Sistem Pencegah Gigi Transmisi Loncat Bagaimana?

Teknisimobil.com – Halo semua sahabat teknisi mobil, apa kabarnya aktivitas hari ini. Semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan baik dan tentu sehat selalu dalam mengerjakannya. Kali ini saya akan mencoba secara sederhana menjelaskan sistem pencegah gigi transmisi loncat pada transmisi manual. Ini mungkin sudah banyak yang tahu, tetapi bagi yang belum tahu ini akan bermanfaat sekali. Selain terdapat mekanisme gear ratio dan mekaniksme untuk kecepatan tertinggi pada kendaraan transmisi juga perlu menjaga agar saat masuk ke gigi transmisi tidak menjadi ganda atau lepas sendiri dari roda gigi yang diinginkan.

Sistem Pencegah Gigi Transmisi Loncat

Dalam mencegah roda gigi transmisi dapat berpindah sendiri atau tergabung satu gigi dengan gigi lain, maka digunakan sistem yang mampu menanganinya. Berikut adalah sistem berkesinambungan tersebut. Sistem ini juga berlaku untuk jenis transmisi syncronmesh.

Untuk Bagian Poros Pemindah Gigi

Pada transmisi manual yakni pada poros pemindai terdapat tiga alur. Pada ketiga alur tersebut terdapat tiga buah shift detent ball. Ketiga bola ini akan mengunci alur apabila roda gigi transmisi pada posisi netral atau masuk gigi. Hal ini dikarenakan ketiga bola akan ditekan oleh pegas dan masuk ke alur apabila posisi transmisi pada posisi netral atau masuk roda gigi tertentu.

Mekanisme pada Shift Sleeve

Pada shift sleeve terdapat alur yang memiliki bentuk runcing. Alur ini akan terhubung dengan dog teeth pada gigi percepatan. Hal tersebut akan membuat agar tidak terjadi gigi loncat saat terjadi perkaitan dengan constant mesh gear. 

Double Meshing Prevention

Pada transmisi  terdapat suatu sistem yang mencegah agar gigi tidak terjadi terhubung ganda saat masuk gigi/pindah gigi atau lepas menjadi netral. Dalam menghindari masalah tersebut digunakan interlock ball and pin. Interlock ball and pin ini terdiri dari satu buah interlock dan empat buah interlock ball. Cara kerjanya sederhana yakni pada saat masuk gigi maka salah satu dari shifter rod akan bergerak. Oleh karena itu, gerakan ini menyebabkan interlock ball and pin akan mengunci shifter lainnya sehingga shifter yang lain tidak ikut pindah.