Wajib Menggunakan Oli Kode SAE, Mengapa?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkel masing-masing. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Wajib Menggunakan Oli Kode SAE. Berikut bahasan selengkapnya.

Wajib Menggunakan Oli Kode SAE

Wajib Menggunakan Oli Kode SAE

Mesin pembakaran internal mulai sedikit demi sedikit tergeser oleh mobil-mobil dengan teknologi hybrid dan mobil listrik. Tetapi, sepertinya untuk negara-negara maju butuh puluhan tahun bahkan ratusan tahun untuk dapat bergeser ke arah mobil teknologi bebas polusi tersebut. Sehingga, penting rasanya memperhatikan sistem pelumasan sebagai salah satu sistem terpenting pada mobil ICE.

Dari semua bagian sistem pelumasan ada yang menurut saya penting untuk kita perhatikan yakni oli mesin. Oli mesin memiliki jenis tingkat kekentalan atau viskositas oli. Dalam hal ini tingkat kekentalan oli ditetapkan dengan nilai yang dikeluarkan oleh SAE atau Society of Automotive Engineer. Sehingga, kita akan melihat pada kemasan oli tulisan atau huruf SAE.

Nilai kekentalan dengan kode SAE mengikuti kebutuhan pabrikan otomotif. Dengan nilai dengan kode tersebut, mesin dapat bekerja optimal tanpa harus mengalami overheat engine setelahnya.

Tetapi oli mesin banyak sekali kodenya bukan hanya dengan kode SAE saja. Pertanyaannya apakah wajib kita menggunakan oli dengan kode SAE tersebut? Jawabannya adalah ya.

Oli dengan kode SAE dengan nilai tertentu sudah melewati pengujian yang akurat. Pengujian tersebut telah sesuai dengan mesin yang pabrikan otomotif keluarkan. Dengan mengikuti kode yang telah pabrikan tetapkan, maka mesin dapat bekerja optimal dan terlebih capaian dari efesiensi bahan bakar akan terpenuhi.

Selain itu, mesin juga akan mudah panas. Ini karena oli tidak dapat memiliki tekanan yang cukup untuk menjangkau bagian-bagian sempit. Oli mesin juga tidak mampu menjadi pelapis yang baik sehingga gesekan antar komponen terjadi secara langsung.

Meskipun kita sudah menggunakan oli dengan kode SAE tetapi kita harus juga melihat tingkat viskositas oli tersebut. Tingkat kekentalan oli yang kita paksakan pada mesin tertentu akan sangat berbahaya bagi mesin mobil.

0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *