Fungsi dan Cara Kerja Knock Sensor Mobil

Teknisimobil.com – Halo sahabat teknisi mobil, salam sehat semua, semoga dalam lindungan Tuhan di dalam kondisi wabah Corona ini. Pada bagian sebelumnya, memang saya telah menjelaskan berbagai hal menarik mengenai sensor CMP dan juga tanda sensor CMP mengalami kerusakan. Pembahasan kali ini tidak kalah menarik lho… Kali ini saya akan membahas lebih dalam tentang fungsi dan cara kerja knock sensor mobil. Pada bagian artikel ini, saya juga memberikan video penjelasan yang banyak hal tidak saya tuliskan pada bagian artikel mengingat tempat dan waktu penulisan. Terimakasih…..!

Knock sensor atau sensor ketukan mungkin adalah sesuatu yang belum pernah Anda dengar sebelumnya, kecuali jika mekanik Anda memberi tahu Anda ada masalah. Biasanya terletak di sisi blok mesin tetapi juga dapat terletak di kepala silinder atau intake manifold. Mengapa ini disebut sensor ketukan?

Fungsi dan Cara Kerja Knock Sensor Mobil

Sensor ketukan dirancang untuk ‘mendengarkan’ apa yang terjadi di dalam mesin dan menyampaikan informasi ini ke unit kontrol mesin (ECU) yang kemudian menyesuaikan waktu pengapian sesuai kebutuhan.

Kata “mendengarkan” berarti bahwa ada suara yang tidak semestinya terdengar dari dalam mesin. Suara-suara seperti ketukan besi dengan besi, menggelitik, dan suara lainnya adalah hal yang tidak semestinya terjadi pada mesin normal.

Banyak hal yang dapat mengakibatkan suara-suara tersebut muncul. Ketika pembakaran campuran udara dan bahan bakar di dalam mesin menyala sebelum busi seharusnya dinyalakan. Ini akan mengakibatkan ledakan kecil di dalam silinder, yang meningkatkan tekanan pada piston. Jika ini sering terjadi, dapat menyebabkan kerusakan pada bagian atas piston serta bagian dalam silinder.

Dalam kasus ekstrem, ini dapat menyebabkan kerusakan mesin katastropik.

Adalah tugas sensor ketukan untuk mengetahui kejadian ini dan mengurangi waktu pengapian mesin (juga dikenal sebagai perlambatan timing) untuk mencegah kerusakan pada komponen-komponen yang terlibat.

Cara Kerja Knock Sensor

Sensor ketukan beroperasi berdasarkan prinsip kelistrikan. Knock sensor menggunakan kristal piezoelektrik yang menghasilkan tegangan saat bergetar.

Ketika tegangan yang dihasilkan melalui bergetarnya kristal piezoelektrik terdeteksi oleh ECU, ECU tahu mesin mengalami detotasi dan mengurangi waktu pengapian sampai kristal berhenti bergetar. Atau dengan kata lain, sampai sensor ketukan tidak lagi mengirimkan tegangan ke ECU mobil.

Siklus ini terjadi ratusan kali per detik karena ECU terus-menerus memantau dan menyesuaikan waktu pengapian untuk menghasilkan jumlah tenaga dan efisiensi bahan bakar maksimum tanpa menyebabkan kerusakan mesin.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan tonton video saya berikut ini.

(2) Comments

  1. Pingback: Efek Piezoelektrik pada Sensor Knock Mobil-Teknisimobil.com

  2. Pingback: 5 Posisi Sensor Penting Toyota Hilux 2TR FE-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *