Poros Engkol Mesin Mobil itu Apa?

Teknisimobil.com – Komponen penting dari sebuah mesin mobil yang lain adalah poros engkol. Poros engkol juga sering disebut dengan crankshaft. Pada bagian depan poros engkol akan terhubung dengan puli poros engkol dan pada bagian belakangnya akan terhubung dengan fly wheel. Untuk mobil-mobil modern saat ini, putaran yang dilakukan oleh poros engkol dipantau langsung oleh sebuah sensor yakni sensor CKP. Meski demikian, sensor tersebut hanya untuk optimalisasi kerja mesin secara keseluruhan tidak bertanggung jawab terhadap fungsi utama poros engkol. Sementara itu, poros engkol juga memiliki bagian-bagian penting yang mendukungnya untuk dapat bekerja dengan baik. Kali ini kita akan melihat poros engkol mesin mobil untuk menjadi wawasan bagi kita dalam memahami konsep mesin secara keseluruhan.

Poros Engkol Mesin Mobil

Mesin pembakaran internal baik itu yang menggunakan bensin atau pun solar untuk bahan bakarnya memiliki sifat yang sama dari keduanya. Yakni mesin ditujukan untuk dapat merubah energi kimia hasil dari pembakaran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar menjadi energi mekanik melalui serangkaian sistem.

Salah satu jenis crankshaft yakni crankshaft untuk Mistubishi Pajero L200. Sumber: Topmotors.

Gerak linier naik turun yang dilakukan oleh piston akan diubah melalui bantang batang penghubung atau connecting rod menjadi gerak rotasi poros engkol atau crankshaft. Energi yang dihasilkan dari ruang pembakaran tiap silinder adalah energi yang sangat besar. Oleh karenanya, ketika sampai pada poros engkol, ia akan menerima tekanan yang sangat besar sehingga mampu berputar dengan sangat cepat.

Untuk menerima tekanan yang sangat besar dan melakukan putaran yang sangat cepat itu, bahan pembuat poros engkol pun adalah sesuatu yang spesial yakni baja karbon. Baja karbon akan tahan terhadap tekanan yang sangat tinggi sekalipun. Gambar berikut adalah konstruksi dari poros engkol sebuah mobil.

Gambar di atas menunjukkan bagian-bagian dari poros engkol dan ditambah dengan bagian piston dan piston pin pada gambar sebelah kanan.

Poros engkol duduk pada blok silinder mesin. Bagian dari poros engkol yang duduk pada crank case atau terkait langsung dengan blok silinder adalah crank journal. Setiap crank journal akan dilapisi oleh crankshaft bearing. Tetapi untuk bagian paling tengah crank journal memiliki bearing yang berbeda yakni memakai crankshaft thrust bearing.

Pada poros engkol juga terdapat crank pin yang tidak segaris dengan crank journal. Crank pin adalah tempat dudukan dari batang penghubung di salah satu ujungnya. Komponen penting lainnya adalah lubang-lubang oli yang terdapat di sepanjang poros engkol.

Poros engkol mendapat tekanan dan memiliki putaran yang sangat tinggi. Ini akan menjadikan ketidaksetimbangan pada poros engkol. Untuk menjaga kesetimbangan tersebut ditambahkanlah sebuah komponen penyeimbang yang disebut dengan balance weight.

(3) Comments

  1. Pingback: 5 Pemeriksaan Wajib Poros Engkol Saat Bongkar Mesin-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Rotor untuk Generator AC Sistem Pengisian Mobil-Teknisimobil.com

  3. Pingback: Housing untuk Generator AC Sistem Pengisian Mobil-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *