Cara Kerja Supercharger pada Mobil

Teknisimobil.com – Salam teknisi mobil! Apa kabar semua pecinta roda empat? Semoga kesehatan dan kesuksesan selalu menyertai kalian semua sepanjang hari ini. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan cara kerja supercharger pada sebuah mobil. Bagi pecinta daya mobilnya, mungkin ini perlu menjadi pertimbangan sebagai dasar pengetahuan sebelum memasang supercharger.

Cara Kerja Supercharger

Sebenarnya baik itu turbocharger maupun supercharger memiliki tujuan yang sama yakni meningkatkan tekanan udara yang masuk ke dalam ruang bakar. Dengan peningkatan tekanan tersebut, power yang dimiliki oleh mesin pembakaran dalam – mesin bensin – akan meningkat juga. Pada artikel yang lain saya telah menjelaskan cara kerja turbocharger seperti juga penjelasan pada video berikut.

Berbeda dengan turbocharger yang memanfaatkan gas buang untuk memutar turbin sedemikian rupa dapat meningkatkan tekanan udara yang masuk ke ruang bakar, supercharger menggunakan bantuan sebuah V-belt. V-belt terhubung dengan poros engkol dan oleh karena itu supercharger memiliki putaran yang setara dengan putaran mesin.

Ini merupakan keunggulan bagi supercharger. Pada turbocharger, saat mesin pada rpm rendah maka jelas tekanan yang dimiliki oleh gas buang juga rendah. Oleh karenanya pada rpm rendah tekanan udara yang didorong oleh turbocharger juga menurun. Dengan menurunnya tekanan ini maka daya yang dimiliki oleh mesin saat rpm rendah tidak terlalu terasa perbedaannya berkaitan dengan turbocharger.

Kelemahan ini sepertinya tidak dimiliki oleh supercharger. Supercharger dipasang setelah throttle body yang mengikuti putaran mesin, cenderung stabil. Meski rpm rendah tetapi tekanan udara masih tetap tinggi. Tekanan udara tidak terlalu berubah saat mesin idle dan menjadikannya sangat berarti untuk akselerasi awal sebuah kendaraan.

Meski demikian, supercharger tentu juga memiliki kelemahan. Supercharger cenderung lebih berat dibanding turbocharger. Mobil dengan supercharger sudah barang tentu akan memiliki tambahan berat total keseluruhan kendaraan. Tetapi, keunggulan kestabilan tambahan power dan tidak perlunya oli mesin pada sistem ini menjadikan banyak pemilik mobil dari golongan atas yang memilih supercharger.

Selengkapnya, penjelasan tentang supercharger dapat Anda tonton pada video saya berikut ini.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *