Advertisements
Menu
Life is about sharing

Katup Masuk Lebih Besar dari Katup Buang, Mengapa?

  • Share
Katup Masuk Lebih Besar

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani hari ini. Selamat istirahat setelah seharian bekerja pada bengkel masing-masing. Bahasan sederhana kita kali ini adalah tentang Alasan Katup Masuk Lebih Besar dari Katup Buang. Berikut selengkapnya.

Alasan Katup Masuk Lebih Besar dari Katup Buang

Katup Masuk Lebih Besar

Saat ini mobil dengan mesin pembakaran internal masih dominan meski gelombang mobil hybrid dan mobil listrik begitu terasa. Berbicara mesin pembakaran internal kita tidak akan jauh-jauh dari pembicaraan sekitar kepala silinder, blok silinder dan beberapa komponen utama mesin lainnya.

Jika kita mau mengamati sedikit saja lebih jeli maka akan kita dapati hal yang barangkali perlu kita pertanyakan pada komponen-komponen mesin. Salah satunya misal adalah mengapa katup masuk lebih besar dari katup buang? Menarik bukan.

Mekanisme katup akan menjadi tempat utama masukkan bahan bakar dan udara ke dalam ruang pembakaran. Tentu saja sekaligus sebagai saluran pembuangan sisa-sisa pembakaran dalam ruang bakar.

Katup baik itu intake valve maupun exhaust valve akan terbuka dan tertutup berdasarkan durasi camshaft selama mesin hidup. Dalam satu silinder katup minimal akan ada dua dan setahu saya maksimal ada lima katup. Tetapi secara umum mesin-mesin modern menggunakan 4 buah katup yakni dua buah katup masuk dan dua buah katup buang.

Tetapi berapa pun katup yang ada pada sebuah silinder nyatanya katup masuk tetap lebih besar dari katup buang. Alasannya adalah pada saat proses atau langkah hisap, katup masuk akan terbuka sehingga bahan bakar dan udara akan masuk ke dalam ruang bakar. Untuk mendapatkan jumlah bahan bakar maksimal maka pabrikan biasanya akan membuat diameter katup intake lebih besar daripada katup exhaust. Dengan jumlah udara dan bahan bakar lebih banyak, daya mesin yang akan dihasilkan juga akan lebih besar.

Dengan demikian, torsi yang besar pun akan mesin hasilkan sesuai dengan kemampuan maksimumnya.

Pada lain pihak kita tahu bahwa ukuran katup exhaust lebih kecil. Alasannya adalah dengan tekanan dan temperatur tinggi, gas buang akan mudah sekali keluar dari ruang bakar. Sehingga dengan cukup sedikit saja saluran untuk keluar sudah menjadikan gas buang terbuang dengan baik. Selain itu, dengan ukuran lebih kecil, akan ada tekanan lebih besar untuk piston kembali ke titik mati bawah saat akhir langkah buang terjadi.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *