Karburator vs Electronic Control Injection Saat Idling

Teknisimobil.com-Sahabat setia teknisimobil, kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang karburator vs electronic control injection saat idling. Ini bagian ke tujuh dari artikel perbedaan sistem karburator dan sistem kontrol injeksi (ECI). Kita akan membandingkan kedua sistem pengiriman bahan bakar ke ruang bakar tersebut saat mobil dalam keadaan idling.

Karburator vs Electronic Control Injection Saat Idling

Cara kerja slow system(c)M Step I MPI

Sistem Karburator

Dengan sistem karburator, ketika mesin berputar pada kecepatan idle, throttle hampir tertutup rapat dan aliran udara yang melewati main nozzle tidak cukup untuk menghisap bahan bakar dari main system.

Oleh karenanya, diberikan sebuah slow system yang terpisah dari main system, dan sebuah idle port di bawah throttle valve. Dengan demikian throttle valve hampir tertutup, tekanan negatif manifold yang terbesar akan terjadi pada daerah di bawah throttle valve.

Ketika mesin berputar pada kecepatan idle, kecepatannya rendah dan kondisi pembakarannya buruk. Dengan demikian, perbandingan campuran (perbandingan udara dan bahan bakar) akan dibuat lebih kaya untuk mencegah mesin mati.

Bahan bakar dari slow system mengalir seperti ditunjukkan pada gambar di atas.

Throttle adusting screw digunakan untuk mengatur kecepatan idle dengan merubah kadar aliran udara. Mixture adjusting screw digunakan untuk mengatur perbandingan campuran (perbandingan udara dan bahan bakar) dan emisi gas buang (exhaust) yakni CO dan HC dengan cara mengatur bahan bakar.

Dalam keadaan idle, kecepatan mesin yang ditahan cukup tinggi oleh karburator untuk mencegah stall, disebut kecepatan idle (sekitar 600 rpm).

Karburator vs Electronic Control Injection Saat Idling

Diagram konfigurasi sistem.

Sistem ECI

Pada saat ECI sistem menerima suatu sinyal idle switch ON dari throttle position sensor, ECI sistem akan mengartikannya sebagai mesin sedang dalam keadaan idle. ECI sistem akan menentukan besarnya penyemprotan bahan bakar yang diperlukan untuk idle dan memberikannya ke mesin berdasarkan kadar aliran udara masuk dari air flow sensor, dan informasi kecepatan dari crank angle sensor.

Pada saat mesin berputar dengan kecepatan idle, besarnya penyemprotan dasar akan dikomprensasikan oleh circuit penghitung berdasarkan kadar aliran udara yang melalui saluran bypass dari throttle body dan rpm mesin dari crank angle sensor.

ECI sistem tidak menggunakan sistem terpisah untuk idle seperti slow system pada karburator. Fuel injector akan menyemprotkan bahan bakar sehingga diperoleh otomisasi bahan bakar yang baik dan stabil serta kecepatan idle yang rendah. Intake sistem, seperti halnya pada karburator, mempunyai sebuah speed adjusting screw yang berfungsi merubah kadar aliran udara masuk untuk mengatur kecepatan mesin.

Pada artikel berikutnya, akan kita bahas perbedaan sistem karburator vs sistem ECI pada saat kendaraan sedang berjalan.

(1) Comment

  1. Pingback: Karburator vs Electronic Control Injection Saat Percepatan - Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *