Pickup Tesla Meluncur November, Sesuai Rencana

Teknisimobil.com – Truk pickup Tesla sangat dinanti-nanti kehadirannya di ranah publik, teruatama bagi para penggemar mobil listrik Tesla. Untungnya pickup Tesla meluncur November sesuai dengan jadwal awal yang direncanakan. Kabar terbaru atas kepastian tersebut disampaikan di Twitter oleh CEO Elon Musk. Kabar ini disampaikan sembari menanggapi pertanyaan tanggal pengumuman resmi kendaraan tersebut.

Dalam tanggapan di Twitter terbaru tersebut, Musk tidak menjawab detail tanggal peluncuran pickup Tesla. Kabar sebelumnya yang CEO sampaikan pada bulan lalu memperkirakan acara pembukaannya adalah bulan November depan. Kabar sebelumnya disampaikan oleh Musk juga dia mengungkap “mungkin 2 hingga 3 bulan”. Dengan demikian, nampaknya apa yang direncakan oleh Musk masih on the track.

Sesuai rencana semula, pickup Tesla meluncur november tahun ini.

Ungkapan Musk, Pickup Tesla Meluncur November

Twitt-an yang disampaikan oleh Musk dapat dilihat pada link Twitter di atas.

Bisa jadi bulan depan akan ada kejutan yang tidak disangka-sangka. Jika kita ingat pada waktu ketika pengumuman resmi truk Semi Tesla. Pada waktu itu, Tesla juga mengumumkan kehadiran Tesla Roadster next gen yang manakjubkan. Jika demikian, mungkinkan akan ada kejutan lagi? Salah satu kemungkinan adalah penampilan kejutan seperti varian Model S Plaid Powertrain.

Untuk masalah truk pickup sendiri, Elon Musk mencoba mencuri perhatian dari pecinta Tesla dengan menyatakan bahwa mobil ini akan setara dengan Ford F-150. Ini menarik, karena beberapa waktu lalu uji coba yang dilakukan Ford, F-150 dapat menarik beban 450 ton. Target ini mungkin saja akan tercapai, tetapi perlu ditunggu untuk melihat apalagi yang dapat diberikan pada peminat mobil listrik.

Dari semua aspek yang melekat pada Truk Pickup Tesla tentu saja masalah harga awal mobil ini. Musk sendiri telah menyampaikan bahwa kendaraan tersebut akan dibanderol dengan harga dari USD 50K. Bahkan dia menyatakan bahwa pembelian truk pickup tersebut kurang dari harga tersebut “USD 49K atau kurang”. Dengan demikian, harga dasar untuk di +62 adalah sekitar IDR 700 juta, tentu belum termasuk biaya adm, pengiriman, dll., bisa jadi hampir IDR 1M lebih.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *