Hybrid vs Plug-in Hybrid, Apa Beda Keduanya?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabarnya kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan dapat menikmati hari minggunya dengan orang-orang terkasih penuh suka cita. Kali ini saya akan membahas secara sederhana tentang perbedaan Hybrid vs Plug-in Hybrid yang mungkin baik para mekanik (baru) atau pelanggan banyak belum tahu. Berikut selengkapnya.

Perbedaan Hybrid vs Plug-in Hybrid

Hybrid vs Plug-in Hybrid

Tuntutan untuk berpindah dari kendaraan ramah lingkungan terus meningkat dari hari ke hari. Bukan hanya dari negara maju – meski lebih menuntut – tetapi negara berkembang pun mulai tekena dampak tuntutan tersebut. Kondisi tersebut sedikit memaksa orang dari negara berkembang untuk mulai mencari tahu apa itu kendaraan ramah lingkungan. Tentu saja kemudian akan merujuk ke mobil atau kendaraan hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik.

Jika mobil listrik sepertinya orang akan langsung berpikir bahwa mobil yang tenaganya berasal dari listrik. Tetapi, barangkali akan banyak yang bertanya tentang apa itu kendaraan hybrid dan kendaraan plug-in hybrid? Pada artikel kali ini saya akan mencoba membahas secara singkat perbedaan keduanya untuk Anda semua.

Sebenarnya, kendaraan dengan nama kendaraan hybrid dan kendaraan plug-in hybrid itu serupa. Ada serikit perbedaan memang. Dan lebih penting adalah ketika Anda ingin memutuskan membeli mobil baru dengan dua keterangan teknis berbeda tersebut, maka mau tidak mau Anda harus paham lebih jauh.

Kendaraan atau mobil hybrid mendapatkan energinya secara bersamaan dari mesin pembakaran internal dan motor listrik. Mesin dan motor bekerja sama untuk menggerakkan mobil; ini membantu meningkatkan efesiensi bahan bakar mobil (yaitu berapa mil atau km yang dapat Anda tempuh dengan satu liter bensin). Mesin pembakaran dalam yang terpakai juga untuk membantu mengisi ulang baterai kendaraan, yang menggerakkan motor. Biasanya mobil hybrid memiliki baterai untuk suplai ke motor lebih kecil dari plug-in hybrid.

Sementra itu, kendaraan atau mobil plug-in hybrid kita kenal dengan nama kendaraan PHEV (plug-in hybrid vehicle). Tipe kendaraan ini juga menggunakan mesin pembakaran internal dan motor listrik. Perbedaan dengan hybrid adalah cara bekerjanya. Pada kendaraan plug-in hybrid kendaraan akan bekerja dengan menggunakan tenaga utamanya adalah motor listrik. Baterai akan menggerakkan motor listrik. Kendaraan plug-in hybrid tidak akan menggunakan mesin pembakaran dalam sampai baterai habis. Alih-alih motor listrik dan mesin bekerja bersama pada saat yang sama, plug-in hybrid menggunakan mesinnya sebagai rencana cadangan. Mesin tidak mengisi ulang baterai apabila baterai habis. Sementara itu mesin akan bekerja secara otomatis saat baterai habis. Setelah baterai kehabisan daya, baterai harus diisi menggunakan pengisi daya listrik plug-in; mesin tidak mengisi ulang baterai hibrida plug-in.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.