Cara Kerja Sistem EPS atau Electric Power Steering

Cara Kerja Sistem EPS

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Cara Kerja Sistem EPS atau Electric Power Steering. Berikut bahasan selengkapnya.

Cara Kerja Sistem EPS atau Electric Power Steering

EPAS adalah singkatan dari Electric Power Assisted Steering. Electric Power Steering (EPS) adalah nama lain dari EPAS yang lebih populer untuk di Indonesia. Pada hampir semua kendaraan modern – sebagai contoh pada Avanza mulai tahun 2016, Electric Power Steering pabrikan otomotif gunakan.

Tujuan utama dari semua jenis sistem power steering adalah untuk mengurangi beban pengemudi yang ia perlukan untuk mengarahkan kendaraan. Secara ilmiah ini berarti torsi yang pengemudi terapkan pada roda kemudi jauh lebih kecil. Dan untuk penggunaan EPS, motor listrik akan bertugas mengurangi torsi tersebut saat pengemudi mengarahkan kendaraannya.

Konstruksi dan Kerja EPS

Sensor sudut kemudi dan sensor torsi mengukur posisi roda kemudi dan torsi yang pengemudi terapkan pada roda kemudi. Selanjutnya, data ini sensor kirimkan ke Electronic Control Unit (ECU). Selain itu, ECU juga memantau kecepatan kendaraan secara keseluruhan melalu sensor VSS (vehicle speed sensor). Berdasarkan informasi-informasi tersebut, ECU menghitung torsi bantuan yang pengemudi perlukan dan dengan demikian memberi sinyal pada unit bantuan, yaitu motor untuk menerapkan torsi yang pengemudi inginkan ke perangkat kemudi.

Cara Kerja Sistem EPS

Sumber: Auto Service Professional

Bergantung pada kecepatan kendaraan, Electric Power Assisted Steering atau EPS menawarkan bantuan variabel ke perangkat kemudi. Pada kecepatan rendah, sistem bekerja dengan efisiensi maksimumnya dibandingkan dengan kecepatan tinggi.

Lalu bagaimana sesungguhnya kerja motor sehingga dapat memberikan bantuan ke pengemudi saat berbelok ke kanan dan kiri? Pada video berikut, saya coba jelaskan secara lebih rinci.

Keuntungan EPAS atau EPS

EPAS atau EPS adalah sebuah sistem yang sangat akurat dan dengan demikian memberikan kontrol yang lebih baik atas kendaraan. Sistem ini sangat berbeda dengan sistem power steering hidrolik atau bahkan sistem mekanik. Berikut adalah keuntungan yang dapat kita peroleh saat semuah mobil menggunakan sistem EPS.

  1. Membantu meningkatkan penghematan bahan bakar kendaraan karena tidak diperlukan bahan bakar untuk menjalankan pompa kemudi.
  2. Ini adalah sistem yang jauh lebih ringan dari sistem kemudi jenis lainnya (hidrokik atau mekanik).
  3. Sistem EPS jauh lebih efisien dari pada sistem kemudi hidrolik telebih sistem mekanik.
  4. Tidak perlu lagi minyak power steering, belt pompa power steering, dan tentu pompa fluida power steering.
  5. Menghilangkan kekhawatiran rpm naik turun saat kita menggerakkan setir ke kanan atau ke kiri.

Klasifikasi atau jenis EPS

Berdasarkan lokasi motor bantu, sistem EPAS atau EPS dapat kita bedakan menjadi empat jenis sebagai berikut;

Pertama jenis bantuan kolom – Pada sistem ini, unit bantuan motor terhubung ke kolom kemudi.

Kedua jenis bantuan pinion – Pada sistem ini, unit bantuan terhubung ke poros pinion sistem kemudi. Pada kebanyakan mobil kecil menggunakan desain ini karena lebih praktus.

Ketiga jenis penggerak langsung – Pada sistem ini memiliki unit gabungan dari perangkat kemudi dan unit bantuan.

Keempat jenis bantuan rak – Pada EPS jenis ini, unit bantuan terhubung ke rak kemudi. Biasanya ditemukan pada kendaraan berukuran sedang hingga berat.

Share