• TM Garage Jalan Cangkringan, Selorejo, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY
Industrialisasi Teknologi Na-ion battery Tiamat Percepat

Industrialisasi Teknologi Na-ion battery Tiamat Percepat

April 19, 2021 | Berita Mobil Listrik / Mobil Listrik |

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Industrialisasi Teknologi Na-ion battery Tiamat Percepat. Berikut bahasan selengkapnya.

Industrialisasi Teknologi Na-ion battery Tiamat Percepat

Berbicara eletrifikasi adalah berbicara cara menyimpan energi sebanyak mungkin dalam sebuah baterai. Hingga saat ini baru beberapa perusahaan atau hasil riset yang menunjukkan hasil dalam menciptakan baterai mobil listrik atau kendaraan listrik dengan kemampuan baik. Bahkan sekelas perusahaan mobil listrik terbesar dunia Tesla, masih meminta Panasonic untuk menyuplai baterai pada beberapa kendaraannya.

Baterai yang paling banyak perusahaan pakai saat ini adalah jenis lithium-ion. (Lihat video berikut untuk mengetahui cara kerjanya.) Tetapi para ilmuan tentu tidak mau berhenti sampai di sana dan salah satu hasil pengembangan dari kerja kerja tersebut adalah terciptanya baterai natrium ion atau Na-ion battery.

Spin-off dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS/French National Centre for Scientific Research) Tiamat Energy melakukan putaran kedua pendanaan dengan investor. Tujuan pendaan lanjutan ini sepertinya untuk mempercepat industrialisasi sel baterai natrium-ion-nya. Teknologi perusahaan telah mendapatkan paten secara internasional. Selain itu, teknologi tersebut tidak memerlukan impor litium dan kobalt tetapi menggunakan sumber daya yang umum di Eropa.

Solusi Na-ion perusahaan tersebut juga baru saja terpilih sebagai teknologi utama oleh Steering Committee for Automotive Research and Mobility (CORAM) sebagai bagian dari rencana dukungan pemerintah untuk sektor otomotif.

Proyek pengembangan prototipe juga telah meluncur bersama dengan perusahaan Plastic Omnium. Prototipe tersebut mengintegrasikan teknologi Tiamat ke dalam paket baterai 48V yang mereka tujukan untuk arsitektur hybrid ringan berkekuatan tinggi.

Tujuan jangka panjang Tiamat adalah mengembangkan sistem tegangan rendah untuk kendaraan hybrid. Selain itu, Tiamat juga akan membantu memastikan kedaulatan teknologi Prancis di salah satu segmen utama elektromobilitas mulai tahun 2025.

Pada tahun 2023, perusahaan akan mulai memasarkan teknologi natrium-ion, sambil meningkatkan produksi hingga mencapai 6GWh per tahun pada tahun 2030. Selama beberapa tahun mendatang, strategi perusahaan akan berfokus pada pasar elektrifikasi untuk mobilitas dan penyimpanan alat tulis.

Related Post

Hyzon Kembangkan Fuel Cell dan Tunjuk Shinichi Hirano
Terbit : 11 May 2021

Hyzon Kembangkan Fuel Cell dan Tunjuk Shinichi Hirano

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada...
Saietta dan Padmini VNA Menjual Motor Listrik ke India
Terbit : 9 May 2021

Saietta dan Padmini VNA Menjual Motor Listrik ke India

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada...