Mitsubishi Pertahankan Plug-in Hybrid Dekade Ini

Advertisements

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua pagi ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap bersemangat menjalani akhir minggu ini pada bengkel masing-masing. Berita singkat kali ini adalah tentang Mitsubishi Pertahankan Plug-in Hybrid. Berikut berita selengkapnya.

Mitsubishi Pertahankan Plug-in Hybrid

Mitsubishi Pertahankan Plug-in Hybrid

Mitsubishi merupakan pionir dalam pengadopsian plug-in hybrid. Sayangnya, Mitsubishi kehilangan keunggulan dari pembuat mobil lain. Sekarang tampaknya perusahaan sedang berusaha memperbaiki diri.

Awal minggu ini, pembuat mobil asal Jepang tersebut mengatakan akan meluncurkan kendaraan listrik yang kuat yang berpusat pada plug-in hybrid.

Advertisements

Ini adalah bagian dari rencana yang lebih luas untuk membuat kendaraan berlistrik. Dalam rencangan tersebut termasuk hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik. Mitsubishi merencanakan 50% dari penjualan global pada tahun 2030. Sementara itu, mereka juga menargetkan mengurangi emisi karbon dari mobil baru sebesar 40% dari tingkat tahun fiskal 2010 selama tahun itu, dan mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2050.

Mitsubishi tidak membahas timeline untuk meluncurkan plug-in hybrid baru tersebut. Tetapi mereka menyebutkan penggunaan teknologi vehicle-to-everything (V2X), yang memungkinkan pengisian terkoordinasi untuk mendukung jaringan. Mobil dapat mengisi daya selama periode permintaan rendah, dan melepaskan daya selama periode permintaan yang lebih tinggi — atau selama keadaan darurat.

Demikian pula, perusahaan induk Mitsubishi juga baru-baru ini berinvestasi pada perusahaan pengisian nirkabel WiTricity, sebagai bagian dari putaran pendanaan USD 34 juta untuk perusahaan.

Mitsubishi telah sekilas menampilkan powertrain plug-in hybrid di banyak mobil konsep selama bertahun-tahun. Tetapi satu-satunya model produksinya sejauh ini adalah Outlander Plug-In Hybrid, yang telah meraih lebih dari 100.000 penjualan secara global. Outlander Plug-in hybrid memulai penjualannya di Amerika Serikat tiga tahun lalu — bertahun-tahun setelah Eropa dan Jepang.

Laporan bahwa Mitsubishi mengintegrasikan sistem kendaraan listrik dari Renault dan Nissan ke dalam kendaraannya sendiri pada tahun 2016, ketika Nissan membeli 34% saham pembuat mobil tersebut. Namun sejauh ini merek tersebut tidak memiliki produk untuk ditampilkan.

Mitsubishi akan mendapatkan versi platformnya sendiri yang mendukung Nissan Ariya listrik, dan akan dapat membangun plug-in hybdir masa depan pada platform ini.

0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *