Knocking Mesin Mobil, Apa Pengertiannya?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Knocking Mesin Mobil, Apa Pengertiannya? Berikut bahasan selengkapnya.

Knocking Mesin Mobil, Apa Pengertiannya?

Masalah knocking mesin mobil adalah masalah yang cukup sering terjadi pada mesin pembakaran internal terutama mesin bensin. Jika mesin diesel nyaris tidak ada karena pada mesin diesel yang mengalami kompresi pada saat langkah kompresi adalah udara saja. Sementara itu, pada mesin bensin, yang mengalami kompresi adalah campuran bahan bakar dan udara.

Pada saat langkah kompresi terjadi, bahan bakar dan udara akan mengalami kompresi oleh piston dan mekanismenya yang lain. Kompresi tinggi juga berarti menginkatkan tekanan sekaligus temperatur pada ruang bakar. Semakin gerak piston semakin mendekati titik mati atas maka semakin besar pula tekanan dan temperatur yang terjadi.

Biasannya, beberapa derajat sebelum titik mati atas, ECU akan memerintahkan busi untuk memercikan bunga api. Dan terjadilah pembakaran bahan bakar dan udara dalam ruang bakar.

Di mana letak knocking-nya kalau begitu?

Knocking adalah gejala menyalanya bahan bakar dengan sendirinya pada saat piston mengalami langkah kompresi. Pada tekanan dan temperatur tinggi, bahan bakar dengan nilai oktan rendah akan memugkinkan untuk dapat terbakar dengan sendirinya sebelum busi menyala. Pada sisi yang lain, bahan bakar juga menyala oleh menyalanya busi.

Sehingga, pada prosesnya terjadi dua penyalaan yakni penyalaan bahan bakar dan udara oleh busi dan penyalaan bahan bakar dan udara oleh dirinya sendiri. Penyalaan kedua inilah yang sering mengakibatkan ngelitik atau knocking pada mesin mobil.

Jika masih belum jelas, silahkan simak video penyelasan berikut untuk masalah knocking pada sebuah mesin mobil;

Untuk kita ketahui, salah satu yang mengalami masalah ini adalah pada mesin dengan segmen LCGC. Hal ini karena LCGC memang ditujukan untuk mesin yang memiliki efisiensi bahan bakar tinggi sehingga rasio kompresi juga tinggi. Dan jika penggunaan bahan bakar tidak tepat yang terjadi adalah mesin menjadi mudah sekali knocking.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.