TORSI BAUT MESIN INNOVA 1TR-FE VVTI

Artikel kali ini menjelaskan terkait torsi baut mesin Mobil Innova dengan tipe mesin 1TR-FE VVTI. Tipe mesin 1TR-FE merupakan tipe mesin yang sebenarnya sudah lebih dari 1 dekade digunakan oleh Toyota pada beberapa tipe mobilnya. Setidaknya, mesin ini sudah digunakan pada Kijang Innova keluaran tahun 2004 hingga mobil keluaran terkini yaitu Kijang Innova Reborn. Selain Kijang Innova, mesin 1TR-FE ini juga digunakan pada tipe mobil lainnya seperti Toyota Hilux dan Toyota Hiace tipe bensin.

Torsi baut mesin Innova 2.5L

Mesin 1TR-FE ini adalah mesin bensin unggulan berkapasitas 1998cc 4 silinder segaris, DOHC 16 katup dengan teknlogi VVTi. Bahkan untuk keluaran terkini, mesin 1TR-FE sudah mengusung dual VVTi sehingga mampu menghasilkan mesin yang lebih bertenaga namun tetap efisien bahan bakar serta lebih ramah lingkungan.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN 2KD-FTV TOYOTA 2.5L

TORSI BAUT MESIN INNOVA 1TR-FE VVTI

Berikut penjelasan mengenai torsi baut mesin Innova dengan tipe mesin 1TR-FE VVTI.

Cylinder Head
Bagian Mesin Posisi N.m kgf.cm
Camshaft bearing cap x Cylinder head bolt A 12 122
lainnya 15.5 158
Timing gear case plug x Timing chain cover 16.6 169
Timing chain guide x Cylinder head 10 102
Cylinder head cover x Cylinder head 9 92
Engine mounting bracket front LH RH x Cylinder block 51 520
Camshaft position sensor x Timing chain cover 8.5 87
Water by-pass pipe x Timing chain cover 17.5 179
V-ribbed belt tensioner x Timing chain cover bolt 1 40 408
bolt 2 21 214
bolt 3 43 438
Compressor mounting bracket x Cylinder block bolt A, B 45 459
bolt C 24.5 250
Exhaust manifold x Cylinder head 36 367
Exhaust manifold heat insulator x Exhaust manifold 12 122
Intake manifold x Cylinder head 25 255
Ground wire x Cylinder block 31 316
Ventilation pipe x Cylinder head 18 184
Ignition coil x Cylinder head cover 9 92
Engine mounting bracket x Body 38 388
Rear end plate x Cylinder block 18 184
Crankshaft
Bagian Mesin Posisi N.m kgf.cm
Flywheel x Crankshaft 1st : 26.5 270
2nd : Putar 90° Putar 90°
Cooler compressor x Compressor bracket 25 255
Suction hose x Timing chain cover 5.4 54
Oil dipstick gauge x Cylinder block 8 82
Vane pump x Timing chain cover 25 255
Engine wire x Engine relay block 13 133
Ground wire x Cylinder block 31 316
Ground wire x Body 13 133
Engine wire x Body 13 133
Air cleaner x Body 14 143
Intake air connector x Cylinder head cover 8 82
Intake air connector x Hose clamp 5 51
Engine under cover x Body 28 286
Stud bolt x Cylinder block 5 51
Oil nozzle x Cylinder block 9 92
Cylinder block water drain cock x Cylinder block 24.5 250
Connecting Rod
Bagian Mesin Posisi N.m kgf.cm
Crankshaft bearing cap x Cylinder block (metal duduk) 1st : 39 398
2nd : Putar 90° Putar 90°
Connecting rod cap x Connecting rod (metal jalan) 1st : 24.5 250
2nd : Putar 90° Putar 90°
Head straight screw plug x Cylinder head 44 449
Head straight screw plug x Cylinder head 90 918
Stud bolt x Cylinder head bolt A 3 31
bolt B 7.5 76
bolt C 9.5 97
Oil control valve filter x Cylinder head 30 306
Engine rear oil seal retainer x Cylinder block 13 133
Oil filter bracket x Cylinder block union bolt 68.5 699
nut 25 255
Oil filter union x Cylinder block 43 439
Oil filter bracket x Oil filter 17.2 175
Cylinder Blok
Bagian Mesin Posisi N.m kgf.cm
Cylinder head x Cylinder block 1st: 39 398
2nd: Putar 90° Putar 90°
3rd: Putar 90° Putar 90°
Camshaft timing sprocket x Camshaft 78 795
Oil jet x Cylinder head 21 214
Chain vibration damper x Cylinder block 21 214
Chain tensioner slipper x Cylinder block 21 214
Chain tensioner x Cylinder block 10 102
Timing chain guide x Cylinder block 10 102
Oil pump x Relief valve 49 500
Water pump x Cylinder block 9 92
Timing chain cover x Cylinder block bolt 1,2,3 21 214
bolt A 2,3 46 469
bolt E 4 21 214
Oil Pump
Bagian Mesin Posisi N.m kgf.cm
Stud bolt x Oil pan A 7.5 76
B 3 31
Oil pan x Cylinder block 26 265
Oil stainer x Cylinder block 20 204
No. 2 oil pan x No. 1 oil pan 9 92
Crankshaft pulley x Crankshaft 260 2,651
Cylinder head cover x Cylinder head 9 92
Ventilation valve x Cylinder head cover 5 51

Baca juga: TORSI BAUT MESIN 14B TOYOTA DYNA RINO 115PS

Sistem VVTI

Sistem variable valve timing intelligent (VVT-i) merupakan sistem yang mengoreksi jalur masuk bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar. Dengan mengatur terbukanya katup intake, sistem VVT-i memanfaatkan overlap atau waktu terbukanya katup intake dan exhaust secara bersamaan.
Saat putaran mesin masih rendah atau konstan maka overlap yang terjadi yaitu timing terbukanya katup intake akan mundur sehingga katup intake baru terbuka.

Setelah katup exhaust tertutup penuh sehingga bahan bakar tidak ada yang terbuang ke katup exhaust. Sedangkan saat mesin sedang membutuhkan tenaga besar maka timing bukaan katup intake akan maju menyebabkan katup intake terbuka terlebih dahulu sebelum katup exhaust. Terjadinya overlap dalam katup intake adalah bertujuan untuk mempercepat masuknya campuran bahan bakar dan udara.

Saat mesin sedang membutuhkan tenaga sehingga dapat mengoptimalkan kerja mesin pada setiap kecepatan yang membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Cara kerja dari overlap VVT-i ini adalah berdasarkan tekanan hidrolik oli dalam mesin.

Cara kerja sistem VVT-i dengan menghitung waktu buka tutup katup (valve timing) yang optimal, electronic control unit (ECU) menyesuaikan
dengan kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle (accelerator) dan temperatur coolent mesin. Agar target valve timing selalu tercapai, sensor posisi camshaft dan crankshaft memberikan sinyal. Sebagai respon sistem VVTi akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara.

Sehingga jumlah bahan bakar masuk juga disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan kerja mesin, Agar menghasilkan torsi optimal, setiap putaran dan kecepatan mesin serta mengatur bahan bakar yang sesuai kebutuhan mesin.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN W04D HINO DUTRO

Sistem Dual VVT-i

Penerapan sistem VVT-i pada kendaraan menyebabkan waktu bukaan katup (valve timing) bisa disesuaikan kebutuhan mesin. Sistem VVT-i awalnya diaplikasikan pada katup masuk (intake) saja. Seiring perkembangan, katup buang (exhaust) pun juga ikut dikontrol sehingga lahirlah sistem dual VVT-I (Anonim, 2015). Katup intake dan exhaust yang diatur membuat pengontrolan udara masuk, maupun gas buang pada segala kondisi kerja mesin jauh lebih baik.

Valvematic

Valvematic merupakan pengembangan dari teknologi VVT-i, berupa sistem continues valve lift control yang bekerja sama dengan sistem valve
timing control milik VVT-I. Continues valve lift control merupakan komponen pada valvematic yang terus mengatur lebar jarak terbukanya katup
sesuai kondisi mesin. Dapat menyebabkan lebar jarak terbukanya katup dapat berubah-ubah sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien yang pada umumnya sistem pemgatur timing katup intake, lebar jarak terbukanya katup tidak bisa diubah.

Sistem ini merupakan kerja sama perpaduan antara VVT-i yang  berupa waktu buka tutup katup intake yang dapat divariasikan dan lebar jarak
terbukanya katup yang dapat divariasikan oleh continous valve lift control sehingga pengaturan pembukaan katup masuk dan buang akan lebih presisi. Pembukaan atau lebar jarak buka katup maksimum valvematic ini lebih besar dibandingkan katup biasa.

Dengan cara kerja tersebut pengaturan suplai bahan bakar sesuai kebutuhan mesin oleh valvematic akan lebih presisi karena lebar jarak terbukanya katup intake juga dapat divariaskan. Sebagai contoh saat pedal gas diinjak secara mendadak pun, penyesuaian antara suplai bahan bakar dan lebar jarak terbukanya katup tetap optimal.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN MITSUBISHI XPANDER 4A91

Cara Kerja sistem VVTI

Cara Kerja sistem VVT-i dimulai dari sensor-sensor yang terdiri dari camshaft position sensor, crankshaft position sensor, water temperature
sensor, throttle position sensor dan air flow meter mengirimkan data koreksi kondisi mesin ke engine ECU. Engine ECU memberikan sinyal atau perintah ke camshaft timing oil control valve.

Camshaft timing oil control valve akan mengalirkan oli bertekanan ke VVT-i controller yang akan mendorong vane bergerak maju (advanced) atau
mundur (retard) sesuai perintah ECU. Vane yang bergerak akan menyebabkan timing (waktu terbuka) katup intake berubah, sehingga
menyebabkan timing katup intake maju atau mundur.

Timing yang maju menyebabkan katup intake terbuka lebih awal daripada katup exhaust saat overlap atau terbukanya katup intake dan exhaust
bersamaan, sedangkan timing yang mundur menyebabkan katup intake akan terbuka setelah katup exhaust tertutup saat overlap. Hal ini disebabkan vane terhubung langsung dengan intake camshaft. Maka apabila vane bergerak maka intake camshaft akan ikut bergerak menyebabkan timing berubah.

Mesin Innova 1TR-FE VVTI

Yang pertama kita akan mengulas mengenai mesin innova bensin, pada versi yang satu ini kijang innova hadir dengan mesin 1TR-FE 4 Cylinders in-line, 16 valve DOHC with Dual VVT-i. Mesin tersebut hadir dengan silinder sebesar 1,998 cc. Mesin innova tersebut dapat menghasilkan maksimum power sebesar 139 / 5,600 ps/rpm, dan menghasilkan torsi maksimal sebesa   /4,000 kgm/rpm. Selain itu, pada sistem bahan bakar yang digunakan sudah menggunakan Fuel Injection.

Mesin Innova Diesel

Berbeda dengan versi bensin, pada kijang innova diesel ini mesin yang digunakan bertipe 2 GD FTV 4 Cylinder in-line, 16 valve DOHC with VNT Intercooler dengan 2,393 cc. Mesin diesel ini dapat menghasilkan maksimum power sebesar 149 / 3,400 ps/rpm. Yang membedakan, pada versi diesel torsi maksimum yang dihasilkan memiliki perbedaan berdasarkan tipe yang dipilih.

Pada innova diesel tipe transmisi automatic menghasilkan torsi maksimal sebesar 36.7 / 1,200 – 2,600 kgm/rpm. Sedangkan pada tipe manual torsi maksimal yang dihasilkan adalah sebesar 34.9 / 1,200 – 2,800 kgm/rpm. Selain itu juga terdapat perbedaan dari sisi sistem bahan bakar, jika pada innova bensin menggunakan fuel injection. Pada tipe diesel ini sistem yang digunakan berupa Injection With Common Rail.

Kerusakan yang Umum terjadi Pada Innova

Mesin Mobil Cepat Panas

Wajar jika kendaraan yang sudah berumur, mesin mobil cepat panas . Tapi kondisi itu jangan dibiarkan karena dampaknya bisa berakibat ke mesin. Suhu panas akan menyebabkan mesin ngelitik dan AC kurang dingin. Radiator bermasalah bisa jadi penyebab. Biasanya karena pengisian cairannya yang tidak tepat, misalnya diisi air biasa, air AC, atau malah coolant palsu. Radiator bisa mampet sehingga cairan tidak bisa lewat sempurna. Tentu saja penyelesaiannya radiator harus dibersihkan.

Bisa dicek juga masalah viscous fan. Putaran kipas viscous fan yang mengikuti putaran mesin, bisa bermasalah jika terlalu enteng atau malah terlalu berat. Lakukan pengecekan dengan memutarnya pakai tangan saat mesin mati. Biasanya problem ada pada pelumasnya.

Mesin Tidak Bertenaga

Hilangnya tenaga bisa disebabkan karena filter bensin yang kotor. Kualitas bensin yang dipakai sehari-hari jadi penyebab utama. Agar kualitasnya baik dan tidak cepat sobek, biasakan untuk membeli filter bensin yang orisinil. Untuk Filter yang KW rawan sobek, sehingga kotoran bisa menembus dan menyebabkan mesin mati total. Filter sebaiknya diganti dan jangan hanya dibersihkan, kecuali dalam kondisi darurat.

Filter yang kotor berakibat pada kotornya injektor. Akibatnya pembakaran tidak sempurna dan tenaga hilang. Bersihkan injektor dengan cara di-tune up, dikalibrasi ulang, dan dibersihkan manual. Terakhir bisa juga throttle body yang kotor. Akibatnya pembukaan throttle tidak besar dan udara jadi terbatas. Pembakaran jadi tidak sempurna.

Sensor Yang Bermasalah

Sebenarnya Innova atau mobil Toyota pada umumnya tidak punya masalah yang diwaspadai menyangkut sensor-sensor. Hanya saja ada catatan khusus tentang sensor timing belt. Begitu sensor ini menyala di sekitar 150 ribu kilometer dan diikuti pergantian timing belt, maka harus diikuti juga dengan reset sensor timing belt. Pada beberapa kasus, hal ini lupa dilakukan sehingga dianggap bermasalah.

Mass Airflow (MAF) Sensor juga harus rajin dicek. Karena kalau sensor ini rusak atau kerjanya tidak bagus, maka mesin bisa berebet dan mati sendiri. Saat sensor ini rusak, sensor check engine biasanya juga akan menyala. Jika rusak ya harus diganti. Karena itu disarankan untuk rajin membersihkan saat servis rutin agar tetap awet.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN 4M40 MITSUBISHI L200

1 thought on “TORSI BAUT MESIN INNOVA 1TR-FE VVTI

  1. Pingback: UKURAN TORSI BAUT MESIN L300

Komentar ditutup.