Fungsi dan Cara Kerja HVAC Control Module

Fungsi dan Cara Kerja HVAC Control Module – HVAC Control Module adalah salah satu jenis dari engine control modul pada sebuah mobil. HVAC control modul akan terhubung langsung dengan engine control unit atau ECU dalam bekerja. Keduanya akan saling terkait satu sama lain selama mesin hidup untuk memastikan sistem AC bekerja dengan baik dan tidak mengganggu kerja mesin secara keseluruhan. Ini salah satu alasan mengapa HVAC control module juga sangat penting bagi kesehatan mesin.

Baca lebih lanjut: ECM vs PCM vs ECU what are the differences?

Fungsi dan Cara Kerja HVAC Control Module

Fungsi dari HVAC Control module atau modul kontrol AC adalah untuk mengontrol dan mengatur semua fungsi sistem AC secara elektronik. Modul ini membaca data dari kabin dan bagian luar kendaraan dan menggunakan informasi itu untuk mengatur dan menyesuaikan sistem AC. Dalam hal ini, keperluan sistem AC akan modul atur sedemikian rupa sehingga mampu untuk menjaga kabin pada suhu yang tepat.

Fungsi dan Cara Kerja HVAC Control Module
Salah satu contoh HVAC sebuah mobil. Sumber gambar: PartSource

Modul kontrol iklim, juga dikenal sebagai suhu, A/C, atau modul kontrol pemanas, menyesuaikan pemanas dan AC Anda agar kabin Anda tetap panas dan dingin. Hal ini bergantung pada kendaraannya. Sistem dapat mencakup pembacaan suhu di dalam kabin dan penyesuaian sistem HVAC Anda menggunakan aktuator.

Baca lebih lanjut: Cara Kerja AC Mobil, Bagaimana?

Bagaimana cara mereset modul kontrol AC?

  • Matikan AC Anda di Termostat. Langkah pertama dalam mengatur ulang termostat AC Anda adalah mematikannya di unit AC.
  • Temukan Kotak Pemutus Sirkuit Anda. Temukan pemutus sirkuit Anda dan kontrol untuk unit AC Anda.
  • Setel Ulang Pemutus Arus untuk Unit AC Anda.
  • Tunggu 30 Detik.
  • Nyalakan Kembali Termostat AC.

Dengan cara ini, apakah modul kontrol bodi mengontrol AC?

Modul kontrol bodi biasanya berada tepat di bawah dashboard Anda. Tentu saja, meskipun lokasinya bisa berbeda antara satu mobil dengan mobil lainnya. Ia bertugas mengelola semua sistem elektronik otomotif Anda seperti sistem keamanan, kunci elektrik, lampu mobil, kaca spion, dan sistem pendingin udara.

Gejala HVAC Control Module Rusak

Fungsi dan Cara Kerja HVAC Control Module
Sumber gambar: Ira Lexus of Danvers

Sistem AC yang adapada kendaraan modern adalah sistem canggih yang lengkap dengan berbagai sensor dan komponen. Perusahaan menggunakan modul kontrol AC untuk mengontrol dan mengatur semua fungsi sistem AC secara elektronik. Ini membaca data dari kabin dan bagian luar kendaraan dan menggunakan informasi itu untuk mengatur dan menyesuaikan sistem AC.

Karena modul kontrol AC pada dasarnya mengontrol seluruh sisi elektronik sistem AC, masalah apa pun dengannya dapat memiliki efek dramatis pada keseluruhan sistem dan harus Anda periksa. Biasanya ketika modul kontrol sudah mulai rusak, maka akan mulai menunjukkan gejala yang dapat mengingatkan pengemudi akan suatu masalah.

1. Pendinginan tidak konsisten

Karena modul kontrol AC mengontrol dan mengatur semua fungsi sistem, Anda mungkin mulai melihat inkonsistensi pendinginan saat ada masalah. Jika suhu kabin tidak dapat mencapai, atau sulit untuk mempertahankan, suhu yang benar, maka itu mungkin menunjukkan masalah dengan modul kontrol AC. Karena modul adalah yang mengontrol sistem, setiap inkonsistensi dalam perilaku sistem, kita dapat mengaitkannya dengan masalah modul.

2. Pembaruan perangkat lunak yang kedaluwarsa

Modul kontrol AC pada dasarnya adalah komputer khusus untuk sistem AC. Serupa dengan komputer non-otomotif lainnya, modul ini mungkin memerlukan pembaruan perangkat lunak. Dan ini untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul seiring waktu. Sifat program komputer adalah mengalami error atau bug apa pun dengan perangkat lunak modul kontrol. Hal tersebut mungkin tidak muncul hingga masa pakai kendaraan atau setelah kendaraan berada di jalan selama beberapa tahun.

Dengan pemikiran ini, beberapa produsen akan memberikan pembaruan perangkat lunak untuk sistem mereka jika mereka menemukan masalah atau bug dengan perangkat lunak. Pemilik dapat mengetahui apakah ada pembaruan yang sistem perlukan yakni dengan memeriksa buletin layanan terbaru untuk kendaraan Anda.

3. Distribusi udara yang tidak merata

Selain mengontrol dan mengatur fungsi suhu sistem AC, modul AC terkadang juga bertanggung jawab untuk mengarahkan aliran udara ke ventilasi yang benar. Jika Anda memperhatikan bahwa ventilasi tertentu tidak mengeluarkan udara, maka ini mungkin merupakan tanda bahwa modul kontrol mungkin mengalami masalah. Saat modul mulai rusak, udara hanya dapat keluar dari ventilasi tertentu atau dalam pengaturan tertentu.

Karena modul kontrol AC pada dasarnya adalah komputer kontrol untuk sistem AC, masalah apa pun dengannya akan berdampak negatif pada keseluruhan sistem. Jika Anda menduga bahwa Anda mungkin memiliki masalah dengan modul kontrol AC Anda, mintalah bengkel mendiagnosis. Jika perlu, mereka akan dapat mengganti modul kontrol AC Anda untuk membantu mengatasi masalah apa pun dengan AC Anda.