Kapasitas Oli Mesin Wuling Almaz RS Hybrid

Wuling baru meluncutkan Almaz Hybrid dengan kapasitas oli mesin Wuling Almaz RS Hybrid sebanyak 4 liter. Wuling Almas RS Hybrid merupakan varian tambahan dari seri Almaz yang sudah ada sebelumnya. Sumber penggerak hybrid yang ada pada Wuling Almaz RS Hybrid terbukti sukses meningkatkan performa akselerasi, 

Oli Mesin Wuling Almaz RS Hybrid

Wuling Almaz RS Hybrid memiliki mesin berkapasitas 1.500 cc dengan turbocharger. Tenaga disalurkan melalui roda depan, bertransmisi matic CVT 8 percepatan. Wuling Almaz RS Hybrid dilengkapi fitur Dedicated Hybrid Transmission, serta P1+P3 Electric Motor dan Generator. Untuk baterai, telah menggunakan Lithium Power Battery.

Baca juga: Mobil Listrik Wuling Terlaris 2022, Masuk Top 20

Kapasitas Oli Mesin Wuling Almaz RS Hybrid

Ada cukup banyak jenis oli mobil yang dijual dipasaran. Adapun Kapasitas oli mesin Wuling almaz RS Hybrid adalah 4 liter, sudah termasuk ketika melakukan penggantian filter oli. Wuling Almaz RS Hybrid membutuhkan oli dengan kualitas yang baik, sesuai dengan yang tertulis di buku panduan kepemilikan kendaraan. Sedangkan kekentalannya disarankan yang 5W-30 dengan kualitas API SN yang diformulasikan khusus untuk mesin bensin.

Fungsi Oli Mesin

Oli mesin memiliki fungsi untuk melumasi berbagai komponen mesin yang bergerak sehingga masing-masing tersebut tidak mengalami keausan dan kerusakan dini. Bukan hanya itu, oli mesin juga membantu untuk meredam suhu yang tinggi pada mesin. Suhu yang terkontrol bisa membuat mesin bekerja secara lebih optimal pada berbagai jenis cuaca.

Oli mesin juga memiliki fungsi untuk membersihkan mesin mobil dari berbagai kotoran yang muncul akibat adanya pembakaran mesin. Menggunakan oli mesin yang berkualitas bisa membuat kegiatan pembersihan ini juga semakin baik. Hal ini bisa membuat mesin semakin tahan lama.

Harga Oli Mesin

Anda yang baru saja membeli mobil biasanya akan mendapatkan garansi selama 1 tahun dalam melakukan servis. Garansi ini termasuk dengan biaya penggantian oli mesin. Namun setelah Anda melewati masa satu tahun ini dan Anda harus membayar biaya penggantian oli sendiri maka Anda mungkin khawatir kalau Anda harus membayar dengan jumlah uang yang cukup besar.

Sebenarnya Anda bisa membeli oli mesin dengan range harga Rp50.000 sampai Rp700.000 an. Biaya yang Anda keluarkan akan berbeda-beda sesuai dengan jenis oli yang Anda pilih dan berapa banyak jumlah oli yang harus Anda gunakan pada mesin kendaraan Anda. Anda bisa mengurangi biaya penggantian oli dengan cara mengganti oli sendiri di rumah.

Oli Transmisi

Selanjutnya oli transmisi yang merupakan gearbox yang digunakan untuk memindahkan gigi supaya bisa memberikan kecepatan dan perubahan torsi dari mesin ke roda. Oli transmisi berguna untuk melumasi komponen yang ada pada transmisi mobil supaya bisa memiliki performa yang optimal.

Fungsi Oli Transmisi

Cairan transmisi akan melumasi bagian besi dan bearing yang ada pada gearbox manual mobil dan menjaga mereka dari gesekan. Pada transmisi otomatis, bagian ini bukan hanya akan melumasi bagian yang bergerak saja tapi juga memberikan tekanan hidrolik dan gesekan supaya bisa membuat bagian-bagian internal bekerja.

Cairan transmisi pada transmisi manual dan otomatis juga membantu untuk membuat transmisi tetap dingin. Mengganti gigi merupakan tugas yang cukup berat untuk mobil dan cairan transmisi akan membuat kendaraan bisa mengubah gigi ini dengan lebih mudah tanpa harus merusak komponen-komponen yang ada di dalamnya.

Saat cairan transmisi manual sudah ada dalam berbagai bentuk sejak awal adanya mobil, cairan transmisi otomatis baru ada sejak tahun 1940 dan memiliki peran yang cukup penting pada mobil sejak saat itu. Cairan transmisi otomatis tidak sama seperti cairan transmisi manual. Cairan transmisi otomatis digunakan pada kendaraan otomatis aja.

Waktu yang Tepat Ganti Oli Transmisi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, banyak orang yang tahu kepentingan dari mengganti oli motor, tapi tidak tahu kalau mereka juga harus mengganti cairan transmisi. Seiring berjalannya waktu, cairan transmisi manual dan otomatis akan rusak dan terkontaminasi oleh partikel dan debu.

Meski cairan transmisi tidak harus diganti sesering oli motor, tapi penting untuk mengecek secara reguler. Jika level cairan transmisi Anda rendah atau cairannya sudah mulai rusak maka Anda akan melihat adanya pengurangan performa saat Anda sedang mengganti gigi. Hal ini juga bisa meningkatkan kerusakan internal pada gigi dan bagian lainnya karena kurangnya bahan pelumas.

Beberapa pabrik, tergantung dengan gaya berkendara Anda dan jenis transmisi yang digunakan oleh mobil Anda, akan merekomendasikan Anda mengganti cairan transmisi Anda setiap 30000 sampai 60000 mil. Namun penting untuk diingat Kalau hari ini bisa bervariasi sesuai dengan model mobil Anda.

Harga Oli Transmisi

Mungkin untuk oli mesin, masih banyak orang yang tahu berapa jumlah uang yang mereka harus dikeluarkan saat melakukan penggantian ini. Namun berbeda lagi dengan oli transmisi yang seringkali dilupakan karena waktu penggantian yang cukup lama.

Anda harus tetap mengganti oli ini secara tepat waktu supaya oli ini bisa bekerja dengan baik dan bisa melumasi bagian-bagian yang harus dilumasi dengan baik pula. Harga oli transmisi sebenarnya tidaklah terlalu jauh berbeda dengan harga oli mesin, yaitu mulai dari harga Rp50.000 sampai Rp500.000 untuk oli transmisi manual maupun matic.

Kalau Anda belum yakin untuk mengganti oli ini sendiri maka Anda bisa datang ke bengkel untuk melakukan penggantian tapi tentunya akan ada biaya jasa yang membuat penggantian oli ini menjadi lebih mahal.

Oli Rem

Cairan rem merupakan cairan kimia yang digunakan pada sistem rem hidrolik pada mobil modern. Cairan ini digunakan untuk memperkuat tekanan kaki Anda pada pedal rem dan mengubah tekanan tersebut pada rem mobil. Tanpa cairan rem, Anda membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghentikan mobil Anda.

Fungsi Oli Rem

Pertama, tekanan dari kaki Anda akan ditingkatkan dengan vakum booster yang ada di belakang pedal. Tekanan yang ditingkatkan ini akan mengaktifkan master silinder, sehingga memberikan tekanan kepada cairan rem pada garis rem.

Semakin keras Anda menginjak pedal rem maka akan semakin tertekan juga cairan rem yang akan meningkatkan kemampuan rem untuk menghentikan mobil. Dari sana, cairan rem akan mengalir melewati garis rem sampai tiba di tiap kaliber roda.

Pada poin ini, cairan yang tertekan akan memaksa berbagai jenis piston untuk mendorong pedal rem melawan rotor yang berputar. Saat pedal rem terkena rotor maka terjadi gesekan yang menyebabkan roda untuk menjadi lebih lambat dan akhirnya berhenti. Hebatnya, hal ini bisa terjadi dalam satu kedipan mata saja.

Namun jika cairan rem Anda sudah rusak atau sudah terlalu sedikit maka rem Anda tidak akan terlalu responsif. Atau bahkan mereka tidak akan bekerja sama sekali. Itulah kenapa sangat penting untuk selalu mengecek cairan rem Anda secara rutin.

Waktu yang Tepat Mengganti Oli Rem

Anda bisa mencoba penggantian cairan rem sesuai dengan rekomendasi perawatan. Biasanya, Anda membutuhkan pembersihan cairan rem setiap 2 tahun sekali atau 30000 mil. Rutinitas perawatannya juga akan tergantung pada pola berkendara Anda.

Contohnya, jika Anda lebih sering untuk menggunakan mobil pada rute yang pendek tapi sering melakukan pengereman maka mungkin membutuhkan perawatan yang lebih sering. Anda bisa mengecek cek buku manual pemilik untuk berbagai informasi spesifik yang berhubungan dengan kendaraan Anda.

Tipe Oli Rem

Tiga jenis utama cairan rem yang tersedia adalah DOT3, DOT4 dan DOT5. DOT3 dan DOT4 merupakan cairan yang dibuat dari glikol, sementara terbuat dari silikon. Cairan yang terbuat dari glikol bisa menyerap air tapi cairan yang terbuat dari silikon tidak bisa menyerap air.

Salah satu karakteristik yang cukup penting dari oli rem adalah titik didihnya. Jika oli rem mendidih, maka old ini akan kehilangan sebagian besar dari kemampuannya untuk mengirimkan tenaga.

Hal ini bisa membuat rem tidak bisa digunakan. Hal yang membuat makin parah lagi adalah, satu-satunya waktu Anda bisa mendidihkan oli rem Anda adalah saat Anda mengerem dalam waktu yang lama. DOT3 dan DOT4 bisa menyerap air, sehingga titik didihnya akan menurun, Oli ini bisa menyerap air dari udara, sehingga Anda tidak boleh membuka tangki penyimpanan oli rem.

Untuk alasan yang sama, Anda harus menjaga kontainer oli rem ini dalam keadaan yang tertutup dengan erat. DOT5 tidak bisa menyerap air. Ini artinya, titik didihnya akan lebih stabil, tapi ini artinya air manapun yang masuk ke dalam sistem rem akan membentuk kantung air yang bisa menyebabkan korosi.

Harga Oli Rem

Berbeda dengan oli transmisi dan oli mesin yang memiliki harga mulai dari Rp50.000 untuk setiap botolnya maka Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah saat Anda ingin mengganti oli rem.

Anda hanya perlu menyiapkan budget mulai dari harga Rp10.000 sampai Rp300.000 untuk bisa mengganti oli rem. Biaya ini bervariasi karena oli rem juga memiliki berbagai jenis variasi sesuai dengan kekentalan nya dan juga kemampuan menyerap air dari udara. Anda bisa memilih oli rem yang sesuai dengan kebutuhan rem kendaraan Anda untuk mendapatkan manfaat terbaik dari penggunaan oli rem ini.

Oli Gardan

Oli gardan merupakan pelumas yang dibutuhkan oleh komponen transmisi otomatis. Saat komponen dalam transmisi otomatis bergesekan, pelumas ini akan membantu untuk menjadi pelicin supaya komponen tersebut tidak rusak. Banyak orang yang lupa untuk mengganti oli ini karena waktu penggantian yang cukup lama.

 Box gardan yang letaknya jauh dari ruang pembakaran membuat oli ini tidak cepat rusak karena adanya panas. Biasanya kerusakan pada oli ini terjadi karena penggunaan atau adanya air serta debu yang masuk lewat selang CVT.

Saat oli tidak berfungsi lagi, oli ini tidak akan terlalu kental. Warna oli juga akan berubah menjadi coklat susu karena adanya kotoran dan debu yang masuk. Jika oli kotor maka Anda bisa menguras oli ini. Hal ini akan membuat semua komponen terbebas dari debu, air, bahkan kotoran seperti lumpur.

Oli yang baru akan membuat kinerja dari mesin menjadi lebih baik. Anda bisa mengganti oli ini setelah mencapai jarak tempuh 8000 KM atau setelah penggunaan 3 bulan.

Fungsi Oli Gardan
  • Melapisi komponen CVT

Fungsi utama dari oli gardan adalah menjadi pelindung dari semua komponen transmisi CVT. Tidak adanya lapisan oli bisa membuat gesekan yang terjadi pada setiap komponen menimbulkan overheat pada motor. Overheat bisa membuat komponen yang bergesekan menjadi cepat rusak.

  • Gerak transmisi menjadi lebih lancar

Oli yang terletak pada sistem transmisi bisa membuat gerakan menjadi lebih halus karena perubahan gigi yang dilakukan secara otomatis. Hal ini akan membantu untuk membuat kinerja transmisi menjadi lebih lancar. Motor matic harus bisa mengganti gigi dalam kondisi drastis maupun statis. Kalau Anda memperhatikan waktu penggantiannya, maka kinerja dari bagian ini akan lebih baik dan motor juga lebih awet.

Waktu yang Tepat Mengganti Oli Gardan

Oli gardan dan transmisi sangat jarang diganti. Memang benar kalau waktu penggantian dari kedua ini lebih lama daripada oli mesin, tetapi waktu penggantian yang telat bisa menimbulkan efek yang buruk. Anda harus mengganti oli gardan dan transmisi setidaknya setelah mobil mencapai jarak tempuh 40000 KM atau setiap 2 tahun sekali.

Kalau Anda melewati batas jarak tempuh atau waktu yang sudah Anda sebutkan tadi maka oli gardan dan transmisi bisa menyebabkan kerusakan, contohnya seperti munculnya bunyi. Bunyi berdengung biasanya berasal dari gigi transmisi gardan yang melakukan kerja secara ekstra karena kualitas oli yang sudah tidak bagus.

Pelumas memiliki tujuan untuk mengisi celah pada bagian terkecil transmisi. Kalau kondisi pelumasnya kurang bagus maka transmisi akan langsung bersentuhan dan bisa rusak. Itulah kenapa Anda harus mengganti oli transmisi dan oli gardan sesuai dengan apa yang sudah direkomendasikan.

Oli Power Steering

Sistem power steering adalah sistem yang membantu pengemudi untuk meningkatkan kontrol kendaraan. Power steering pada sistem hidrolik menggunakan cairan untuk memberikan tekanan hidrolik ke sistem supaya bisa membantu memutar roda mobil.

Standar spesifikasi power steering merupakan persyaratan untuk kekentalan, deterjen, bahan dan berbagai komponen lainnya dari cairan. Memenuhi standar ini akan memastikan kalau cairan power steering baik untuk digunakan pada berbagai kendaraan tertentu.

Fungsi Oli Power Steering

Cairan power steering merupakan cairan hidrolik di sistem steering antara roda steering dan roda depan. Cairan power steering juga melumasi berbagai jenis bagian bergerak pada sistem steering. Hal ini akan menekan dan mencegah korosi yang ada pada gigi power steering dan juga pompa steering sehingga kendaraan bisa bekerja secara optimal.

Waktu yang Tepat Ganti Oli Power Steering

Kapan Anda harus mengganti cairan power steering akan tergantung dengan jenis cairan yang Anda gunakan dan berapa banyak cairan yang ada di sistem.

Baca juga: Wuling Mini EV Kalahkan Model 3, Rilis Versi Baru

Kesimpulan

Demikian penjelasan mengenai kapasitas oli mesin Wuling Almaz RS Hybrid dan beberapa jenis oli pada mobil. Pastikan Anda membeli mobil sesuai kebutuhan Anda. Gunakanlah oli berkualitas agar performa mobil tetap prima. Selalu lakukan service berkala secara rutin agar mobil tetap sehat dan mantap.

Baca juga: Wuling New Cortez Hybrid Launching in Indonesia