Cara Kerja Sensor Temperatur Oli Mobil

Teknisimobil.com – Halo sahabat teknisi mobil, apa kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu dan pekerjaan yang dilakukan berjalan dengan lancar. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan cara kerja sensor temperatur oli mobil. Sensor ini memang tidak banyak digunakan meski keluaran tahun terbaru sekalipun. Mobil yang menggunakan sensor ini biasanya didesain untuk unjuk performa dan oleh karena mesin sangat bergantung pada oli saat bekerja maka sensor ini sangat penting bagi mobil-mobil tersebut.

Cara Kerja Sensor Temperatur Oli

Bagaimana cara kerja sensor ini sebenarnya sama dengan cara kerja sensor engine coolant temperature yakni menggunakan prinsip kerja termistor. Hanya bedanya sensor ini memantau oli mesin yang menjalar ke seluruh komponen yang bergesekan.

Sensor temperatur oli akan mendeteksi oli dalam segala kondisi temperatur. Sensor ini akan menginformasikan dan terkadang mematikan mesin secara otomatis melalui ECU apabila temperatur melampaui batas maksimum. Oli yang terlalu dingin nilai viskositasnya akan tinggi dan semakin berkurang sejalan temperatur yang meningkat. Ketika viskositas tinggi mesin akan sulit mencapai puncak performa. Tetapi ketika viskositas sangat rendah, mesin akan kehilangan kendali karena komponen seolah tidak terlapisi oli dan mudah sekali mesin rusak.

Sensor bekerja dengan menggunakan tegangan referensi yang dikirimkan oleh ECU. Besarnya tegangan referensi ini adalah 5 volt. Tegangan ini kemudian akan berubah-ubah seiring dengan perubahan temperatur. Ketika temperatur rendah untuk sensor dengan tipe termisor NTC maka hambatan akan naik dan mengakibatkan tegangan listrik yang terdeteksi ECU juga akan naik. Sebaliknya ketika temperatur naik atau tinggi hambatan listrik akan turun dan mengakibatkan tegangan listrik turun.

Perubahan yang terjadi secara terus-menerus pada oli akan mengakibatkan perubahan tahanan dan tentu tegangan listrik. Data ini lah yang diolah oleh ECU dan digunakan untuk menghidupkan indikator temperatur oli bekerja. Untuk mobil-mobil tertentu mesin akan mati jika mesin mengalami temperatur oli yang terlampau tinggi untuk mencegah mesin mengalami overheat engine.

Secara lengkap saya coba jelaskan pada video berikut ini.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *