Teknologi Elektrolit Padat untuk Baterai Solid State Mobil Listrik

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Teknologi Elektrolit Padat untuk Baterai Solid State Mobil Listrik. Berikut bahasan selengkapnya.

Teknologi Elektrolit Padat untuk Baterai Solid State Mobil Listrik

Teknologi Elektrolit Pada

Advertisements

 

Ampcera Inc. adalah spesialis dalam teknologi elektrolit padat. Mereka mengumumkan teknologi membran elektrolit padat fleksibel berbiaya rendah untuk baterai solid-state. Teknologi ini merupakan langkah penting menuju komersialisasi baterai solid-state generasi berikutnya terutama untuk kendaraan dan mobil listrik.

Tidak seperti baterai lithium ion (LIB) konvensional yang mencakup cairan yang mudah terbakar atau elektrolit polimer gel, baterai solid-state (SSB) menggunakan elektrolit padat yang aman (SE) dan menjanjikan untuk menggandakan jarak mengemudi kendaraan listrik saat dimuat dengan berat yang sama. baterai.

Kinerja dan biaya adalah penghambat dalam komersialisasi teknologi SE dan SSB. Untuk mengatasinya, Ampcera telah mengembangkan teknologi SE yang dapat diskalakan. Bahkan hasil penelitian mereka telah mereka ajukan beberapa aplikasi paten A.S. dan aplikasi paten PCT internasional pada membran SE fleksibel, metode manufaktur berbiaya rendah, dan SSB yang sesuai. Beberapa fitur dan keunggulan utama dari teknologi baru ini adalah sebagai berikut;

  • Membran SE berkinerja tinggi, memiliki ketebalan hingga 25 mikron, suhu ruangan konduktivitas lithium ionik > 1 mS / cm, dan stabil terhadap anoda logam litium, akan memungkinkan baterai logam litium solid-state dengan kepadatan energi 500 watt-jam per kilogram.
  • Pabrikan yang terintegrasi secara vertikal dari sintesis bahan hingga perakitan sel baterai memiliki keunggulan biaya yang signifikan dibandingkan teknologi pesaing untuk SSB, menawarkan solusi untuk mengurangi biaya SSB hingga di bawah USD 100 per kilowatt hour, yang dianggap sebagai target biaya untuk mobil listrik agar dapat bersaing secara ekonomi dengan mobil bensin.

“Kami sekarang memperluas tim kami untuk meningkatkan teknologi ini dan lebih mengintegrasikannya dalam sel baterai lithium solid-state,” kata Dr. Hui Du, salah satu pendiri dan CTO Ampcera. “Dengan peningkatan keuntungan dari penjualan dan dukungan tambahan dari investor kami dan program AS DOE SBIR, Ampcera berkomitmen untuk mempercepat kesuksesan komersial teknologi ini di tahun-tahun mendatang”, imbuhnya.

Ini menarik sekali untuk terus kita ikuti. Banyak kekhawatiran tentang baterai mobil listrik saat ini. Bahkan beberapa ada yang menganggap sebagai ancaman mobil listrik bagi pemilik. Dengan adanya teknologi ini, jika berhasil, maka kekhawatiran tersebut tidak perlu terjadi.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Translate »