Menu
Life is about sharing

10 Sensor Mesin Innova Diesel Common-rail (2KD FTY)

  • Share
10 Sensor Mesin Innova Diesel Common-rail

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang 10 Sensor Mesin Innova Diesel Common-rail (2KD FTY). Berikut bahasan selengkapnya.

10 Sensor Mesin Innova Diesel Common-rail (2KD FTY)

Tujuan pengembangan teknologi saat ini adalah menuju pada mesin yang ramah lingkungan tetapi tidak meninggalkan performa. Ramah lingkungan berarti emisi gas buang seminim mungkin, sedangkan performa tentu saja tenaga dari mesin masih dapat menjadi andalan. Selain keduanya masih ada lagi yakni efisiensi bahan bakar yang wajib pabrikan otomotif mana pun lakukan demi menghadapi krisis bahan bakar fosil.

Advertisements

Mungkin itu beberapa dari sekian alasan mengapa mobil sekarang full of sensors pada mesinnya. Salah satu yang banyak menggunakan sensor pada mesinnya adalah mesin diesel common-rail Kijang Innova dengan kode 2KD FTY.

Pada mesin ini ada sepuluh sensor yang mendukung kerja mesin. Semua tercakup dalam sebuah manajemen mesin dan terhubung dengan engine control unit atau lebih kita kenal dengan istilah ECU atau ECM. Sensor-sensor tersebut saya uraikan dalam video berikut ini;

Diesel common rail memanfaatkan sensor-sensor tersebut untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mencapai performa maksimum mesin.

Sensor pada Diesel common-rail Innova 2015

Pertama – Sensor Pedal Gas. Sensor ini mendeteksi sudut pedal gas pada saat pengemudi tekan. Informasi kemudian sensor kirim ke ECU sebagai data awal pembukaan katup throttle oleh motor pada throttle body. Biasanya jika sensor ini rusak meski pedal gas sudah kita tekan penuh, rpm tidak mau naik. Lihat: 6 Ciri tanda sensor pedal gas rusak.

Kedua – Sensor TPS. Sensor TPS atau throttle position sensor adalah sensor yang mendeteksi pembukaan sudut katup throttle. Sensor ini terletak pada throttle body. Memiliki tiga buah pin konektor yang semua terhubung dengan ECU. Satu kabel untuk tegangan referensi dari ECU, satu kabel sinyal, dan satunya adalah ground. Sama seperti sensor pedal gas, jika ada masalah pada sensor TPS salah satunya rpm tidak bisa naik meski pedal gas sudah kita tekan habis. Lihat: Tanda sensor TPS mengalami kerusakan.

Ketiga – Sensor MAF+IAT. Pada mesin Innova diesel 2015, sensor MAF dan sensor IAT tergabung menjadi satu. Sensor MAF atau mass air flow sensor mendeteksi jumlah masa aliran udara yang masuk ke mesin. Sementa itu, sensor IAT atau intake air temperatur adalah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi temperatur udara dalam intake manifold. Lihat: Tanda sensor MAF Rusak dan Ciri sensor IAT Rusak.

Keempat – Sensor ECT. Engine coolant temperatur sensor atau sensor ECT adalah sensor yang bertugas mendeteksi temperatur coolant radiator. Sensor ini terletak di saluran coolant radiator pada kepala silinder. Memiliki dua buah konektor yang semua kabelnya menuju ke ECU. Lihat: Ciri sensor ECT Rusak.

Kelima – Sensor CKP. Crankshaft position sensor atau sensor CKP terletak pada bagian depan mesin dekat puli poros engkol. Fungsi sensor ini adalah mendeteksi putaran mesin dan mendeteksi possi titik mati atas (TMA) masing-masing piston. Sensor ini kalau mati biasanya mesin tidak bisa kita hidupkan karena tidak ada api busi sama sekali. Lihat: Ciri sensor CKP rusak, untuk melihat ciri lain dari kerusakan sensor satu ini.

Lima Sensor Berikutnya

Keenam – Sensor CMP. Camshaft position sensor atau sensor CMP pada Innova 2015 terletak pada bagian depan gigi power supply pump. Fungsi sensor ini adalah untuk mendeteksi putaran camshaft dan posisi top kompresi pada masing-masing silinder. Ada beberapa kesamaan ciri apabila sensor ini rusak. Lihat: Ciri sensor CMP rusak untuk melihat lebih jauh seperti apa tanda kerusakannya.

Ketujuh – Sensor Tekanan Solar. Sensor ini terletak pada ujung pipa common rail. Tugasnya adalah mendeteksi tekanan bahan bakar pada common rail.

Kedelapan – Sensor MAP. Manifold absolute pressure sensor atau sensor MAP mesin 2KD FTV terletak pada saluran masuk udara. Tugasnya adalah untuk mendeteksi tekanan absolut intake manifold. Memiliki tiga konektor yang semua terhubung langsung ke ECU. Satu untuk sinyal referensi dari ECU, satu sinyal ke ECU dan satu ground. Lihat: Tanda kerusakan sensor MAP.

Kesembilan – Sensor EGR. Exhaust gas recirculation sensor atau sensor EGR. Sensor ini terletak pada ujung mekanisme EGR. Tugasnya adalah untuk mendeteksi pembukaan katup EGR. Lihat: Tanda kerusakan katup dan sensor EGR untuk melihat seperti apa masalah yang mungkin timbul dari kerusakan sensor ini.

Kesepuluh – Sensor temperatur BB. Fuel temperature sensor atau sensor temperatur bahan bakar terletak pada bagian belakang supply pump. Sensor ini mendeteksi temperatur solar.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *