Konstruksi Busi Mobil Lebih Jauh Lagi!

Teknisimobil.com – Dalam sistem pengapian kendaraan dengan mesin pembakaran dalam, busi adalah komponen penting. Ini terutama untuk yang berbahan bakar bensi. Konstruksi busi mobil yang dirancang sedemikian rupa diperuntukkan untuk membuat pengapian menjadi lancar. Yakni dengan mengeluarkan percikan api yang besar dan terukur saat terjadi proses pembakaran di dalam ruang bakar.

Busi sangatlah sensitif dalam menciptakan percikan bunga api. Penyetelan busi yang tidak tepat akan membuat mesin susah hidup bahkan tidak mau hidup sama sekali. Tetapi memang busi tidak mudah rusak. Konstruksi yang dimiliki busi memberikan jaminan busi akan bertahan lama baik itu busi panas maupun busi dingin. Meski ada perbedaan untuk merek busi yang dipakaikan pada mobil, konstruksi busi hampir sepenuhnya sama.

Sumber: Denso

Konstruksi Busi Mobil

Gambar di atas menunjukkan salah satu konstruksi busi dari salah satu merek terkenal yakni Denso. Merek-merek seperti Denso dan NGK adalah dua jenis yang paling sering ditemui di Indonesia. Berikut adalah penjelasan bagian-bagian busi yang dipakai pada mobil tersebut – perhatikan gambar di atas.

Insulator – Mengisolasi terminal, poros tengah, dan pusat elektroda dari rumahan. Insulator juga mencegah keluarnya tegangan tinggi dari elektroda.

Karena bagian bawah insulator memproyeksikan ke dalam ruang bakar, alumina dengan kemurnian tinggi dengan karakteristik tahan panas yang unggul, kekuatan mekanik, insulasi yang sangat baik dan konduktivitas termal pada suhu tinggi, dll. digunakan sebagai bahannya.

Terminal – Terminal adalah bagian yang dihubungkan ke kabel tegangan tinggi yang melaluinya arus tegangan tinggi dari sistem pengapian mengalir. Mur terminal dipasang sehingga jenis ini dapat cocok dengan hampir semua kabel tegangan tinggi (kabel busi) yang ada di dunia.

Ring, packing washer – Bagian ini membuat insulator dan housing terekat pas satu sama lain. Selain itu juga untuk menjaga agar kedap udara.

Center shaft (stem) – Bagian ini menghubungkan terminal dan elektroda tengah. Terbuat dari baja, bagian ini memiliki peran yang memungkinkan arus tegangan tinggi mengalir dari terminal ke pusat elektroda tanpa kehilangan.

Housing/Rumahan – Bagian ini membentuk kulit luar yang mengelilingi isolator, menopang isolator, dan menjadi bagian yang dapat terinstal mesin. Bagian bawahnya terdapat ground elektroda, sehingga arus dapat mengalir melalui mesin itu sendiri ke pusat elektroda karena adanya celah/gap.

Glass Seal – Bagian ini terpasang di antara poros tengah dan insulator untuk mempertahankan kedap udara.

Gasket – Bagian ini membuat rangka busi dan mesin tepat satu sama lain dan menjaga kedap udara dalam ruang bakar.

Elektroda dengan Tembaga – Bagian ini merupakan paduan dari nikel khusus untuk elektroda tengah untuk mengurangi keausan elektroda. Tembaga disegel ke bagian tengah untuk meningkatkan konduktivitas termal.

Ring, packing washer – Bagian ini membuat insulator dan housing pas satu sama lain dan menjaga kedap udara.

Center Electrode – Bagian ini menurunkan tegangan percikan, mengamankan percikan yang baik, mengurangi efek pendinginan, dan meningkatkan kinerja busi.

U-groove ground electrode – Bagian paling ujung dari busi yang menjadikan percikan bunga api optimal.

Tapered cut ground electrode – Bagian ini digunakan untuk mengurangi efek pendiginan, sehingga meningkatkan kerja pengapian.

(2) Comments

  1. Pingback: 9 Tanda Fuel Pressure Regulator Rusak-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Cold Start Injector Time Switch Mesin EFI-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *