• TM Garage Jalan Cangkringan, Selorejo, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY
Sistem Bahan Bakar Mesin EFI

Sistem Bahan Bakar Mesin EFI

February 4, 2021 | Dasar Otomotif / Kelistrikan |

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Sistem Bahan Bakar Mesin EFI. Berikut bahasan selengkapnya.

Sistem Bahan Bakar Mesin EFI

Sistem Bahan Bakar Mesin EFI

1. Activated charcoal canister 2. Hot-film air-mass meter 3. Throttle device (ETC) 4. Canister-purge valve 5. Intake-manifold pressure sensor 6. Swirl control valve 7. High-pressure pump 8. Rail with highpressure fuel injector 9. Camshaft adjuster 10. Ignition coil with spark plug 11. Camshaft phase sensor 12. Lambda oxygen sensor (LSU) 13. Motronic ECU 14. EGR valve 15. Speed sensor 16. Knock sensor 17. Engine-temperature sensor 18. Primary catalytic converter 19. Lambda oxygen sensor 20. Primary catalytic converter 21. CAN interface 22. Diagnosis lamp 23. Diagnosis interface 24. Interface with immobilizer control unit 25. Accelerator-pedal module 26. Fuel tank 27. Fuel delivery module with electric fuelsupply pump.

Unit kontrol atau ECU (gambar di atas, butir 13) menghitung volume bahan bakar yang diperlukan dari massa udara masuk dan status pengoperasian mesin saat ini (misalnya tekanan manifol masuk, kecepatan mesin), dan juga waktu di mana injeksi bahan bakar harus dilakukan. tempat. Dalam sistem injeksi bensin dengan injeksi intake manifold, bahan bakar dimasukkan ke saluran masuk di bagian atas katup masuk. Untuk tujuan ini, pompa pemasok bahan bakar listrik (butir 27) menyalurkan bahan bakar (tekanan primer hingga kira-kira 450 kPa) ke injektor bahan bakar. Setiap silinder diberi injektor bahan bakar yang menginjeksikan bahan bakar pada interval intermiten. Campuran udara-bahan bakar di saluran masuk mengalir ke silinder selama langkah induksi. Koreksi dilakukan pada kuantitas bahan bakar yang diinjeksikan, misalnya oleh kontrol Lambda (sensor oksigen Lambda, butir 12) dan pembersihan tabung (sistem kontrol emisi penguapan, 1, 4).

Dengan injeksi bensin langsung, udara segar mengalir ke dalam silinder. Bahan bakar diinjeksikan langsung ke ruang bakar oleh injektor bahan bakar bertekanan tinggi (butir 8) dimana bahan bakar tersebut membentuk campuran udara-bahan bakar dengan udara masuk. Ini membutuhkan tekanan bahan bakar yang lebih tinggi, yang dihasilkan oleh pompa bertekanan tinggi tambahan (butir 7). Tekanan dapat disesuaikan secara bervariasi (hingga 20 MPa) sejalan dengan titik operasi dengan katup kontrol pasokan bahan bakar terintegrasi.

Related Post

Cara Membaca Kerusakan Mesin dengan Scanner
Terbit : 25 October 2021

Cara Membaca Kerusakan Mesin dengan Scanner

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya...
Velg dan Ban Mobil, Penjelasan Lengkap!
Terbit : 7 August 2021

Velg dan Ban Mobil, Penjelasan Lengkap!

Teknisimobil.com – Roda merupakan bagian penting dari sebuah kendaraan apa pun, termasuk mobil. Roda menjadi tumpuan utama ‘berdiri’ nya sebuah kendaraan. Tanpa roda kendaraan tidak...