Cara Menggunakan Hydrometer untuk Elektrolit Aki

Teknisimobil.com – Jika baterai atau aki kering bermasalah biasanya dibawa ke tempat aki untuk ditukar tambah atau ganti baru. Tetapi untuk baterai basah banyak hal yang dapat dilakukan jika mengalami masalah. Asalkan tidak fatat misalnya secara fisik menggelembung atau lainnya. Perawatan baterai basah salah satunya adalah melihat berat jenis cairan elektrolit yang ada di dalamnya. Alat yang digunakan adalah hydrometer. Tetapi bagaimana cara menggunakan hydrometer untuk mengukur berat jenis air aki mobil kita? Tidak terlalu sulit, berikut adalah cara yang dapat kami sarankan.

Alat ukur untuk membantu mengatasi masalah kendaraan roda empat terutama kelistrikan adalah hydrometer. Hydrometer berfungsi untuk mengukur berat jenis air aki.

Sumber: amazon

Hydrometer adalah alat yang cukup sederhana dibandingkan dengan alat bantu kelistrikan lainnya. Hydrometer memiliki dua bagian utama yakni gelas kaca dan pelampung. Gelas kaca digunakan untuk menampung cairan elektrolit, sedangkan pelampung dilengkapi dengan skala ukur berat jenis cairan elektrolit dari aki mobil.

Bagian-bagian detil dari sebuah hydrometer.

Gambar di atas menuntukkan bagian-bagian detil dari sebuah hydrometer. Terdapat lima bagian yakni pickup tube adalah bagian yang digunakan untuk mengambil cairan elektrolit dibantu dengan pipet. Pelampung dan skala ukur yang bersatu menjadi satu kesatuan di dalam tabung kaca sebagai tempat cairan elektrolit yang diambil dari baterai.

Pada bagian skala hydrometer akan ada tiga warna yakni merah dengan skala 1.100 – 1.220, putih dengan skala 1.220 – 1.250, dan hijau 1.250 – 1.300.

Bagaimana Cara Menggunakan Hydrometer?

Gambar menunjukkan cara menempatkan (menghisap) cairan elektrolit ke dalam salah satu sell baterai mobil.

Pertama – Langkah petama tentu saja menyiapkan hidrometer dan lap kain untuk membersihkan cairan elektrolit jika tercecer tidak sengaja.

Kedua – Langkah kedua adalah membuka semua tutup sel baterai dan masukkan bagian ujung hydrometer dengan bersamaan menekan pangkal (pipet) untuk mendapatkan cairan elektrolit ke dalam gelas kaca.

Gambar menunjukkan tanda (O) cara mengukur yang benar, sedangkan tanda (X) cara pengukuran yang salah.

Ketiga – Periksalah cairan elektrolit yang masuk berada di dalam tabung kaca hydrometer dan lakukan pembacaan skala hydrometer.

Gambar menunjukkan cara melakukan pembacaan skala hydrometer dengan benar yakni tegak lurus dan sejajar dengan mata.

Hasil yang diperoleh dari pembacaan skala seharusnya antara 1.250 – 1.280, tetapi nilai ini haruslah pada temperatur 20 derajat celcius. Jika di bawah nilai tersebut (skala merah) berarti baterai kekurangan arus. Tindakan yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan pengisian ulang.

Catatan – Lakukan pengukuran dengan menerapkan tiga langkah di atas untuk mendapatkan hasil pada semua sel baterai.

(2) Comments

  1. Pingback: 3 Fungsi Utama Baterai Mobil Apa Saja?-Teknisimobil.com

  2. Pingback: 7 Hal Utama Rangkaian Lengkap Kelistrikan Otomotif-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *