Menu
Life is about sharing

Mobil Listrik Tidak Cukup untuk Redam Global Warming

  • Share
Mobil Listrik Tidak Cukup untuk Redam Global Warming

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Mobil Listrik Tidak Cukup untuk Redam Global Warming. Berikut bahasan selengkapnya.

Sebuah studi UC Berkeley menunjukkan bahwa misalnya di LA tidak akan bebas dari polusi hanya dengan semua orang mengendarai mobil listrik.

Mobil Listrik Tidak Cukup untuk Redam Global Warming

Jika ada orang yang mengatakan bahwa realitas lebih aneh daripada fiksi, kita harus setuju. Ini banyak sekali contohnya seperti yang kita akan lihat dalam kasus globar warming. Jika seorang penulis menulis bahwa pohon dapat mengeluarkan lebih polutan daripada mobil ICE, pencinta lingkungan akan meminta penyaliban bagi mereka. Tetapi tunggu dulu, ungkapan tersebut setidaknya adalah kesimpulan hasil penelitian UC Berkeley setelah meninjau tingkat polusi aerosol di LA Amerika Serikat.

Para peneliti tersebut menyimpulkan melalui proses mengukur polusi udara selama 20 tahun. Adalah bahwa polusi aerosol kendaraan turun drastis di kota, kemungkinan karena adopsi besar-besaran electric vehicle (termasuk mobil listrik) dan kendaraan hybrid. Pada tahun 2012, konsentrasi PM2.5 (partikel di bawah 2,5 mikrometer) turun hingga setengahnya saat mereka bandingkan dengan pada tahun 1999. Artinya, kendaraan yang lebih bersih berperan dalam mengurangi polusi.

Mereka juga menemukan tidak ada pelanggaran PM2,5 dari tahun 2016 hingga 2018 ketika suhu berada di bawah 68ºF (20ºC). Di atas itu, level PM2.5 naik. Ketika termometer menunjukkan lebih dari 100ºF (37,8ºC), 70 persen hingga 80 persen hari melebihi ambang NAAQS (National Ambient Air Quality Standard).

Mobil Listrik Tidak Cukup untuk Redam Global Warming

Dari hasil yang mereka peroleh, variasi temperatur tersebut berasal dari pohon palem dan pohon oal Meksiko. Kedua pohon ini melepaskan banyak bahan kima organik saat panas. Kesimpulannya adalah bahwa rata-rata 25 persen aerosol di cekungan Los Angeles berasal dari sekitar 18 juta atau lebih pohon di daerah itu.

Oleh karena itu, jika setiap mobil di Los Angeles adalah mobil listrik, polusi akan tetap menjadi masalah di sana. Tetapi keberadaan mobil listrik bukan berarti tidak memberi kontribusi apa pun. Hanya saja, kita tidak dapat mengubah apapun terkait global warming hanya dengan mengendari mobil listrik atau hybrid saja.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *