TORSI BAUT MESIN 4G63 MITSUBISHI KUDA GRANDIA MPI

Iinformasi pada artikel kali ini menjelaskan tentang tabel torsi baut mesin 4G63 pada mobil Mitsubishi Kuda Grandia MPI yang sudah menggunakan sistem injeksi. Mitsubishi kuda pertama kali diperkenalkan oleh PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada tahun 1999. Generasi pertamanya mengusung mesin 1.6 L bensin dengan sistem karburator dan mesin diesel 2.5 L.

Mitsubishi Kuda Grandia menggunakan mesin bertipe 4G63 2000cc. Salah satu mesin gahar yang juga banyak diaplikasikan pada banyak mobil Mitsubishi bertipe sporty seperti Eterna, Galant VR-4, Lancer EVO, bahkan untuk mobil yang menggunakan sistem GDI (Gasoline Direct Injection) dan turbo.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN MITSUBISHI XPANDER 4A91

TORSI BAUT MESIN 4G63 MITSUBISHI KUDA GRANDIA MPI

Berikut penjelasan torsi baut mesin Mitsubishi Kuda Grandia yang dijelaskan pada tabel dibawah ini.

CYLINDER HEAD
Bagian Mesin Torque (N.m)
Rocker cover bolt (baut rocker cover / tutup silinder kepala) 3.4
Ignition coil bolt (baut koil) 10
Spark plug (busi) 25
Rocker arm shaft (baut rocker shaft assembly) 31
Cylinder head bolt (baut silinder head / silinder kepala) 7.8 –> 0 + 20 + 90° + 90°
TIMING BELT DAN OIL PUMP
Bagian Mesin Torque (N.m)
Camshaft sprocket bolt (baut camshaft) 88
Timing belt cover flange bolt 11
Timing belt auto-tensioner bolt 23
Power steering bracket 49
Timing belt tensioner arm 22
Timing belt tensioner puller 48
Idler pulley 35
Dumper pulley bolt (4pcs) 25
Tensioner “B” (baut tensioner kecil) 18
Engine support bracket 49
Oil pump sprocket 54
Counterbalance shaft sprocket 45
Front case 23
Oil level guide pipe bolt 14
Oil pan 6.9
Oil pump cover bolt 16
Drain plug (baut pembuangan oli) 39
FUEL INJECTOR
Bagian Mesin Torque (N.m)
Injectors and delivery pipe 12
Fuel pressure regulator (Multipoint fuel injection) 9
Throttle body (Multipoint fuel injection) 18
EXHAUST MANIFOLD
Bagian Mesin Torque (N.m)
Exhaust manifold engine hanger 29
Exhaust manifold nut 49
Exhaust manifold cover 13
Water outlet fitting 13
INTAKE MANIFOLD AND WATERPUMP
Bagian Mesin Torque (N.m)
Bracket Intake manifold stay 31
Intake manifold bolt 19
Waterpump bolt 14
Engine hanger 11
Engine coolant temperature sensor 29
Water inlet fitting bolt 13
Water inlet pipe bolt 13
Thermostat housing 24
CRANKSHAFT DAN SILINDER BLOK
Bagian Mesin Torque (N.m)
Flywheel bolt 132
Crankshaft dumper pulley bolt 118
Main bearing cap bolt 25 + 90°
Rear engine oil seal case 11
Rear plate bolt (upper) 11
Rear plate bolt (lower) 9
Oil pressure switch 19
Oil screen 18
Connecting rod bearing nut 20 + 90°

Baca juga: TORSI BAUT MESIN TRITON 4D56 DOHC COMMON RAIL

Sejarah Mitsubishi Kuda Grandia MPI

Mitsubishi Kuda merupakan minibus yang hadir di Indonesia pada akhir 1999 untuk bersaing melawan Toyota Kijang dan Isuzu Phanter yang populer sebagai angkutan keluarga Indonesia. Di China daratan dan Taiwan mobil ini dikenal dengan nama Mitsubishi Freeca sementara di Filipina mobil ini dikenal dengan nama Mitsubishi Adventure.

Mobil ini memiliki 3 pilihan mesin yaitu bensin dan diesel. Untuk mesin bensinnya tersedia mesin 4G18 SOHC 1600cc dengan karburator dan 4G63 SOHC 2000cc yang sudah injeksi (multi point injection). Untuk mesin dieselnya digunakan mesin 4D56 SOHC 2500cc yang sama persis dengan yang dipakai Mitsubishi Colt L300.

Padahal dulu waktu awal peluncurannya, rencana hanya versi bensin 1600cc saja yang keluar di Indonesia sementara di Singapura bensin 2000cc dan Filipina diesel 2500cc. Mungkin karena permintaan, versi diesel muncul tidak lama setelah versi bensin 1600cc keluar di Indonesia. Untuk transmisinya digunakan manual 5 percepatan untuk semua varian mesin. Transmisi otomatisnya hanya tersedia pada pilihan mesin bensin 2000cc.

Generasi Mitsubishi Kuda

Di Indonesia, mobil ini terbagi menjadi 3 generasi. Secara keseluruhan dari tampilan fisik eksteriornya tidak berubah secara radikal sejak generasi pertama sampai ke tiga. Generasi pertamanya memiliki desain yang sangat kental aura Mitsubishi Pajeronya terutama pada bagian fascia depan. Untuk bagian belakangnya lampu belakangnya seudah mencirikan SUV hanya saja pintu belakangnya masih seperti Panther Kotak atau Kijang Super dimana bukaan pintunya tidak penuh.

Generasi ke dua muncul pada Maret 2002 dengan perbedaan pada fascia depan yang kini menggunakan lampu model diamond cut dan grill belah tengah. Bagian belakangnya berubah drastis dengan hadirnya pintu belakang model hatchback (bukaan keatas) yang kini ukurannya sudah penuh. Selain itu, pada generasi ini hadir pilihan mesin 2000cc injeksi (MPI). Pada akhir 2004 muncul Kuda generasi ketiga dengan penampilan yang berubah total.

Lampu utama kini berubah menjadi sedikit oval dengan reflektor kristal dan gril belah tengah yang mirip Lancer. pada bagian belakangnya masih sama dengan Kuda generasi sebelumnya hanya saja lampu rem kini menempel di pilar belakang serta terdapat ban cadangan yang menempel dipintu. Model ini bertahan sampai sekitar tahun 2005 karena minimnya penjualan, sehingga Kuda generasi ketiga ini populasinya jarang.

Fitur

Fitur mobil ini tergantung pada tipe yang tersedia. Ada varian Mitsubishi Kuda yaitu GLX, GLS dan Super Exceed. Mulai generasi kedua, varian Mitsubishi Kuda ini diganti namanya menjadi Deluxe, Diamond dan Grandia. Varian GLX dan Deluxe menjadi varian yang paling murah dan paling sederhana dengan setir 2 palang, velg kaleng 14 inch, ac single, kaca spion manual, tanpa power window, girll depan warna solid, tidak ada aksesori bodi seperi overfender dsb, sampai bangku baris ketiga yang berhadapan seperti angkot.

Pilihan mesin yang tersedia hanya bensin 1600cc dan diesel. Untuk varian GLS dan Diamond merupakan varian menengahnya. Fiturnya antara lain setir 4palang, ac single, electric miror, power window serta power steering, velg alumunium 14inch, aksesori bodi seperti over fender, sampai radio tape dari Panasonic. Terakhir, versi Super Exceed atau Grandia adalah versi paling mahal sekaligus yang paling lengkap dari semua line up Mitsubishi Kuda di Indonesia.

Fiturnya antara lain setir 4 palang, velg alumunium 15inch, AC double blower, electric mirror dan kaca spion yang lebih sporty, power window dan power steering, aksesri body seperti overfender, pilihan warna two tone, dan khusus untuk generasi ke tiga terdapat tyre hanger untuk meletakkan ban cadangan di pintu belakang.

Selain ke tiga varian standar, ada juga varian spesial Mitsubishi Kuda yang dijual dengan jumlah yang sangat terbatas. Misalnya saja pada generasi ke dua terdapat varian Mitsubishi Kuda R Limited. Varian ini hanya hadir dalam 1 pilihan warna yaitu merah dengan striping ala Mitsubishi Lancer Evolution VI Tommi Mäkinen Edition atau yang biasa disebut Lancer TME atau Evolution 6,5.

Ekterior

Pada eksteriornya terdapat fog lamp, grill depan hitam, lis lampu belakang hitam, spoiler belakang, emblem Ralliart, sampai velg racing 15 inch berwarna putih dengan desain khusus yang berbeda dengan Mitsubishi Kuda standar. Untuk interiornya terdapat jok kulit hitam dengan emblem Ralliart, panel yang dilapisi carbon fiber, serta AC double blower.

Sayangnya mesin yang dipakai hanyalah bensin 1600cc dengan karburator dengan seluruh sistem mekanikanya sama dengan Mitsushi Kuda biasa. Ini sangat berbeda dengan Lancer Evolution TME yang memiliki setinggan khusus pada kaki kakinya serta internal turbonya. Bodi Mitsubishi Kuda ini tergolong tebal sehingga terasa nyaman dan stabil di jalan tol terutama untuk versi sasis panjang. Walaupun bodinya tebal dan berat, namun untuk urusan tenaga mobil ini tidak bisa diremehkan untuk kelas minibus.

Pada versi mesin dieselnya torsinya galak ala Mitsubishi L300 yang terkenal sebagai angkutan barang super handal sementara yang versi bensin terutama 2000cc MPI terkenal kencang karena mesinnya sama dengan Mitsubishi Eterna. Tipe 1600cc lebih haus lagi karena power to weight rationya apalagi kalau setinggan karburatornya kurang tepat. Untuk perawatannya, versi diesel sangat mudah sparepart mesinnnya karena sama dengan L300 solar. Sayangnya untuk part bodi agak susah dan harganya lumayan. Kaki-kakinya tahan banting dan awet dan sebagai bonus lebih rigid.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN TRITON 4N15 MIVEC DOHC COMMON RAIL

Spesifikasi Mitsubishi Kuda
Jenis Minibus
Tipe Kuda
Mesin 4G18 SOHC 1600cc
4G63 SOHC 2000cc
4D56 SOHC 2500cc
Bore X Stroke 74.0 X 78.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Multi Point Injection
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed (2000cc)
Wheelbase 2.420 mm (SWB)
2.620 mm (LWB)
Panjang 4.210 – 4.455 mm (SWB)
4.410 – 4.655 mm (LWB)
Lebar 1.650 – 1.690 mm
Tinggi 1.800 – 1.830 mm

Baca juga: TORSI BAUT MESIN 4M40 MITSUBISHI L200

Kelebihan Mitsubishi Kuda

  • Harga terjangkau.
  • Tenaga mesin bensin 2.000 cc cukup besar.
  • Torsi di atas rata-rata.
  • Mesin diesel cukup senyap, jauh dari kata berisik.
  • Ketangguhan mesin.
  • Pandangan pengemudi cukup luas.
  • Mesin bandel dan responsif.
  • Perawatan mudah.
  • Sparepart murah karena untuk varian 1.6 dapat menggunakan suku cadang dari T120SS sedangkan varian diesel dari L300.

Kekurangan Mitsubishi Kuda

  • Minim fitur keselamatan.
  • Fitur kabin banyak dipangkas pada model bawah.
  • Kabin sangat sempit.
  • Kualitas interior biasa saja.
  • Mesin diesel belum dibekali turbo.
  • Harga jual kembali cukup rendah.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN 4M40 MITSUBISHI STRADA TRITON

Kesimpulan

Demikian informasi mengenai torsi baut mesin Mitsubishi Kuda Grandia MPI semoga dapat bermanfaat. Pilih mobil sesuai kebutuhan Anda. Pastikan Anda selalu melakukan service berkala. Selalu ganti oli tepat waktu agar performa mobil selalu prima.

Baca juga: TORSI BAUT MESIN 7K-E KIJANG KAPSUL EFI 1800cc

4G63T, Evolusi Mesin Andalan Mitsubishi

Sejarah Mesin 4G63T

Mesin 4G63T termasuk keluarga mesin “Sirius” dari Mitsubishi yang diperkenalkan tahun 1980-an. Lini Mesin Sirius antara lain adalah 4G61, 4G62, 4G63, 4G63T, 4G64. Arti Huruf “T” pada mesin 4G63T adalah Turbo. Ya, mesin ini ditambah dengan turbo sehingga menjadi tambah kencang. Mesin 4G63T memiliki 4 silinder berkapasitas 2.000cc dengan Turbo.

Meski identik dengan Mitsubishi Lancer Evolution, faktanya mesin ini sudah duluan terkenal digunakan pada Mitsubishi Galant VR-4 hanya saja tidak se-ikonik Lancer Evolution. Selain Galant VR-4, mesin 4G63T juga pernah digunakan pada Mitsubishi Eclipse sebelum menjadi jantung andalan Lancer Evolution. Mesin 4G63T menjadi ikonik dengan Lancer Evolution karena menjadi jantung pacu mulai dari Lancer Evolution I-IX.

Mesin 4G63T terus digunakan pada Lancer Evolution dari Evo I-IX karena mesinnya sudah sangat bagus dan kuat. Selain itu mesin ini juga sangat cocok dengan Lancer Evolution.

Performa

Pada Lancer Evolution I mesin 4G63T mampu menghasilkan 247 HP. Mesin tersebut terbukti kuat dan sangat cocok dengan Lancer Evolution. Sebagai bukti mesin yang tertanam di Lancer Evolution ini mampu menjadi juara World Rally Championship (WRC) sebanyak 4 kali berturut-turut (1996-1999). Saking tangguh dan bagusnya mesin ini dari tahun 1992-2007 Mesin 4G63T basenya tetap sama hanya dibutuhkan beberapa penyesuaian saja.

Teknologi MIVEC andalan Mitsubishi pun baru digunakan pada mesin 4G63T Lancer Evolution IX. Tenaga mesin ini dari pabrikan adalah sebesar 240-280 HP tergantung generasinya. Namun, bila dimodifikasi mesin ini sanggup memiliki tenaga lebih dari 1.000 HP. Meski mesin ini kencang dan tangguh, namun tak menutup kemungkinan bahwa mesin ini juga memiliki kekurangan.

Salah satunya adalah bobotnya yang lebih berat dibandingkan mesin 4 silinder alumunium biasa. Selain itu valvetrainnya bisa rusak jika menggunakan ground camshaft yang tidak tepat.

Baca juga: Torsi Baut Mesin 3NR-VE Toyota Calya 2016