Mesin Pembakaran Dalam vs Mesin Pembakaran Luar

Teknisimobil.com – Mesin pembakaran dalam dan mesin pembakaran luar saat ini menghadapi tantangan serius. Mungkin akan punah suatu saat nanti atau setidaknya akan masuk dalam museum sejarah. Kedua jenis mesin ini mendapatkan ancaman dari kelangkaan sumber bahan bakar fosil yang memberikan peluang bagi mobil listrik sebagai pengganti mereka. Tetapi, semua itu akan terjadi, mungkin, tidak kurang dari 100 tahun ke depan. Oleh karena itu, masih banyak waktu untuk menjadikan mesin pembakaran dalam sebagai wahana belajar kita hingga beberapa puluh tahun ke depan. Dalam artikel ini akan kita bahas mesin pembakaran dalam sekaligus perbandingannya dengan mesin pembakaran luar. Berikut uraian singkatnya.

Mesin bagi sebuah kendaraan, termasuk mobil, merupakan suatu sistem konversi energi. konversi tersebut setidaknya dari energi kimiawi (bahan bakar) menjadi energi panas dan berakhir menjadi energi gerak. Pada kendaraan bermotor, sumber utama tenaga geraknya berasal dari mesin. Tenaga gerak dari mesin ini nantinya akan disalurkan ke roda melalui mekanisme sistem pemindah tenaga. Sebagai contoh, kendaraan mobil tipe FR, mekasnisme pemindah tenaga dari mesin agar sampai ke roda diperlukan komponen tambahan seperti kopling, transmisi, poros propeller, differential dan poros axle.

Mekanisme dan contoh mesin pembakaran dalam vs mesin pembakaran luar.

Sebagai sebuah sistem, terdapat dua tipe mesin bakar berdasarkan letak pembakarannya. Yang pertama yaitu mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) dan kedua mesin pembakaran luar (external combustion engine).

Mesin pembakaran dalam – Jenis yang pertama ini dikenal dengan nama lain yakni internal combustion engine. Mesin dipakai hampir pada semua mobil dan motor yang ada di dunia. Jenis ini merupakan sebuah mekanisme yang proses pembakarannya berada di dalam ruang tertutup atau sering disebut dengan istilah ruang pembakar (combustion chamber).

Dalam prosenya, campuran udara dan bahan bakar akan dihisap masuk ke dalam ruang bakar, kemudian akan di bakar di dalam ruang bakar tersebut untuk menghasilkan ledakan. Ledakan hasil pembakaran bahan bakar dan udara inilah yang digunakan sebagai tenaga mekanik untuk menggerakkan poros engkol dan mekanisme mesin lain. Dari poros engkol, barulah tenaga mekanis diteruskan hingga ke roda-roda (bergantung pada jenis penggerakknya).

Mesin pembakaran dalam dapat dibagi menjadi tiga jenis yakni mesin 4 tak, mesin 2 tak dan mesin wankel. Berdasarkan mekanisme yang dimiliki oleh jenis ini, terdapat beberapa kelebihan dari jenis mesin ini. Pertama adalah pemakaian bahan bakar lebih hemat karena memiliki efesiensi panas yang lebih baik. Kedua memiliki konstruksi yang lebih kecil sehingga tidak memerlukan ruang mesin yang luar. Dan ketiga, kemudahan pengoperasian jenis ini.

Mesin pembakaran luar – Jenis mesin pembakaran lainnya adalah mesin pembakaran luar atau external combustion engine. Ketel uap adalah salah satu contoh yang paling populer dari jenis mesin ini. Mesin pembakaran luar merupakan sebuah mekanisme yang proses pembakaran dilakukan di luar mesin. Sehingga tidak memiliki ruang bakar pada mekanisme tersebut.

Panas yang dihasilkan dari proses pembakaran mesin pembakaran luar tidak akan langsung dirubah menjadi tenaga mekanis. Hasil pembakaran memerlukan media penghantar panas dan baru kemudian akan dirubah menjadi energi mekanis.

Meski demikian, mesin pembakaran luar memiliki kelebihan dibandingkan mesin pembakaran dalam. Pertama mesin pembakaran luar dapat memakai hampir semua jenis bahan bakar – tidak hanya fosil. Kedua tipe mesin ini kualitas bahan bakar yang digunakan pun relatif rendah sehingga biaya operasional lebih kecil.

Berdasarkan uraian ini tentu sekarang kita mengetahui perbedaan jenis mesin yang ada di dunia ini. Termasuk di dalamnya adalah kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing jenis mesin. Tetapi sekali lagi kita harus mempersiapkan diri untuk melangkah lebih jauh dari kedua jenis mesin ini untuk menyongsong era baru kendaraan listrik dunia.