan energi yang mobil listrik butuhkan akan segera tercapai sepertinya. Ini tampak jelas dari apa yang menjadi target Tesla yang hendak mengeluarkan baterai padat energi pada tahun 2025. Lebih mengejutkan InoBat Automotive asal Slovakia ‘menantang’ Tesla dengan akan mengeluarkan baterai padat energi pada dua tahun lebih cepat.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *