Prinsip Kerja Karburator Ternyata Pakai Fisika

Teknisimobil.com – Salam teknisi mobil di mana pun kalian berada. Apa kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu dan dapat melaksanakan aktivitasnya seperti biasa. Kali ini saya akan membahas tentang prinsip kerja karburator yang ternyata menggunakan prinsip dasar ilmu fisika yakni prinsip Bernoulli. Yuk langsung saja kita simak.

Prinsip Kerja Karburator

Karburator memang saat ini sudah tidak lagi diproduksi oleh pabrikan mobil untuk mobil-mobil baru mereka. Semua telah menggunakan sistem injeksi bahan bakar dan terlebih lagi menggunakan sistem hybrid atau tenaga listrik penuh. Meski demikian, perusahaan yang menyediakan sparepart (aftermarket) masih banyak yang mengeluarkan karburator dan masih banyak beredar di pasaran.

Meski demikian, pengetahuan tentang karburator yakni prinsip kerjanya saya pikir masih penting untuk kita pahami lebih lanjut. Setidaknya kita mengetahui awal dari perkembangan teknologi yang saat ini berkembang ke arah mobil listrik.

Prinsip kerja sebuah karburator, ternyata sangat sederhana sekali. Bahkan hanya menggunakan prinsip Bernoulli dalam hukum fisika. Sebuah prinsip fisika yang secara sederhana memanfaatkan perbedaan tekanan udara untuk membuat aliran fluida pada pipa tertentu dapat mengalirkan fluida secara lebih cepat.

Maka kita dapat lihat pada sebuah karburator di mana ada tabung atau pipa kaliper, venturi, dan reservoir untuk menampung sementara bahan bakar dari tangki. Udara bebas memiliki tekanan yang jauh berbeda dengan tekanan yang dimiliki di sekitar venturi di dalam karburator. Perbedaan tekanan yang besar ini kemudian mengakibatkan bahan bakar akan mengalir ke intake manifold.

Tekanan di dalam venturi akan semakin besar seiring dengan pembukaan katup throttle karburator. Katup ini akan terbuka selaras dengan tekanan pedal gas yang ada di dalam ruang kemudi. Semakin dalam pedal gas diinjak atau ditekan, semakin besar pembukaan katup dan semakin besar pula jumlah bahan bakar yang disemprotkan. Oleh karena itu, jumlah bahan bakar yang masuk ke dalam ruang bakar terkontrol dengan terkontrolnya pembukaan katup throttle.

Untuk menjaga perubahan tekanan yang berlebih di dalam venturi maka dipasanglah venturi kedua. Venturi kedua ini untuk menjaga kestabilan penyemprotan bahan bakar saat pedal gas dilepas secara mendadak. Sementara itu, pada saat mesin dingin ada katup choke yang bekerja. Katup ini memperbesar perbedaan tekanan udara luar dengan venturi sehingga bahan bakar banyak yang masuk ke dalam ruang bakar dan campuran menjadi kaya. Itu mengapa pada saat pagi hari, katup choke perlu diaktifkan dan mesin akan mudah hidup.

Berikut adalah video selengkapnya.

(3) Comments

  1. Pingback: Colt T120ss Brebet Akibat Hal Sepele, Apa Itu?-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Colt T120ss Brebet Saat Panas, Apa Penyebabnya?-Teknisimobil.com

  3. Pingback: Sering Ganti Bensin Merusak Busi, Benarkah?-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *