Menu
Life is about sharing

Cara Kerja Sensor ECT – Engine Coolant Temperature

Cara kerja sensor ECT
Cara kerja sensor ECT

Teknisimobil.com – Halo sahabat teknisi mobil, apa kabarnya hari ini? Semoga baik-baik saja ya…! Kali ini saya akan menyampaikan cara kerja sensor ECT atau engine coolant temperature sensor yang pada mobil modern hampir semuanya ada di dalam mesinnya. Karena ini penting, maka saya akan coba sampaikan cara kerjanya. Pada akhir artikel ini, ada video saya yang menjelaskan lebih lanjut.

Daftar Isi

Pentingnya Sensor ECT

Sensor ECT mendeteksi temperatur yang dimiliki oleh coolant di dalam air radiator. Ini berarti sistem pendingin radiator adalah yang dipantau secara tidak langsung. Melalui sensor ini sebuah ECU akan memerintahkan kepada indikator temperatur untuk selanjutnya menginformasikannya pada pengemudi. Melalui cara semacam ini kemudian pengemudi kendaraan akan mengetahui bahwa mesin memungkinkan untuk dijalankan atau tidak berdasarkan temperatur yang dimiliki oleh coolant radiator.

Advertisements

Posisi Sensor ECT

Di mana posisi sensor ECT? Sensor ECT berada di mesin mobil tentu saja. Lebih tepatnya sensor ECT ada di wilayah saluran coolant air radiator. Ada yang di saluran dekat dengan radiator mobil tetapi tidak sedikit juga yang berada di blok silinder (di sekitar waterjacket). Sensor ECT lebih mudah ditemui atau dijangkau sedemikian rupa sangat mudah untuk dilakukan penggantian.

Cara Kerja Sensor ECT

Cara kerja sensor ini sangatlah sederhana pada prinsipnya. Sensor bekerja berdasarkan prinsip termistor. Paling banyak menggunakan termistor tipe NTC tetapi juga tidak sedikit yang menggunakan tipe PTC.

Kerja sensor bermula dari ECU atau ECM mobil. ECU memiliki tegangan referensi sebesar 5 volt. Tegangan ini kemudian dikirimkan ke sensor. Pada saat sensor mendeteksi perubahan temperatur, perubahan resistansi pada termistor juga akan terjadi. Dengan demikian merubah potensial yang menjadi data dari sensor ECT masuk ke ECU.

Data ini kemudian akan diolah untuk menginformasikan atau memerintahkan indikator untuk menyesuaikan dan juga memerintahkan kipas bekerja pada saat temperatur sudah melebih nilai yang ditetapkan sebelumnya di dalam ECU.

Proses ini akan selalu berulang secara terus menerus selama mobil hidup dan sensor bekerja dengan baik.

Berikut adalah penjelasan selengkapnya melalui video saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *