Nikola Menantang Tesla Semi dengan Membangun Fasilitas Manufaktur

Teknisimobil.com – Jika Anda mendengar peluncuran produk Tesla terbaru yakni Tesla Model Y, jangan lupakan Tesla Semi. Tesla Semi adalah salah satu rencana pembangunan jangka panjang kendaraan listrik angkutan berat, bahkan Tesla Semi telah dipesan oleh beberapa perusahaan besar. Tetapi, belum lah resmi diluncurkan, Tesla Semi sudah mendapatkan rival serius. Nikola menantang Tesla Semi dengan upaya mereka untuk membangun fasilitas manufaktur.

Nikola menantang Tesla Semi dengan telah mengakuisisi sekitar 400 hektar lahan untuk pengembangan utama dari pusat produksi kendaraan mereka yang akan datang di Pinal County, Arizona. Nikola Motor Company akan melakukan produksi semi truk hidrogen listrik dan mencoba bersaing dengan Tesla Semi. Nikola mengumumkan lokasi tersebut awal tahun ini. Diperkirakan, mereka akan membawa sekitar USD 1 miliar ke wilayah tersebut hingga pada tahun 2024.

Serapan tenaga kerja pun tak bisa dihindarkan, karena akan tercipta lebih dari 2K pekerjaan. Selain itu, ribuan pekerjaan lain akan tercipta dengan adanya perusahaan pemasok yang bekerja sama dengan Nikola. Dengan proyek besar tersebut, akan ada peningkatan nilai properti di wilayah tersebut. Selain itu, pengadaan sekolah, taman, rumah sakit, dan fasilitas lainnya juga akan ikut berkembang dengan adanya proyek ini.

Areal yang diakuisisi untuk fasilitas semi truck Nikola terletak di bagian Inland Port Arizona (IPA) dari Heritage. Tempat yang merupakan sebuah situs pengembangan utama seluas 11.438 hektar yang dimiliki oleh Saint Holdings, LLC. IPA sendiri digambarkan sebagai “situs mega produksi” seluas hampir 3.000 hektar yang terletak di Koridor Arizona Tengah antara Tucson dan Phoenix dan saat ini dilayani oleh Union Pacific Rail Line, menurut brosur pemasaran IPA Saint Holdings.

Tetapi, Tesla Semi seharusnya tidak perlu khawatir. Karena bisa jadi, upaya yang dilakukan oleh Nikola akan menjadi blunder yang parah. Ini dapat kita lihat bahwa hybrid (mesin+listrik) diyakini akan tidak dapat berjalan lama beberapa tahun mendatang, seperti yang diungkapkan beberapa hari lalu oleh BMW, WV, dan Daimler melalui pimpinan mereka.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *