Co-CEO Seres dari Mantan Eksekutif Senior GM

Teknisimobil.com – GM dikenal dengan kemampuan orang-orang hebat yang ada di dalamnya. Ini membuat GM sangat adaptif dengan berbagai perubahan ekonomi dan tuntutan teknologi yang dibutuhkan bahkan tidak takut bersaing dengan pendatang baru Tesla. Tetapi, bukan perusahaan jika tidak ada yang kurang puas dan akhirnya ada yang ke luar dari perusahaan. Salah satu orang tersebut adalah James Taylor. Setelah meninggalkan GM, ia menjadi Co-CEO Seres dari Cina.

Mantan Eksekutif Senior General Motors James Taylor baru saja menjabat sebagai co-CEO Seres. Seres adalah startup kendaraan listrik yang berasal dari China.

Sebelumnya dikenal sebagai SF Motors, Seres adalah unit EV dari Kelompok Industri Sokon Chongqing Cina (Sokon).

Pada awal 2016 ketika Seres mendirikan kantor di Amerika Serikat, mereka memutuskan untuk mengembangkan teknologi inti EV. Teknologi yang didasarkan di dataran tinggi teknologi Silikon Valley. Setelah tiga tahun budidaya, Seres membentuk tata ruang pengembangan global di empat negara dengan Silicon Valley sebagai intinya. Dan secara mandiri menyelesaikan R&D teknologi inti penggerak listrik seperti motor, kontrol listrik, dan baterai.

Menurut Taylor, tim Silicon Valley masih memimpin program penelitian dan pengembangan perusahaan. Saat ini perusahaan sedang mengerjakan teknologi baterai generasi mendatang dan model mobil baru, meskipun ada 17 posisi yang tereliminasi.

47 pekerjaan terpotong di AS secara total, karena rencana bisnis baru perusahaan dan kondisi pasar yang berkembang.

Ketika menjabat sebagai Eksekutif Senior General Motors, Taylor memimpin peningkatan desain dan teknologi inovatif dari model baru Cadillac. Keberhasilan ini berkontribusi pada kebangkitan merek tersebut.

Taylor sekarang akan bertemu dengan pembuat mobil AS lainnya untuk mencari kerja sama di bidang elektrifikasi. Untuk saat ini, perusahaan hanya akan meluncurkan kendaraan baru, SF5, di Cina. Alsanya tak lain adalah karena kondisi pasar yang bergejolak di AS.

“Seres telah memutuskan untuk menunda peluncuran versi produksi crossover SF5 di AS karena ketidakpastian pasar mobil AS tetap ada, dan perusahaan akan fokus pada peluncuran produk di China,” katanya.

(1) Comment

  1. Pingback: R1S Rivian SUV Tampak Seperti Land Rover Listrik-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *