Menu
Life is about sharing

E-Transit Van dari Ford Akan Tumbuh Pemintaannya

E-Transit Van dari Ford

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan dalam kondisi sehat dan tidak ada halangan yang begitu berarti pada bengkel masing-masing. Berita kali ini adalah tentang E-Transit Van dari Ford Akan Tumbuh Pemintaannya. Berikut berita selengkapnya.

E-Transit Van dari Ford Akan Tumbuh Pemintaannya

E-Transit Van dari Ford

Menjelang terungkapnya mobil van elektrik E-Transit, Ford merilis hasil survei. Survei tersebut menunjukkan banyak konsumen yang menginginkan jasa pengiriman menggunakan kendaraan listrik.

Survei tersebut Ford lakukanbersama dengan Google pada beberapa negara yakni Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Jerman. Dari orang Amerika yang mereka survei, 54% mengatakan mereka akan memilih layanan pengiriman bertenaga listrik daripada yang bertenaga gas. Tetapi mereka memiliki syarat yakni jika harga dan waktu kedatangannya sama.

Sementara itu, yang lebih mengejutkan, mungkin, 43% orang Amerika yang telah mereka survei juga mengatakan bahwa mereka akan menunggu lebih lama untuk pengiriman melalui van tanpa emisi.

Hasilnya menunjukkan bahwa konsumen semakin sadar akan jejak karbon layanan pengiriman. Lebih dari 60% orang Amerika yang mereka survei mengatakan kebanyakan masyarakat peduli dengan dampak lingkungan dari kendaraan yang digunakan dalam layanan pengiriman. Bahkan nilai survei ini naik 12% dari awal tahun ini, ketika Ford melakukan survei serupa.

Van pengantar listrik menjadi lebih relevan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini karena pandemi virus corona dan peningkatan belanja online. Penjualan dan pengiriman e-niaga meningkat 32% pada kuartal kedua tahun 2020, dan 44% dari periode yang sama pada 2019.

Ford berharap untuk memanfaatkan kondisi pasar ini dengan van E-Transit. Ford menjadwalkan akan mereka luncurkan secara online bulan November ini.

Rivian (yang menganggap Ford sebagai investor) mendaptkan kontrak untuk membangun 100.000 van listrik untuk Amazon hingga 2030. Sementara UPS telah memesan 10.000 van dari startup Arrival.

Layanan Pos A.S. mulai menguji truk pengiriman listrik 1,5 ton yang agak lebih besar di California tahun lalu. Layanan Pos juga ingin mengganti armada truk surat Grumman Long-Life Vehicle (LLV) yang sudah tua.

Saingan Ford General Motors juga terlaporkan mengembangkan van listrik dengan mempertimbangkan penggunaan armada. Armada tersebut akan tiba paling cepat 2021.

Sementara Ford, Rivian, dan Arrival mengubah kekuatan mobil pengiriman, mereka tidak benar-benar mengubah ukurannya. Van listrik yang lebih kecil, lebih sederhana, masih belum ada pada saat ini. Nissan e-NV200 masih belum dijual di AS, dan Ford belum membahas rencana untuk versi listrik dari Transit Connect yang lebih kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *