7 Fungsi Utama Feeler Gauge dalam Perbengkelan

Teknisimobil.com – Salah bagian special service tools terdapat satu alat yang fungsinya sangat banyak yakni feeler gauge atau thickness gauge. Fungsi utama feeler gauge yang paling dikenal adalah untuk mengkur celah klep atau katup. Feeler gauge terdiri atas beberapa lembar baca dengan ukuran yang berbeda-beda. Ukuran lebar dan panjang sama untuk setiap lembarnya tetapi ukuran ketebalan tiap lembarnya berbeda satu sama lain.

Selain memiliki ukuran ketebalan berbeda-beda, feeler gauge juga memiliki ketelitian hingga 0,001 mili meter. Tetapi feeler gauge yang paling banyak digunakan adalah yang memiliki ketelitian 0,05 mm hingga 1,00 mm.

Cara menggunakan feeler gauge sangatlah mudah. Siapkan celah benda yang akan diukur atau benda uji, kemudian siapkan alat feeler gauge. Ukur celah komponen dengan feeler gauge dari lembaran yang terkecil hingga terbesar yang dapat masuk ke dalam celah benda uji. Indikasi apabila ukuran feeler gauge sesuai dengan celah benda uji adalah ketika feeler gauge dimasukkan ke dalam celah mudah tetapi pada saat ditarik seperti ada hambatan atau agak sulit ditarik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ukuran feeler gauge tersebut sama dengan celah yang diukur.

Salah satu kerja bengkel yang menggunakan feeler gauge untuk menyelesaikannya.

Fungsi Utama Feeler Gauge

Feeler gauge merupakan alat ukur mekanik yang berfungsi mengukur jarak atau celah antara dua benda yang saling bersinggungan, keausan suatu benda yang bersiggungan, dan alur-alur atau groove yang berukuran kecil. Berikut merupakan beberapa contoh fungsi feeler gauge atau thickness gauge.

Mengukur celah katup atau klep – Fungsi yang paling sering didengungkan oleh para mekanik atau pemilik mobil secara umum adalah untuk mengukur celah klep. Ada banyak alasan celah klep harus diukur. Tetapi tidak sembarangan karena ada langkah mengukur celah klep sehingga mendapatkan pengukuran yang benar.

Mengukur celah kontak platina – Celah platina harus diukur sesuai dengan spesifikasi yang tepat. Feeler gauge akan sangat membantu dalam mengukur celah platina. Terdapat 15 langkah menyetel platina mobil.

Mengukur kerataan kepala silinder – Pengukuran kerataan kepala silinder sangat penting untuk dilakukan. Salah satu yang wajib dilakukan ketika mesin mengalami overheat engine dan overhoul mesin terpaksa dilakukan. Kesalahan saat pengukuran keraan kepala silinder dapat fatal akibatnya. Bahkan dapat saja selesai membongkar mesin dan memasangnya kembali, kita harus membongkar ulang dikarenakan kepala silinder yang tidak rata. Oleh karena itu, langkah mengukur kepala silinder dengan benar wajib untuk diikuti.

Mengukur kerataan blok silinder – Fungsi berikutnya adalah untuk mengukur kerataan blok silinder. Meski kebengkokan yang terjadi pada blok silinder tidak sesering kepala silinder tetapi ada beberapa kasus yang mengalami demikian. Oleh karena itu, langkah pengukuran kerataan blok silinder menjadi sangat penting untuk diikuti dan tentu saja menggunakan feeler gauge dalam proses pengukurannya.

Mengukur celah busi atau spark plug – Antara elektroda dan bagian ground pada sebuah busi jenis apa saja memiliki celah. Celah ini tidak boleh terlalu renggang atau pun terlalu sempit. Terlalu lebar api busi akan sangat kecil dan ketika terlalu sempit malah busi bisa mati. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengukuran celah busi. Terdapat 7 langkah menyetel celah busi.

Mengukur celah ring piston – Pengukuran celah atau gap ring piston sangat penting dilakukan saat melakukan pembongkaran mesin. Jika gap terlalu kecil dapat mengakibatkan piston macet dan jika terlalu besar akan terjadi kebocoran kompresi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah mengukur celah ring piston dengan benar untuk mendapatkan hasil sesuai harapan.

Mengukur celah pompa oli – Pengukuran yang dilakukan menggunakan feeler gauge berikutnya adalah mengukur celah rotor dan permukaan pompa oli. Pompa oli adalah bagian penting dari sistem pelumasan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah mengukur celah rotor dan kerataan permukaan pompa oli.

Hal Penting sebelum Menggunakan Feeler Gauge

Terdapat beberapa hal penting yang harus dilakukan sebelum menggunakan feeler gauge. Berikut adalah hal-hal penting tersebut.

  • Feeler gauge harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Kotoran dan bahkan oli dapat memengaruhi ketepatan pengukuran. Hal ini karena feeler gauge memiliki tingkat ketelitian pengukuran yang cukup tinggi.
  • Pastikan posisi pengukuran menggunakan feeler guage tidak dalam posisi miring atau melengkung. Ini dapat mengakibatkan kegagalan pengukuran.
  • Jika feeler gauge berkarat atau seperti terluka maka ukurlah ketebalan feeler gauge dengan menggunakan micrometer untuk memastikan ketebalannya.

Feeler gauge yang memiliki ketebalan 1 mm dapat mungkin tidak cukup tebal untuk mengukur benda kerja. Oleh karena itu, pada saat harus dilakukan pengukuran dengan ketebalan lebih dari ukuran maksimal maka tidak masalah digabungkan lebih dari dua lembar feeler gauge. Tetapi jika memang terpaksa harus demikian, sebaiknya benar-benar dibersihkan terlebih dahulu.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *