5 Hal Baru Tentang Pegas Ulir Mobil (Bagian 4)

Teknisimobil.com- Pada artikel kali ini akan dibahas tentang Generasi Baru Pegas Ulir sebagai lanjutan pembahasan tentang hal-hal baru pada pegas mobil. Dan pembahasan tentang generasi  baru pegas ulis, melanjutkan pembahasan yang sebelumnya kita telah membahas secara serius tentang Beban Sisi Pegas Ulir pada  Bagian 3.

Baca juga:

Mobil Listrik Tercepat Di Dunia Diproduksi Oleh Cina

Syarat Transmisi Bagi Sebuah Mobil (1)

Gambar 10 Salah satu contoh desain pegas ulir generasi baru ©9thgencivic

Gambar 10 Salah satu contoh desain pegas ulir generasi baru ©9thgencivic

3. Generasi Baru Pegas Ulir

Defleksi pegas ulir tak-paralel memberikan tekanan beban yang tidak merata sepanjang pegas ulir. Walaupun pegas ulir SL adalah pegas ulir yang dapat menahan kejutan, tetapi defleksi pegas tetap tak-paralel. Vektor beban dimiringkan relatif terhadap sumbu peredam. Oleh karena itu, menyebabkan jarak tak-seragam pada bagian-bagian pegas ulir terhadap vektor beban. Jarak-jarak dari roda lebih kecil dari jarak-jarak pada sisi berlawanan pada vektor beban. Keadaan semacam ini seperti ditunjukkan pada Gambar 11.

Pegas Ulir

Gambar 11 Distribusi tekanan pada pegas SL dengan vektor beban kemiringan (Modifikasi dari EAE).

Jarak dari bagian-bagian pegas ulir ke vektor beban juga merefleksi lengan momen. Yakni, lengan momen yang ada di sekitar garis pusat bagian-bagian pegas koil. Oleh sebab itu, defleksi tak-seragam pada pegas dan distribusi tekanan tak-homogen terjadi akibat beban (Gambar 11). Hal ini mengakibatkan adanya tekanan lokal minimal di posisi ulir ke arah roda. Dan juga tekanan lokal maksimum ke arah bodi mobil. Oleh sebab itu, penggunaan bahan tidak pada keadaan terbaiknya serta berat pegas terlalu besar, pertimbangkan tekanan maksimum  sebagai faktor batas.

Oleh karena itu, reduksi berat yang signifikan dan penggunaan bahan secara optimal dapat dicapai dengan distribusi tekanan homogen. Metode FEA modern menanggapi proses pembuatan bahan sebagai sebuah kesempatan. Persamaan berikut digunakan utnuk menjelaskan bentuk sesungguhnya pada sebuah pegas suspensi (lihat Gambar 12).

Pegas Ulir

Persamaan-persamaan ini dapat digunakan untuk penentuan numerik tekanan-tekanan lokal pada keseluruhan bagian pegas selama terjadi defleksi. Lagi pula, software FEA terakhir menawarkan sebuah bentuk pegas ulis optimal terhadap semua hambatan. Hambatan yang dimaksud seperti peletakkan, beban vektor, laju, dan tekanan maksimum. Serta bentuk secara otomatis dapat diterjemahkan ke dalam desain komputerisasi yang diperlukan (CAD). Definisi parametrik sebelum dan setelah pemrosesan otomatis pada bentuk pegas mengizinkan pengaturan sistematika parameter-parameter pegas. Semantara hal tersebut terjadi, penyelesaian pada hasil FEA berlangsung.

Pegas Ulir

Gambar 12 Deskripsi parameter pada sebuah pegas ulir SL©EAE

Penggunaan metode menakjubkan ini, memungkinkan secara otomatis membangkitkan distribusi tekanan beban tak-seragam pada pegas generasi baru (Gambar 13). Geometri pegas ulir dioptimalkan dengan cara mempertahankan karakteristik pegas ulir sesungguhnya. Sedangkan tekanan beban yang terdistribusi secara tak-seragam merupakan sebuah profil pegas ulir. Oleh sebab itu, kemungkinan terendah massa pegas m(min) telah dihitung secara numerik.

Pegas Ulir

Gambar 13 Distribusi tekanan beban seragam ©AEA.

Pegas ulir generasi baru ini menawarkan semua keunggulan dari pegas ulir SL tradisional dari sisi kompensasi beban sisi dengan ruang yang lebih kecil dan reduksi beban yang sangat besar serta kesempurnaan penggunaan bahan pembuat pegas.

Pegas Ulir

Gambar 14 Pegas generasi baru Mubea untuk bagian belakang mobil ©AEA.

Metode pada desain ini juga dapat diterapkan untuk berbagai jenis pegas ulir yang lainnya. Contoh berikut menunjukkan sebuah pegas koil belakang, dengan dudukan pegas mengenai kurva pada ujung pegas. Hal ini seperti ditunjukkan pada Gambar 13. Pegas ulir berwarna abu-abu menunjukkan sebuah pegas berbentuk silinder konvensional pada saat tertekan secara penuh. Sedangkan, pegas-pegas abu-abu gelap menunjukkan sebuah pegas generasi baru juga pada kondisi tertekan penuh. Dengan demikian, tentu terlihat jelas perbedaannya.

Penerapan metode yang sama dikenakan pada desain pegas generasi baru dan meletakkan prinsip-prinsip sama seperti yang diterapkan untuk terapan penopang. Prinsip-prinsip tersebut juga diterapkan pada defleksi seragam, dan distribusi tekanan beban dapat dicapai. Hanya seperti untuk terapan penopang, secara signifikan penggunaan baja yang lebih baik. Sebagai hasilnya, dalam mengatasi reduksi massa sementara batas-batas tekanan beban, telah tidak ditingkatkan.

Baca juga:

Tips Menghemat Bahan Bakar Mobil Anda

Tips Mengendarai Mobil Saat Banjir Terjadi

Ide homogenisasi tekanan dengan desain generasi baru dan penggunaan bahan yang lebih baik menawarkan reduksi berat lebih dari 10%. Reduksi berat ini juga tidak meningkatkan tekanan maksimum. Pegas-pegas ulir diproduksi dalam bentuk dingin dan panas. Pada tahub 2014an, bentuk dingin menang secara signifikan di pasaran karena memiliki fleksibelitas tinggi dalam bentuk kompleks. Proses-proses produksi terakhir dapat mentransfer desain FEA ke dalam bentukan operasi dan platik sebagai deformasi elastis.[]